@kawaiihaerii@ardisatriawan itu dia kak,
secara personal sih saya ga begitu kenal krn beda asal kampus,
cuma kalo dipikir2, temen2 saya yg beneran researcher mah postingan storynya kalo ga lagi nge-lab, di lapang, atau lembur nulis paper depan laptop
tapi kok yg ini isinya jalan2 semua ๐
Confirmedโ
Yg ketemu BAKOM RI (5 Mei 2026) adalah:
1. Good News From Indonesia
2. Indozone
3. Infipop
4. Big Alpha
5. NalarTV
6. GoodStats
Berarti untuk media lain, bisa tanya ke mereka ber-6 knapa akhirnya media2 lain ikut dianggap jadi MITRA BAKOM RI
https://t.co/DCC5pkEFK9
Baca PPT ini, yang dipresentasikan kemarin. Ada 15 hal. Narasi ada website dan verified by @dewanpers . Kog dimasukkan? Tujuan bikin forum sebenarnya baik. Imo. Saya sudah diinfo siapa yg minta ke Bakom RI utk pertemuan itu. Gak heran sih sama sosok ini๐คทโโ๏ธ
Ini Ibam, bicara sendiri agar Ririe terlindungi.
Betul, ketika belum jadi tersangka, saya dapat ancaman: buat pernyataan "mengarah ke atas" kalau tidak kasusnya "akan diperluas".
Saya tolak, ngga mau bohong & zalim.
Tiga minggu kemudian, saya jadi tersangka.
Saya tolak bukan untuk lindungi Nadiem, tapi karena memang ngga pernah ada arahan dari Nadiem ke saya agar pengadaannya jadi Chromebook semua.
Seperti yang terungkap dari 22x sidang, tidak ada sama sekali arahan dari atas seperti itu. Saya hanya diminta memberi masukan netral dan objektif sebagai konsultan.
Artinya, ketika menerima ancaman tersebut saya dihadapkan ke dua pilihan:
Berbohong mengarang cerita menuduh orang lain untuk menyelamatkan diri sendiri.
Atau, berpegang kepada integritas, kejujuran, dan kebenaran yang saya yakini, dan menolak untuk berbohong.
Dengan shalat istikharah dan kesadaran penuh akan risikonya, saya memilih jalan yang kedua: kejujuran.
Insya Allah selalu berpegang pada kejujuran akan berujung pada kebaikan untuk saya, Ririe, dan keluarga kecil kami. Kalau tidak di dunia, maka di akhirat kelak.
Lalu jawabannya apa ketika saya menolak untuk berbohong? "Oke, kami perluas.โ
Saya tidak berdaya. Ya Allah, apa lagi yang bisa kami lakukan ketika dihadapkan pada pilihan seperti itu? Pegangan kami hanya prinsip integritas dan kejujuran.
Ketika konsekuensinya beberapa minggu kemudian saya dinyatakan tersangka, kami hanya bisa memperbanyak istighfar dan ikhtiar.
Kami jalani dan hormati proses hukum yang ada dengan tabah, kami berniat jelaskan di persidangan fakta-fakta yang membuat terang, kami masih percaya dengan hukum Indonesia.
Mungkin ngga banyak yang tahu, tapi Ririe istri saya adalah seorang sarjana dan magister hukum. Di Belanda dulu kami banting tulang nabung dan berhemat banyak, supaya bisa bayar uang kuliah S2 Ririe.
Dari Ririe, saya belajar banyak tentang hukum Indonesia, apa saja yang mungkin terjadi, dan bagaimana hukum kita tetap memungkinkan pembelaan yang efektif.
Baik, mari berjuang di persidangan, luruskan seluruh tuduhan. Satu persatu fakta di persidangan muncul dengan terang benderang, satu persatu tuduhan bisa kami bantah.
Sampai akhir rangkaian sidang, 57 orang saksi dihadirkan, tidak ada bukti saya menerima keuntungan dari perkara ini, tidak ada bukti masukan saya karena konflik kepentingan, tidak ada bukti saya mengarahkan.
