Update kasus pembunuhan Aqila "Aqilatunnisa Prisca Herlan" :
✅️ Jenazah Aqila telah diotopsi di RS Bhayangkara Polda Banten
✅️ Ibu Aqila ternyata sedang hamil tua. Begitu mendengar kabar Aqila, sang ibu mendadak kontraksi. Sang ibu dikabarkan lahiran kemarin siang
✅️ Orang tua korban sempat diancam oleh seseorang lewat pesan Whatsapp. Diduga terkait utang piutang
✅️ Aqila diduga "diculik" oleh pelaku saat ditinggal sebentar oleh ibunya dirumah kontrakan di Cilegon pada Selasa siang, 17 Sept 2024
✅️ Aqila ditinggalkan sementara dalam kondisi rumah terkunci, saat itu Aqila sedang bermain dan menggambar di kamar rumahnya
✅️ Ibu Aqila hanya sekitar 5-10 menit keluar dari rumah, saat sudah kembali Aqila sudah "hilang"
✅️ Kesaksian pemilik rumah kontrakan tempat keluarga Aqila tinggal, orang tua korban dikenal baik dan harmonis dengan tetangganya. Mereka bahkan telah mengontrak disana selama 6 tahun
✅️ Kasus ini sedang ditangani oleh Satreskrim Polres Cilegon
✅️ Dugaan sementara dari Polres Cilegon, Aqila kemungkinan besar tewas karena dibunuh
✅️ Berdasarkan keterangan Polres Cilegon, motif pembunuhan belum dapat diketahui
✅️ Polres Cilegon langsung menyelidiki dan memburu pelaku
#JusticeForAqila
38 DETIK HASIL DARI SATU SEMESTER
Sabrina Angelique Wibowo, mahasiswi Program Studi Seni Rupa di Institut Teknologi Bandung (ITB), membagikan video proyek individu “claymation” yang ia kerjakan demi memenuhi syarat mata kuliah 5 SKS.
Kpd jajaran @kemkominfo dan @BSSN_RI, cuitan sy ini disikapi netizen dgn ekstrim. Kesimpulannya, mrk tak mau bantu krn kecewa kinerja kalian. Silakan selesaikan masalah kalian sendiri. Mrk tunggu bukti kalian bisa kerja apa kagak. Cc: @jokowi@DPR_RI
Beredar Susunan Kabinet Prabowo-Gibran
1. Menko Bidang Perekonomian: Airlangga Hartarto
2. Menko Bidang Pangan, Gizi & Pembangunan Manusia: Erick Thohir
3. Menko Bidang Energi, Investasi dan Lingkungan Hidup: Hatta Rajasa
4. Menko Bidang Politik, Hukum dan Keamanan: Tito Karnavian
5. Menteri Pertahanan: Sjafrie Sjamsoeddin
6. Wakil Menteri Pertahanan: M. Herindra
7. Menteri Sekretaris Negara: Ahmad Muzani
8. Wakil Menteri Sekretaris Negara: Nezar Patria
9. Menteri Sekretaris Kabinet: Rosan Roeslani
10. Menteri Dalam Negeri: Sufmi Dasco
11. Menteri Luar Negeri: Fadli Zon
12. Wakil Menteri Luar Negeri: Teuku Riefky Harsya
13. Menteri Pariwisata & Ekonomi Kreatif: Joko Santoso
14. Wakil Menteri Pariwisata & Ekonomi Kreatif: Helmi Yahya
15. Menteri Agama: Yaqut Cholil Qoumas
16. Wakil Menteri Agama: Asep Saepudin Jahar
17. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia: Yusril Ihza Mahendra
18. Wakil Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia: Hotman Paris Hutapea
19. Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Teknologi: Arif Satria
20. Wakil Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Teknologi: Ace Hasan Syadzily
21. Menteri Kesehatan dan Badan Gizi: Terawan
22. Wakil Menteri Kesehatan dan Badan Gizi: Benny Oktavianus
23. Menteri Sosial, Kesejahteraan, Perempuan dan Anak: Rahayu Saraswati
24. Wakil Menteri Sosial, Kesejahteraan, Perempuan dan Anak: Grace Natalie
25. Menteri Riset & Kepala BRIN: Dudung Abdurachman
26. Menteri Ketenagakerjaan: Ahmad Doli Kurnia Tanjung
27. Wakil Menteri Ketenagakerjaan: Agus Jabo
28. Menteri Perindustrian: Agus Gumiwang Kartasasmita
29. Wakil Menteri Perindustrian: Haris Rusly Moti
30. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Rauf Purnama
31. Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Oki Muraza
32. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat: M. Ridwan Kamil
33. Menteri Perhubungan: Ignasius Jonan
34. Menteri Keuangan dan Kepala Bappenas: Sri Mulyani Indrawati
35. Wakil Menteri Keuangan dan Kepala Bappenas: Kartika Wirjoatmodjo
36. Menteri Investasi: Bahlil Lahadalia
37. Menteri Komunikasi, Informatika & Digital: Budi Arie Setiadi
38. Wakil Menteri Komunikasi, Informatika & Digital: Kailani
39. Menteri Perdagangan: Zulkifli Hasan
40. Menteri Pertanian: Andi Amran Sulaiman
41. Menteri Lingkungan Hidup: Budisatrio Djiwandono 42. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara & Reformasi Birokrasi: Bambang Eko S.
43. Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara & Reformasi Birokrasi: Habiburokhman
44. Menteri Desa, Daerah Tertinggal & Transmigrasi: Budiman Sudjatmiko
45. Wakil Menteri Desa, Daerah Tertinggal & Transmigrasi: Firdaus
46. Menteri Tata Ruang, BPN & Kehutanan: Agus Harimurti Yudhoyono
47. Wakil Menteri Tata Ruang, BPN dan Kehutanan: Raja Juli Antoni
48. Menteri BUMN: Sakti Wahyu Trenggono
49. Wakil Menteri BUMN: T. Helmi
50. Menteri Kelautan dan Perikanan: TB Heru Rahayu 51. Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan: M. Riza Damanik
52. Menteri Pemuda & Olahraga: Dito Ariotedjo
53. Wakil Menteri Muda Pemuda & Olahraga: Arief Rosyid Hasan
54. Menteri Koperasi, UMKM & Pasar Tradisional: Maruarar Sirait
55. Wakil Menteri Koperasi, UMKM & Pasar Tradisional: Sudaryono
56. Menteri Sekretaris Pengendalian Pembangunan: Roberto Lumban Gaol
57. Kepala BIN: I Nyoman Cantiasa
58. Kepala Badan Pangan Nasional: Arief Prasetyo Adi 59. Kepala Badan Gizi Nasional: Dadan Hindayana
60. Kepala Badan Penerimaan Negara: Bambang Brodjonegoro
61. Kepala Staf Kepresidenan: Nusron Wahid
Wow ada pengerahan masa besar-besaran dari seluruh daerah utk ke GBK. Ini merupakan ajang balas dendam, karena banyak acara di daerah sering sepi.
Infonya, perorang dapat uang saku. Bus sudah disiapkan, lalulintas dijamin lancar, pengamanan juga lancar. Bahkan makan juga disiapkan. Semua disiapkan dan tanpa hambatan.
Beda perlakuan dan fasilitas 😁
BREAKING NEWS
Komisi Anti Korupsi Uni Eropa memburu Prabowo atas kasus korupsi pembelian pesawat tempur bekas dari Qatar, yang melibatkan salah satu perusahaan di Eropa.
Perusahaan ini diselidiki terkait transaksi janggal Prabowo yang membeli 12 pesawat tempur bekas dari Qatar dengan harga 66 juta dolar per pesawat, dengan total 792 juta dolar.
Transaksi janggal ini diduga terkait kebutuhan dana politik Prabowo untuk Pilpres 2024.
Hasil investigasi berita ini, harga normal pesawat jet Qatar ini kurang dari separo harga yg dipatok perusahaan Prabowo.
Dari transaksi janggal ini Prabowo disinyalir dapat fee 7 persen per pesawat, atau total 55,4 juta dollar. Dan sebagian, sebesar 20 juta dolar sudah dikantongi Prabowo saat berkunjung ke Qatar tahun lalu.
Berita ini menyebut Komisi Anti Korupsi Uni Eropa sudah mengirim European Investigative Order (EIO) ke Kedubes AS di Jakarta 25 januari lalu, terkait skandal ini.
Dahsyat.
Ini link beritanya:
https://t.co/TIl31yVTWA
Paslon 02:
-Cerai gak punya istri
-tua sakit2an jalan pincang
-emosi tinggi+masalah kejiwaan
-dulu penculik & pelanggar Ham
-agamanya diragukan
-gak pernah ada prestasi apa2
Wakilnya tong kosong+cacat prosesnya
Kalau sampai mrk bisa menang,
Gak perlulah ada pemilu lagi di RI😁
Terimakasih saudara-saudaraku warga Bogor dan sekitarnya atas cinta beserta semangatnya. Tularkan optimisme ini kepada siapa saja agar pada tanggal 14 Februari semua bisa memilih sesuai hati nurani.
