Tdk ada yg mengharuskan kita percaya. KPU sendiri sdh bilang bhw yg dari komputer itu hanya info pendahuluan agar tdk dituduh sembunyi2 dan agar bs kita awasi. Jd yg di komputer KPU, hasil QC, maupun hitung internal kandidat tak hrs dipercaya. Kita hrs menunggu hitung manualnya.
Input data di server itu tdk bisa dipakai sebagai pegangan resmi. Itu hanya info awal. Sedot suara itu tdk ada krn input data di komputer itu tdk dipakai sbg dasar penetapan. Yang nanti dipakai adalah hitung manual. Sekarang siapkan sj Plano C1 utk diadu saat hitung manual.
Sebelum dan sesudah kita nyoblos, ada saudara2 kita di berbagai pelosok yang mendarmabaktikan jiwa raganya untuk Pilpres/Pemilu RI 2019.
Hormatku pada mereka. Terima kasih, para pahlawan Pemilu🙏
Puluhan kasus tragis ini terjadi di berbagai wilayah Indonesia. KPU pusat belum bisa menyediakan asuransi bagi petugas KPPS yang bekerja keras siang-malam. https://t.co/vhzi6OaZ0g
Sepakat, ketika memasuki gelanggang kompetisi- apa pun- semua yang berjiwa sportif harus SIAP KALAH. Tapi yakin, tidak satu pun kita akan rela & SIAP DICURANGI. Ini dua hal berbeda, khususnya bila disertai bukti massive yang menunjukkan ini bukan asumsi apalagi delusi🙏
Semoga segera ada penjelasan dan jika benar terdapat kekeliruan ke sekian ini, @KPU_ID segera berbenah agar tidak terjadi lagi suara hilang -sejauh ini seringnya bagi 02- Kami ikhlas kalah dengan terhormat jika KPU sdh mengawal suara dengan baik. Terima kasih🙏 #KawalKotakSuara
Udah lama gak buka twitter ternyata ada yang ngoceh2 dibelakang🤣🤣🤣 didepan gw baek2 dibelakang ternyata dese... 😎😎 tapi yg kayagitu gak usah marah.. Itu cm sifat kekanak2an dia aja..dimaklumin aja. Berdoa aja semoga dese dpt hidayah😜