Yang terungkap malah saya sebagai konsultan sudah menyarankan Chromebook diuji dulu, pejabat menolak pengujian dan memutus Chromebook, nama saya dicatut di SK, masukan saya dipelintir.
Kami merasa pembelaan hukum kami sudah maksimal, kebenaran sudah terungkap, tinggal menumpu harapan pada keadilan dan kebijaksanaan dari majelis hakim yang mulia, yang kami merasa sudah sangat objektif dan penuh kearifan sepanjang persidangan.
Namun, ketika JPU menyebutkan tuntutan 15 tahun penjara, denda Rp1 miliar, uang pengganti Rp16,9 miliar subsider 7,5 tahun penjara tambahan...
Ini titik kezaliman yang sangat terang benderang, tekanan kepentingan yang sangat kentara, saya memutuskan pembelaan saya tidak lagi bisa hanya di persidangan.
Besok saya akan sidang pembelaan (pleidoi) dan kami bersurat kepada Presiden @prabowo Subianto serta @KomisiIII DPR, untuk memohon perlindungan hukum dari kriminalisasi, ketidakadilan, intimidasi, serta pengkambinghitaman yang sudah sekentara ini.
Kami takut untuk bicara? Takut ada intimidasi lain? Itu risiko yang jelas, tapi kami tidak gentar. Tuntutan 22,5 tahun dan belasan miliar yang tidak mampu kami bayar mungkin dianggap akan membuat kami terdiam, tapi kami malah semakin berani untuk melawan kriminalisasi ini.
Mohon bantuan, dukungan, dan perlindungannya dari masyarakat Indonesia, dari pekerja kreatif dan pekerja pengetahuan, serta dari semua yang ingin bantu negara atau takut dizalimi negara.
Kami berjuang bukan untuk kami sendiri, tapi agar tidak ada lagi kriminalisasi dan ketakutan bagi mereka yang tulus mau bantu Indonesia. Kami masih percaya Indonesia bisa menjaga dan menghadirkan keadilan dalam kasus kami.
Tonton kepanikan pejabat saat upaya mengkambinghitamkan Ibam runtuh di sidang ๐๐ผ
Masukan netral Ibam, dipelintir pejabat jadi Chromebook, sambil bilang itu arahan Ibam.
Pejabat tersebut akui terima aliran dana, dan membocorkan spek Chromebook ke vendor pemenang.
Tapi dia bebas, tidak jadi tersangka sama sekali, sedangkan Ibam dituntut 15 tahun penjara, denda Rp16,9 miliar, dan tambahan 7,5 tahun penjara jika tidak bisa bayar.
Dan kami sudah pasti tidak bisa bayar, Rp16,9 miliar itu dari salah paham surat saham, dan hanya "patut diduga" tanpa adanya bukti aliran dana sama sekali.
Tapi kebenaran sudah terungkap lewat fakta-fakta di persidangan.
Dari semua kebenaran yang terungkap, perkara Chromebook untuk kasus Ibam ini sebenarnya sederhana.
Ibam sebagai konsultan, sudah netral, profesional, tanpa kewenangan, tanpa kuasa, namun dikambinghitamkan pejabat-pejabat yang terlibat dalam pengadaan.
Kita tentu berharap proses hukum berjalan secara adil, jernih, dan berdasarkan fakta yang terungkap di persidangan.
Namun tuntutan 22,5 tahun yang tidak masuk akal dan penuh ketidakadilan seperti menampar harapan kami tersebut. Kekuatiran kami terhadap adanya kriminalisasi terstruktur semakin dalam.
Kini harapan kami tertumpu pada teman-teman sekalian yang membaca pesan kami.
Tolong, suarakan ketidakadilan ini.
Kepada Presiden Prabowo, kepada Komisi III DPR, kepada siapapun yang kita tahu punya kepedulian dan kemampuan menyediakan perlindungan hukum dari kriminalisasi.