#GanjarMahfud2024
@islah_bahrawi Sama seperti saya yang berdebat dengan istri karena sy terlalu mengidolakan Jokowi dari mulai menjabat gubernur sampai sekarang. Tapi ternyata apa yang sy idolakan sekian tahun lamanya nyatanya sebagai penjahat demokrasi dan konstitusi. As*.
JOKOWI DAN AROMA TUAK
Saya ingat di tahun 2018, seseorang memaki Jokowi. Kata-katanya tidak estetik. Kotor dan tak beradab. Dia tidak kenal saya, Jokowi juga tidak mengenal saya dan dia, dan saya tidak mengenal keduanya. Tapi setiap cacian berkarat yang ditikamkan kepada Jokowi, perihnya terasa di sini. Saya melawan, berdebat dan mengumpatnya demi Jokowi.
Jokowi ketika itu bagi saya adalah berhala. Dia berselimut kebenaran yang selalu terhindar dari kesalahan. Jokowi "Neo Ma'sum" era milenia. Bahkan melihat dia memakai kaus kaki di undakan masjid, hati ini rasanya teriris. Melihat dia berbahasa Inggris dengan "pronunciation" berantakan, kita tetap bangga minta ampun.
Rasa suka kadang merampas akal sehat. Ada kejanggalan yang membuat kita malas bertanya dan ada kesalahan yang selalu dimaklumi. Bahkan seringkali terjadi pemaksaan estetika yang tidak pada tempatnya. Saya selalu memaksa Jokowi sempurna. Flawless! Jika tidak setuju dengan anggapan ini, siapapun akan jadi seteru.
Tapi kemudian manusia tetap manusia. Kadang kita semua lupa bahwa kejahatan dan kebaikan tak selalu bertutur terbuka. Gestur bisa ditutupi, tapi moral dan tabiat seringkali tak sanggup sembunyi.
Lalu semua terkuak satu persatu. Setiap manusia yang "diberhalakan" adalah "Nobelized Evil". Jokowi ternyata bagian dari sejarah penguasa dunia yang malas beringsut. Hari ini telanjang bulat di depan etalase politik kita bahwa kata-katanya adalah tuak. Semua lagaknya sekedar sulap. Dia, laksana Machiavelli berjubah malaikat.[]
Saya bergerak dari pintu ke pintu selama 12 hari terakhir di 14 Kabupaten/kota Jatim-Jateng-DIY. Ada pernyataan seorang petani di Magelang yang bagi saya sungguh mengejutkan. Dia bercerita, ketika ditanya oleh salah satu lembaga survei pada bulan Januari, dia menyatakan mendukung Paslon 02.
Alasannya: jika menjawab dukungan untuk Paslon lain, dia khawatir perangkat desa tidak memasukkannya ke daftar penerima Bansos. Ketika saya datangi hari Kamis 8/2/24 kemarin, Bansos sudah turun seminggu lalu dan secara terbuka dia mendukung 03.
Kasus serupa juga saya temukan di Probolinggo. Ketika disurvei pada akhir Januari lalu, seorang responden mengaku didampingi perangkat desa dan ketika itu dia mengaku pendukung 02. Namun sesuai pengakuannya ketika saya temui Senin 5/2/23, petani tebu ini aslinya mendukung 01.
Saya hanya mikir: jangan-jangan yang model begini terjadi di banyak tempat. Wallahua'lam.
*Prof @BurhanMuhtadi dan bang @saiful_mujani , semua temuan ini terdokumentasi dengan baik namun tidak akan saya share dan dipublikasikan demi keamanan nara sumber.
Mohon ijin sekedar usul Bib. Kalau lagi nyantai dengan Prabowo, bisa ndak secara spontan minta dia baca Al-Fatihah. Saya hanya penasaran. Bukan penasaran dia bakal bisa atau tidak, tapi penasaran andai dia tidak bisa, reaksi bathin Habib kira-kira seperti apa?
Di 2014, Luhut tegas mengatakan: "TNI yg dipecat masak mau jadi presiden". Hari ini Luhut mendukung TNI yg dipecat itu untuk menjadi presiden. Ketika disebut mantan jenderal yg "mencla mencle", Luhut marah.
Luhut nampaknya ketularan Prabowo. Bukan lagi pemberani, tapi pemarah.
Saya hormat dan respect dengan keputusan mundur Prof @mohmahfudmd untuk mengurangi potensi-potensi penyalahgunaan fasilitas negara. Ini menunjukkan integritas beliau yang sangat tinggi, mudah-mudahan keputusan ini bisa dicontoh oleh yang lain