Salah satu wawancara Federico Barba yg menurutku lumayan underrated dan kayaknya (koreksi kalo salah) hampir nggak pernah diangkat di Indonesia.
Sebelum memutuskan gabung Persib, dia ternyata sempet ngobrol dengan Emil Audero dan Stefano Beltrame buat cari tauu soal klub, sepak bola Indonesia, sampai kehidupan di sini. respon yang dia terima soal Persib dan Indonesia semuanya positif
Padahal saat itu dia masih punya beberapa opsi lain. Tapi Persib yang akhirnya dia pilih karena sejak awal membuatnya merasa dihargai dan benar² diinginkan.
Barba juga menggambarkan Persib sebagai klub "Grande", dia bilang banyak orang di Eropa belum sadar seberapa besar klub ini.
Dia memuji profesionalisme Persib, cara klub memperlakukan pemain dan mengaku Bobotoh selalu membuat pemain merasa dihargai.
Btw, original source-nya berbahasa Italia. yang di slide ini versi english translation.
@persibglory Mang, jgn dinarasikan gestur loser. Lihat prescon, konfirmasi lg di internet. Jempol telunjuk yg Balsa lakukan adl simbol kemerdekaan montenegro, diacungkan di stadion saat ada bobotoh bawa bendera montenegro.. mohon perhatian @simamaung@bandungfootball@LalajoPersib
The MVP has found his new home. 💙
Yang paling dibicarakan, yang paling diperebutkan, kini resmi menjadi bagian dari #PERSIB
Mariano Peralta resmi bergabung sebagai #SumangetAnyar untuk menambah daya serang #PERSIB
Let’s make history together, Mr. MVP! 🇦🇷