๐ขSTOP SEBAR VIDEO HOAKS LETUSAN G.ANAK KRAKATAU
Halo #SahabatTangguh
Beredar video dengan visual gambar erupsi gunung api yang mengeluarkan sinar pijar, diambil oleh seseorang yang sedang berada di atas kapal. Video tersebut disertai dengan narasi agar semua kapal yang melintasi Selat Sunda waspada terkait letusan Gunung Anak Krakatau.
BNPB menyatakan video tersebut Hoaks dan tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya.
G. Anak Krakatau memang saat ini sedang dalam aktifitas erupsi, tetapi tidak seperti visual di video HOAKS tersebut.
Faktanya, saat ini Badan Geologi, Kementerian ESDM menaikkan tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau dari Level II (Waspada) ke Level III (Siaga) sejak 2 Juli 2026, pukul 16:30 WIB.
Atas peningkatan status Gunung Anak Krakatau ini, Pemerintah merekomendasikan:
โ Tidak diperbolehkan memasuki dan melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 3 kilometer dari pusat aktivitas Gunung Anak Krakatau
๐Waspada terhadap ancaman bahaya awan panas, lava, dan lontaran batu pijar, serta hujan abu lebat
โ Tetap tenang dan jangan mempercayai isu tentang erupsi Gunung Anak Krakayau dari sumber yang tidak jelas dan tidak dapat dipertanggungjawabkan
๐ Pantau secara berkala informasi resmi dari otoritas seperti Badan Geologi, BNPB, dan BPBD setempat.
Aktivitas transportasi laut melalui pelabuhan penyeberangan dari Provinsi Banten ke Lampung dan sebaliknya masih dilaksanakan secara normal karena jalur penyeberangan berada di luar wilayah rawan bencana yang direkomendasikan.
#BNPBIndonesia
#BudayaSadarBencana
#SiapUntukSelamat
๐ขSTOP SEBAR VIDEO HOAKS LETUSAN G.ANAK KRAKATAU
Halo #SahabatTangguh
Beredar video dengan visual gambar erupsi gunung api yang mengeluarkan sinar pijar, diambil oleh seseorang yang sedang berada di atas kapal. Video tersebut disertai dengan narasi agar semua kapal yang melintasi Selat Sunda waspada terkait letusan Gunung Anak Krakatau.
BNPB menyatakan video tersebut Hoaks dan tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya.
G. Anak Krakatau memang saat ini sedang dalam aktifitas erupsi, tetapi tidak seperti visual di video HOAKS tersebut.
Faktanya, saat ini Badan Geologi, Kementerian ESDM menaikkan tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau dari Level II (Waspada) ke Level III (Siaga) sejak 2 Juli 2026, pukul 16:30 WIB.
Atas peningkatan status Gunung Anak Krakatau ini, Pemerintah merekomendasikan:
โ Tidak diperbolehkan memasuki dan melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 3 kilometer dari pusat aktivitas Gunung Anak Krakatau
๐Waspada terhadap ancaman bahaya awan panas, lava, dan lontaran batu pijar, serta hujan abu lebat
โ Tetap tenang dan jangan mempercayai isu tentang erupsi Gunung Anak Krakayau dari sumber yang tidak jelas dan tidak dapat dipertanggungjawabkan
๐ Pantau secara berkala informasi resmi dari otoritas seperti Badan Geologi, BNPB, dan BPBD setempat.
Aktivitas transportasi laut melalui pelabuhan penyeberangan dari Provinsi Banten ke Lampung dan sebaliknya masih dilaksanakan secara normal karena jalur penyeberangan berada di luar wilayah rawan bencana yang direkomendasikan.
#BNPBIndonesia
#BudayaSadarBencana
#SiapUntukSelamat
๐ขSTOP SEBAR VIDEO HOAKS LETUSAN G.ANAK KRAKATAU
Halo #SahabatTangguh
Beredar video dengan visual gambar erupsi gunung api yang mengeluarkan sinar pijar, diambil oleh seseorang yang sedang berada di atas kapal. Video tersebut disertai dengan narasi agar semua kapal yang melintasi Selat Sunda waspada terkait letusan Gunung Anak Krakatau.
BNPB menyatakan video tersebut Hoaks dan tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya.
G. Anak Krakatau memang saat ini sedang dalam aktifitas erupsi, tetapi tidak seperti visual di video HOAKS tersebut.
Faktanya, saat ini Badan Geologi, Kementerian ESDM menaikkan tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau dari Level II (Waspada) ke Level III (Siaga) sejak 2 Juli 2026, pukul 16:30 WIB.
Atas peningkatan status Gunung Anak Krakatau ini, Pemerintah merekomendasikan:
โ Tidak diperbolehkan memasuki dan melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 3 kilometer dari pusat aktivitas Gunung Anak Krakatau
๐Waspada terhadap ancaman bahaya awan panas, lava, dan lontaran batu pijar, serta hujan abu lebat
โ Tetap tenang dan jangan mempercayai isu tentang erupsi Gunung Anak Krakayau dari sumber yang tidak jelas dan tidak dapat dipertanggungjawabkan
๐ Pantau secara berkala informasi resmi dari otoritas seperti Badan Geologi, BNPB, dan BPBD setempat.
Aktivitas transportasi laut melalui pelabuhan penyeberangan dari Provinsi Banten ke Lampung dan sebaliknya masih dilaksanakan secara normal karena jalur penyeberangan berada di luar wilayah rawan bencana yang direkomendasikan.
#BNPBIndonesia
#BudayaSadarBencana
#SiapUntukSelamat
๐ขSTOP SEBAR VIDEO HOAKS LETUSAN G.ANAK KRAKATAU
Halo #SahabatTangguh
Beredar video dengan visual gambar erupsi gunung api yang mengeluarkan sinar pijar, diambil oleh seseorang yang sedang berada di atas kapal. Video tersebut disertai dengan narasi agar semua kapal yang melintasi Selat Sunda waspada terkait letusan Gunung Anak Krakatau.
BNPB menyatakan video tersebut Hoaks dan tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya.
G. Anak Krakatau memang saat ini sedang dalam aktifitas erupsi, tetapi tidak seperti visual di video HOAKS tersebut.
Faktanya, saat ini Badan Geologi, Kementerian ESDM menaikkan tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau dari Level II (Waspada) ke Level III (Siaga) sejak 2 Juli 2026, pukul 16:30 WIB.
Atas peningkatan status Gunung Anak Krakatau ini, Pemerintah merekomendasikan:
โ Tidak diperbolehkan memasuki dan melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 3 kilometer dari pusat aktivitas Gunung Anak Krakatau
๐Waspada terhadap ancaman bahaya awan panas, lava, dan lontaran batu pijar, serta hujan abu lebat
โ Tetap tenang dan jangan mempercayai isu tentang erupsi Gunung Anak Krakayau dari sumber yang tidak jelas dan tidak dapat dipertanggungjawabkan
๐ Pantau secara berkala informasi resmi dari otoritas seperti Badan Geologi, BNPB, dan BPBD setempat.
Aktivitas transportasi laut melalui pelabuhan penyeberangan dari Provinsi Banten ke Lampung dan sebaliknya masih dilaksanakan secara normal karena jalur penyeberangan berada di luar wilayah rawan bencana yang direkomendasikan.
#BNPBIndonesia
#BudayaSadarBencana
#SiapUntukSelamat