Sembilan hari menuju putusan. Kita masih bisa jadikan perkara ini preseden baik bagi semua profesional yang ingin berbakti bagi negara dengan keahlian mereka.
Bahwa tetap bisa ada perlindungan hukum dari kriminalisasi bagi seluruh pekerja pengetahuan yang ingin bantu Indonesia.
Halo :) Ini aku ada kode program buat everyday tasks seperti convert PDF, resize PDF, split PDF, generate QR code, remove image backrgound, unit converter, dll (bisa lihat di referensi screenshots terlampir).
Kamu bisa unduh kode programnya di https://t.co/aYlX2H9jgd
dan jalanin secara lokal di komputer kamu, supaya data-data kamu nggak bocor ke mana-mana.
Mengapa Negara Menzalimi Suami Saya, yang Tulus Berkorban Banyak Untuk Negara?
Sebagai istri, sakit hati rasanya. Enam belas tahun aku kenal Ibam, dia ngga money oriented. Niatnya tulus. Kalau sudah mau bantu, dia akan benar-benar bantu.
Ibam dituntut penjara 15 tahun dan harus bayar Rp16,9 miliar, kalau tidak maka pidananya ditambah 7,5 tahun.
Berarti, Ibam dituntut 22,5 tahun penjara.
Ibam, yang pernah menolak tawaran puluhan miliar karena merasa misi bantu negara lewat bangun teknologi masih belum selesai.
Sekarang ironisnya dituduh korupsi. Padahal sampai 57 saksi diperiksa, tidak ada satu pun bukti Ibam memperkaya diri. Tidak ada konflik kepentingan untuk memperkaya orang lain.
Dia hanya konsultan teknis, rela tolak tawaran asing, turun gaji demi negara, ngga punya jabatan dan kewenangan, selalu profesional dan netral dalam kasih masukan, tapi terjebak dalam pusaran para elite birokrasi.
Masukan teknis Ibam yang sudah terdokumentasi baik, transparan akan kelebihan dan kekurangan, diceritakan sepotong-sepotong saja oleh pejabat pengadaan. Sehingga seakan-akan Ibam memaksa hanya Chromebook.
Untungnya, Ibam punya banyak dokumentasi yang sudah jadi bukti di persidangan. Sudah terungkap di sidang bahwa:
1. Ibam bukan pejabat, tapi konsultan yayasan. Gaji Ibam sama sekali bukan dari APBN.
2. Ibam baru kenal Nadiem setelah dia jadi menteri. Ngga ada persekongkolan, dan ngga pernah ketemu personal.
3. Di banyak bukti chat & notulen rapat: Ibam tidak mengarahkan pengadaan, tidak buat kajian, bahkan Ibam minta kementerian untuk uji Chromebook dulu.
4. Pejabat Eselon I akhirnya mengakui: dia yang menolak masukan pengujian Ibam, dia yang memutuskan Chromebook lewat SK yang dia keluarkan.
5. Ahli IT telah menyatakan masukan Ibam sudah netral dan profesional, sesuai best practice keahlian, serta benar dalam menyerahkan keputusan ke kementerian.
Puncaknya, nama Ibam dicatut ke dalam SK pengadaan yang tidak pernah dia ketahui sebelumnya. Dalam pengesahan kajian Chromebook yang ditugaskan SK, tidak ada tanda tangan Ibam.
Terungkap juga di sidang, belasan pejabat, termasuk yang berupaya โmenyalahkanโ Ibam, mengakui telah menerima ratusan juta rupiah suap dari vendor. Namun mereka semua bebas, tidak ada yang jadi tersangka.
Disaat mereka bebas, Ibam ditahan dan dituntut penjara. Bagiku perkara ini jelas. Suamiku bukan pelaku, tapi korban permainan elite birokrasi yang seenaknya melempar semua keputusan mereka pada Ibam.
Sekarang, kami hampir sampai di ujung jalan.
