Happy graduation cici @S_GraciaJKT48 senang bisa berada di era JKT48 yang sama dengan cici walaupun aku datang di waktu yang berbeda. Makasih ci gre aku belajar banyak dari cici🎂💕💐
dan BNPB masih belum juga menetapkan sebagai "Bencana Nasional" ?!! lantas harus memakan korban berapa banyak lagi biar kalian para pemerintah pada sadar?!!
#PrayForSumatera#NATIONALDISASTER
-https://t.co/j0osKUM0ar
-https://t.co/c6PKWzAKD6
🥀 Data Korban Bencana di Aceh, Sumbar, Sumut hingga Senin, 1 Desember 2025 🥀
Total Korban
- 604 orang meninggal dunia
- 464 orang hilang
- 2.600 korban luka-luka
- 1.5 juta warga terdampak
- 570 ribu pengungsi
Detail korban per wilayah sebagai berikut:
📍 Aceh
- 156 orang meninggal dunia
- 181 orang hilang
- 1800 korban luka-luka
📍 Sumatera Barat
- 165 orang meninggal dunia
- 114 orang hilang
- 112 orang luka-luka
📍 Sumatera Utara
- 283 orang meninggal dunia
- 169 orang hilang
- 613 orang luka-luka
🏘️ Dampak bencana pada insfrastruktur dan layanan publik:
- 3.500 rumah rusak berat
- 4.100 rumah rusak sedang
- 20.500 rumah rusak ringan
- 271 jembatan rusak
- 282 fasilitas pendidikan rusak
Data mengutip dari BNPB pada Senin (1/12).
Doa kita semua menyertai para korban dan keluarga. Data korban tak akan pernah sekadar menjadi angka. Di balik setiap angkanya ada manusia yang dicintai keluarga dan lingkungannya 🥀
Sumatera dikenal kekayaan alam nya sumber daya nya di keruk, di tebang bertahun tahun dimanfaatkan oleh pemerintah tp saat banjir bandang gini seakan pemerintah buta dan lupa dengan perilaku mereka. Ribuan korban, jutaan jiwa terkena dampak nya. Sudah 9 hari berlalu-
ACEH
Peta ini memperlihatkan bahwa banjir besar yang melumpuhkan Aceh terjadi di wilayah yang salah satu konsesi hutannya dimiliki langsung oleh Prabowo Subianto melalui PT Tusam Hutani Lestari, perusahaan HTI yang menguasai sekitar 97 ribu hektare hutan di Aceh Tengah, Bener Meriah, Bireuen, dan Aceh Utara.
Konsesi milik Prabowo ini berdiri berdampingan dengan puluhan izin tambang, HTI, HPH, dan kebun sawit berskala raksasa yang bersama‑sama menggerus tutupan hutan di pegunungan dan hulu sungai, merusak daerah tangkapan air, dan melemahkan kemampuan alam menahan limpasan hujan.
Banjir yang menerjang baru-baru ini datang ketika curah hujan ekstrem turun di kawasan yang sudah lama dikapling izin-izin tersebut, sehingga air hujan tidak lagi tertahan oleh hutan dan tanah yang sehat. Air mengalir deras membawa lumpur dan kayu ke pemukiman, menjadikan banjir bandang di Aceh sebagai salah satu yang terbesar dalam beberapa dekade terakhir, menenggelamkan ribuan rumah dan memaksa puluhan ribu warga mengungsi.
Wilayah yang disorot dengan garis ungu di peta—Pidie Jaya, Aceh Tengah, Aceh Utara, Aceh Tenggara, Aceh Selatan, Aceh Tamiang, Gayo Lues hingga Aceh Singkil—adalah kabupaten dengan banjir terparah yang resmi berstatus siaga darurat. Di banyak titik, penjelasan resmi memang menyebut luapan sungai setelah hujan lebat berhari‑hari, tetapi peta ini menambahkan lapisan fakta lain: hulu sungai yang sama sudah dibebani 30 izin tambang minerba seluas lebih dari 132 ribu hektare ditambah konsesi kayu dan HTI yang membentang hingga ke batas permukiman.
Salah satu contoh yang paling menonjol adalah kawasan Linge di Aceh Tengah, tempat PT Tusam Hutani Lestari menguasai hampir 100 ribu hektare hutan dan telah lama diprotes warga karena merampas ruang hidup mereka dan mengubah hutan adat menjadi kebun industri pinus.
Dengan demikian, bencana ini bukan hanya soal hujan dan alam, tetapi juga soal kepemilikan lahan raksasa oleh elit politik, termasuk presiden, yang ikut menentukan seberapa parah air bah menerjang kampung‑kampung di hilir.
Hari ini diakhiri dengan rasa bahagia!! Semuanya terima kasih telah menghabiskan waktu bersama. Semua momen, perasaan, juga kenangan hari ini semoga tersampaikan dengan baik. Senang bertemu dengan kalian semua🤍
Bertemu big sister juga hari ini seru sekali🥹
#JKT48AKB48Reunion
Thank youuu OFC Event ARTchive Day #4🌟
Hari ini seru sekali bisa ngobrol banyak sama kalian semua juga membuat prakarya bertemakan Pertaruhan Cinta gitu!!