Kita pernah sebahagia itu,
saling menggenggam seolah takkan lepas.
Tapi nyatanya, semesta tahu
tak semua genggam berniat tinggal.
Aku menyebutmu rumah,
kamu menyebutku persinggahan.
Lalu kita berpisah
tanpa benar-benar mengucapkan selamat tinggal.
@MoodNetizen@kegblgnunfaedh Kalo stnk dan tnkb oke sih,,tapi kalo sim seumur hidup kurang setuju deh,,mending pungli dalam proses pembuatan sim yg di hilangkan,dan tetep perpanjang tiap 5 taun sekali,,karena perubahan fisik manusia kan berubah seiring bertambahnya umur,,contohnya pengelihatan
Halo kawan2, saya ga dapet tawaran apapun jadi menteri.
Itu semua yg dibuat hanyalah candaan semata dari temen2 digital.
ini soalnya beberapa sejawat saya sampe anggota keluarga mikirnya saya beneran jadi menpora.
Ga ada sejarah menteri pidato, trus bilang "silitmu kobong"
@tanyakanrl Wah, bund. Sebagai laki-laki aku marah banget bacanya. Go get your s2, dilakban aja mulutnya dan badannya suamimu, diiket biar ga bisa ngelarang-larang kamu. Nurut suami bukan begitu konteksnya. Jahat!