Ibam dituntut 22,5 tahun penjara.
Dua terdakwa lain, pejabat Eselon II di Kemendikbud, yang mengatur pengadaan dan sudah mengakui ada aliran dana sampai miliaran rupiah, dituntut 6 tahun saja.
Semakin kontras ketika surat tuntutan sendiri mengakui: tidak ada aliran dana ke Ibam.
Tuntutan bilang di laporan SPT 2021, kekayaan Ibam naik Rp16,9 miliar. Ibam sudah tunjukkan bukti di persidangan kalau itu dari saham Bukalapak yang didapat jauh sebelum Ibam menjadi konsultan Kemendikbud, tidak ada kaitannya sama sekali dengan Chromebook atau Gojek.
Bukti itu ditolak JPU dalam tuntutannya. Mereka bilang karena Ibam sudah resign, sahamnya hangus. Mereka tidak paham kata-kata dalam surat pemberian saham, bahwa yang hangus hanya โsaham yang belum diberikanโ. Padahal, sebelum resign juga ada sebagian saham yang sudah diberikan.
JPU menyatakan, karena mereka tolak bukti itu, Rp16,9 miliar Ibam diduga hasil korupsi, jadi mereka tuntut 15 tahun ditambah 7,5 tahun.
Bagi kami, ini puncak dari kezaliman. Ibam yang tidak pernah, sekali lagi, TIDAK PERNAH ADA ALIRAN DANA SAMA SEKALI, dikriminalisasi atas prestasinya bantu negara, yang tidak ada hubungannya dengan perkara.
Dua minggu lagi putusan Ibam akan dibacakan oleh Majelis Hakim, kami tetap berharap keadilan putusan bisa sesuai dengan fakta persidangan.
Karena, ini bukan sekedar perkara hukum, ini menyangkut nasib seseorang, masa depan keluarga kami, anak-anak kami, serta kemerdekaan kami sekeluarga.
Setahun terakhir ini adalah masa yang sangat berat bagi kami. Keluarga kami kehilangan penghasilan, kesehatan jantung Ibam kian memburuk, bahkan tabungan hidup kami terkuras habis untuk biaya medis dan biaya hukum.
Namun, aku bersaksi bahwa Ibam adalah seorang perintis. Hidupnya penuh perjuangan dari kecil, insya Allah kami siap bangun dari nol lagi.
Hanya saja, jika pengabdian untuk Indonesia harus dibayar semahal ini. Jika bukti persidangan sudah seterang ini, dan jika upaya mengkambinghitamkan Ibam sudah sekentara ini, dia tetap dipenjara puluhan tahun...
Ini adalah ketidakadilan yang teramat pahit.
Bukan hanya bagi Ibam, tapi bagi siapa pun yang pernah atau akan bantu bangsa ini dengan niat tulus.
Apa memang berbakti bagi merah putih seberbahaya ini?
Apa memang tidak ada keadilan bagi orang jujur yang sudah berkorban banyak bagi negara?
Tolong bantu kami mencari keadilan untuk Ibam selagi masih ada waktu. Mohon bantu bagikan tulisan ini, pada rekan atau kerabat, konsultan atau pejabat, siapapun yang bisa bantu menyuarakan keadilan dan memberi perhatian.
Agar tidak ada lagi profesional seperti Ibam yang jadi korban kriminalisasi.
Jakarta, 16 April 2026
Ririe - Istri dari Ibrahim Arief (Ibam)
@theultramilkkk Sistem Angka kredit fungsional yang lama sebenarnya lumayan memotifasi untuk berinovasi, tapi kemudian malah diganti dengan konversi SKP karena pejabat-pejabat boomer takut tersalip dengan pangkatnya oleh para fungsional. Makin bodo amat.
Punya rekomendasi teknisi AC jujur?
Sedang mencari teknisi AC jujur?
