Dia tidak khawatir sama sekali, melainkan orang lain yang aku sendiri tidak menyangka dia akan mengkhawatirkanku.
May be, dia lagi sibuk, hingga lupa akan diriku.
Memang sih dari awalnya bukan sekedar siapa-siapa. Jadi, ya positif thinking aja :)
Terima sudah, keikhlasan hati perlu waktu yang lama, betapa lamanya juga dia sudah menetap dan membekas dalam, sangat dalam hingga bekas itu tak kunjung menghilang
Dosen menjanjikan masa depan yang sangat sempurna, melewati batas ruang dan waktu, sayang nya, dunia segitu bercanda. Akankah pertemuan akan berlanjut?
Kau meminta agar semua baik-baik saja.
Lantas bagaimana kabarmu setelah sekian lama menghilang?
Jika kau baik-baik saja tanpa aku, maka hadirku sekarang ini hanya akan mengganggu ketenangan mu.
Aku pamit
Pertanyaan gue cuma gini
"Gue kapan ya bisa kek mereka? Sukses di waktu dini. Udah ke sana ke mari. Jalan-jalan. Ada skill yang bisa diandalkan. Lah gue kapan?"
Ayo dong, jangan lemah, jangan malas lagi, you have a change your self, now