Video ini pas banget. Editannya muncul tepat di momen kayak sekarang 😭
Ini bukan narasi yang dibuat khusus buat perpisahan. Ini memang kata-kata Leo dari sebuah video lama.
Waktu Leo pindah ke Barcelona, dia ninggalin rumah, keluarga, teman-teman, dan semua hal yang selama itu familiar buat dia. Pergi jauh ke tempat baru, dengan hidup yang benar-benar berbeda dari yang dia kenal sebelumnya.
Ada banyak hal di kepalanya. Banyak pertanyaan, rasa takut, ragu, dan hal-hal yang bahkan dia sendiri belum tahu jawabannya.
Jadi Leo kecil waktu itu nanya, dengan semua rasa takut dan ketidakpastian yang dia bawa:
“Apakah aku akan cocok di sana?”
“Apakah mereka akan suka dengan caraku bermain?”
“Apakah aku akan merindukan semua yang kutinggalkan?”
Terus Leo yang sekarang bilang:
“You know what I’ve learned?”
“What’s priceless comes with you, as long as you do what you love.”
Dan denger kata-kata itu lagi sekarang rasanya kayak lihat satu lingkaran yang akhirnya lengkap.
Dulu dia pergi sambil membawa semua pertanyaan itu.
Sekarang, kita hidup dengan jawabannya.
Karena ternyata bukan cuma disukai.
Cara dia bermain akhirnya jadi bagian dari hidup satu generasi. Kita menunggu malam-malam ketika dia bermain, mengingat gol-golnya, ikut merasakan setiap kekalahan, dan ada di sana ketika akhirnya semua penantian, kegagalan, dan rasa sakit itu berubah jadi kemenangan.
Anak kecil yang dulu bertanya, “Apakah mereka akan suka dengan caraku bermain?” akhirnya jadi seseorang yang kejeniusannya di lapangan akan selalu hidup dalam ingatan satu generasi.
He simply kept doing what he loved.
And somewhere along the way, without even realizing it, he made all of us fall in love too. 🥹🇦🇷