Atau Anda adalah teknisi AC jujur yang kita semua dambakan selama ini? ๐ฅบ
Saya sudah menyiapkan medianya.. Bantu isi yuk!
https://t.co/SFvOn31R1b
Cek daftar rekomendasinya di sini!
https://t.co/pqvTHG5sUd
-๐ฑ
Ayat soal nikah yang berisi perjuangan mencapai sakinah.
Sering banget dapat undangan pernikahan yang mengutip surat ArRum ayat 21. Ayat ini juga yang menyebutkan konsep sakinah (kenyamanan), mawaddah (kasih), dan rahmah (sayang).
Tapi, kalau dibaca lagi, konsep sakinah di ayat ini tuh bentuknya kata kerja (fiโil) melalui kata โtaskunuโ, berbeda dengan mawaddah wa rahmah yang merupakan kata benda (ism) sebagai pemberian/anugerah dari Tuhan.
Apalagi โtaskunuโ itu bukan sekadar kata kerja, tetapi kata kerja yang berkelanjutan alias terus menerus. Future continuous tense. Kata kerja yang untuk masa sekarang dan masa depan.
Maknanya? Saya selalu berkata sama istri bahwa mari kita terus memperjuangkan sakinah. Pernikahan bukan berarti ketiadaan konflik, tapi sarana untuk belajar saling memahami dan mencari titik kenyamanan.
Bahkan, pernah dalam suatu konflik, saya bilang terima kasih sudah menunjukkan sisi-sisi baru yang bukan untuk dibenci, tapi justru membuat jatuh cinta kembali.
Semoga setiap dari kita terus ikhtiarkan ketenangan itu. Agar Allah senantiasa menyelimuti kita dengan kasih dan sayang.
Murid
1) Pemilih termuda Pemilu 2029 lahir tahun 2012
2) Tahun 2025, pemilih termuda itu baru masuk SMP
3) MBG mulai tahun 2025, mereka akan menerimanya selama 4 tahun berturut-turut setiap hari
4) Jangan lupa ada 6 angkatan sekolah di atas mereka, yang juga menikmati hal yang sama
โ "Kita tiap hari dikasih makan sama pemerintah"
โ Kantong suara pemilih perdana
Dapur
5) Dapur dikelola oleh SPPG mitra MBG
6) Banyak orang yang dapat pekerjaan di dapur SPPG ini: masak, cuci piring, sopir antar ke sekolah-sekolah, bersih-bersih, dan masih banyak lagi
7) SPPG ini bentuknya yayasan, yang bisa dimiliki oleh TNI, Polri, atau siapapun yang bisa bikin yayasan, koperasi, perusahaan, bahkan instansi pemerintahan
8) Koperasi Merah Putih juga bisa jadi mitra MBG
9) Mereka terima anggaran dengan orde triliun rupiah
โ Apakah mereka semua rela kalau semua pekerjaan itu hilang begitu saja kalau Prabowo tidak terpilih lagi? Unlikely.
โ Kantong suara pemilih dewasa
Badan Gizi Nasional
10) BGN adalah penerima anggaran terbesar APBN 2026
11) BGN menerima 32 ribu orang pegawai dengan status PPPK di tahun 2025-2026
12) Banyak orang, maka banyak kursi pejabat menengah untuk memanage orang-orang itu
โ Apakah mereka mau MBG berhenti? Tentu saja tidak.
โ Kantong suara pegawai negara
***
Jokowi bagi-bagi bansos deket-deket Pemilu doang.
Prabowo? Bikin institusi buat itu.
Next level emang.
(Konten 18+)
โกโกKenapa Islam Melarang "Spill" Masalah Rumah Tangga di Sosmed. Terus kalau ada masalah kita minta tolong ke siapa?โกโก
โข Dalam studi Islam, pasangan diibaratkan "Libas" (pakaian). Pakaian itu melindungi kulit dari panas dan menutupi bagian yang tidak layak dilihat orang lain. Mengumbar masalah sama saja dengan melepas pakaian itu di depan umum.
โข Bahkan sekadar posting di second accound atau close friend pun, sangat tdk dianjurkan.
โข Berpikir cuma teman dekat yang tahu, padahal kita nggak pernah tahu siapa yang benar-benar bisa jaga rahasia. Sekali screenshot menyebar, selesai sudah.
โข atau malah close friends nggak tahu detailnya, tapi mereka jadi punya asumsi negatif tentang pasanganmu.
๐ Dampak oversharing?
Labeling Permanent:
Kamu mungkin besok sudah baikan lagi sama pasangan, tapi orang yang kamu ceritain akan tetap ingat keburukan pasanganmu selamanya. Mereka bakal melabeli pasanganmu sebagai "suami buruk" atau "istri jahat" meski dia sudah berubah.
โข Ajang "Adu Nasib":ย
Bukannya dapat solusi, kadang orang yang kita ajak curhat malah adu nasib (Ah itu mah mending, kalau gue dulu jaman jokowi..."), yang akhirnya bikin kamu merasa masalahmu kecil atau malah makin emosi.ย
hal diatas sesuai dg :ย
โุฅูููู ู ููู ุฃูุดูุฑูู ุงููููุงุณู ุนูููุฏู ุงูููููู ู ูููุฒูููุฉู ููููู ู ุงููููููุงู ูุฉู ุงูุฑููุฌููู ููููุถูู ุฅูููู ุงู ูุฑูุฃูุชููู ููุชูููุถูู ุฅููููููู ุซูู ูู ููููุดูุฑู ุณูุฑููููุง
โ"Sesungguhnya manusia yang paling buruk kedudukannya di sisi Allah pada hari kiamat adalah laki-laki yang mendatangi istrinya dan istri yang mendatangi suaminya, kemudian dia menyebarkan rahasianya."
(HR. Muslim, No. 1437)
๐ Jika Terjadi Deadlock, Harus ke Siapa?
โข โIslam tidak menyuruh kita diam sampai gila sendiri, tidak.
Jika masalah sudah Deadlock (buntu), jalur komunikasinya harus dialihkan ke pihak yang tepat, bukan ke publik.
โข Libatkan Hakam (penengah/ mediator) Keluarga:
Pilih satu orang dari pihakmu dan satu dari pihak pasangan. Cari yang "kepala dingin", bukan yang hobi membela keluarga sendiri secara membabi buta.
โข Ulama/Ahli di Bidangnya :
Carilah Orang yang punya ilmu luas sehingga nasihatnya berdasarkan dalil, bukan sekadar "menurut saya". Baik tokoh agama, Dokter, atau Ahli Hukum jika masalahnya perkara hukum spt KDRT/ Perselingkuham.
Dalil Mencari Penengah (Mediator):
โููุฅููู ุฎูููุชูู ู ุดูููุงูู ุจูููููููู ูุง ููุงุจูุนูุซููุง ุญูููู ูุง ู ูููู ุฃููููููู ููุญูููู ูุง ู ูููู ุฃูููููููุง ุฅูู ููุฑููุฏูุง ุฅูุตูููุงุญูุง ููููููููู ุงูููููู ุจูููููููู ูุง
โ"Dan jika kamu khawatir terjadi persengketaan antara keduanya, maka kirimlah seorang penengah (hakam) dari keluarga laki-laki dan seorang penengah dari keluarga perempuan. Jika kedua penengah itu bermaksud mengadakan perbaikan, niscaya Allah memberi taufik kepada suami-istri itu..."
(QS. An-Nisa: 35)
Masalah rumah tangga itu seperti luka di badan. Kalau kamu tunjukkan ke dokter (hakam), lukanya diobati. Kalau kamu tunjukkan ke semua orang di pasar, lukanya malah kena debu, infeksi, dan makin parah.
Berarti mereka (BGN) melanggar Surat Edaran Kepala BGN nomor 6 tahun 2025 tentang perluasan lingkup keahlian/kualifikasi pendidikan yang dibutuhkan dalam SPPG!!!!
Ini pelanggaran Serius!!!