Bulan ini PNS dapet gaji ke-13
Buat yang ga tau, gaji ke-13 itu maksudnya gaji bulanan dikali 13
Jadi misal gaji per bulan 10juta, bulan ini dapet 10juta x 13 = 130juta
Alhamdulillah bisa buat DP BYD M6
Justru karena kami2 ini miskin pak wo, maka subsidi lah listrik kepada kami, yaa minimal 90% subsidi dr harga normal, lebih bagus lagi kalau gratis pak. Biar kaum2 kaya yg pakai bensin mereka bayar tanpa subsidi.
Saya, kamu dan ratusan juta rakyat miskin lainnya akan berada dalam 1 kelompok yang akan di paksa gunakan mobil-motor listrik.
Sedangkan prabowo dengan kaum kaya dan elitnya akan gunakan bensin.
Kebijakan yang sangat berpihak pada kepentingan rakyat kecil, terimakasih warga 58%, berkat kalian lahir pemisah antara si kaya dan si miskin.
Mensesneg Prasetyo Hadi memastikan anggaran program Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Desa Merah Putih tidak akan dipotong meskipun ada wacana efisiensi akibat konflik di Timur Tengah. Untuk menjaga defisit APBN tetap di bawah 3%, pemerintah akan memangkas anggaran lain yang dianggap tidak produktif.
Baca di sini: https://t.co/SCYbIInAgB
~TR #ProgramPrioritas #EfesiensiAnggaran
@dosenkesmas bayangin kalo MBG ini dibangun real ga ambil profit. ga ada 3rd party.
cukup kantin sekolah aja di alih fungsikan, makanan ga busuk, gaperlu bangun sppg, ga perlu beli kendaraan dll.
alih2 program buat gizi, mbg jd mega proyek investasi, yg kena manfaatnya ya di ring mereka
Solusinya gampang aja sih Pur, tinggal stop MBG. Semua urusan defisit, inflasi, atau apalah itu kelar kalau MBG di stop. Uang ratusan T menguap gitu aja ga jelas๐ช๐ฎโ๐จ
Guys ini berita yang kedengarannya membosankan tapi dampaknya ke kantong lo lebih nyata dari yang lo kira.
Menteri Keuangan kita baru bilang pemerintah sedang mempertimbangkan untuk melebarkan defisit APBN di atas 3 persen.
Gw jelasin dulu apa artinya buat lo yang gatau
Defisit APBN itu artinya pengeluaran pemerintah lebih besar dari pemasukannya.
Selisihnya ditutup dengan utang.
Selama ini batas defisit Indonesia adalah 3 persen dari PDB.
Itu aturan yang sudah lama jadi pegangan.
Semacam garis merah yang tidak boleh dilewati karena kalau dilewati lembaga pemeringkat internasional bisa kasih nilai negatif ke Indonesia.
Dan nilai negatif itu artinya investor kabur.
Rupiah melemah.
Bunga utang naik.
Yang ujungnya rakyat biasa yang bayar lewat inflasi.
Sekarang pemerintah sedang pikir pikir untuk lewatin garis itu.
Kenapa?
Karena harga minyak dunia sedang meledak akibat konflik Iran.
Senin lalu minyak Brent sempat menyentuh 119 dolar per barel tertinggi sejak 2022.
Kemarin naik lagi ke 100 dolar lebih.
Dan Indonesia adalah negara importir minyak.
Setiap kenaikan harga minyak APBN kita ikut terkena tekanan.
Subsidi energi membengkak.
Pengeluaran pemerintah naik.
Tapi pemasukannya tidak ikut naik secepat itu.
Jadi pemerintah butuh ruang fiskal lebih besar.
Dan salah satu caranya adalah dengan melebarkan defisit.
Tapi ini yang paling bikin gw geleng geleng dari pernyataan Pak Menkeu.
Tapi tunggu dulu.
Di saat yang sama program Makan Bergizi Gratis tetap jalan.
Bahkan diperluas.
Anggarannya 1.2triliun perhari.
Dan ada rencana naik lagi.
Gw tidak sedang bilang MBG itu salah.
Niat mulianya jelas anak anak Indonesia dapat gizi yang lebih baik.
Tapi ini yang perlu lo pertanyakan.
Di tengah APBN yang sudah tertekan karena harga minyak meledak.
Di tengah rupiah yang sudah 17 ribu per dolar.
Di tengah pemerintah yang sedang mempertimbangkan lewatin batas defisit
Program yang anggarannya puluhan triliun tetap jalan penuh.
Sementara yang sampai ke lapangan di beberapa daerah masih ada lele mentah.
Nugget beku.
Dapur miliaran yang ujungnya jadi tempat terima kiriman supplier.
Jadi uangnya keluar triliunan.
Defisit melebar.
Utang bertambah.
Dan yang sampai ke anak anaknya masih perlu banyak pertanyaan yang dijawab dengan jujur.
Ini yang paling bikin gw geleng geleng dari pernyataan Pak Menkeu.
Waktu ditanya soal defisit beliau bilang saya belum tahu masih dipikirin kali.
Dan waktu ditanya kalau Prabowo oke beliau bilang kalau perintah kan kita jalankan, saya kan cuma tangan presiden.
Jadi keputusan yang akan berdampak ke seluruh rakyat Indonesia masih nunggu lampu hijau dari satu orang.
Bukan keputusan kolektif yang sudah matang.
Bukan hasil kajian panjang yang sudah ada kesimpulannya.
Tapi masih dipikirin.
Di tengah situasi global yang sedang bergejolak.
Di tengah harga minyak yang naik turun tidak karuan. Di tengah rupiah yang sudah menyentuh 17 ribu per dolar.
Masih dipikirin.
Dan ini yang paling penting lo pahami sebagai rakyat biasa.
Kalau defisit melebar pemerintah butuh tambah utang.
Utang tambah bunga naik.
Rupiah tertekan lebih dalam.
Harga barang impor naik.
Inflasi naik.
Semua itu lo rasakan setiap kali belanja di pasar atau isi bensin.
Sementara program yang anggarannya triliunan tetap jalan.
Sementara yang memutuskan masih nunggu perintah.
Sumber: CNBC
@adelle_dele@ShopeeID Anjir sama dr tanggal 8 stuck di bekasi menuju surabaya. Pesanan gw yg lain aman aja, yg tanggal 8 pada stuck semua pesanan gw. Ga jelas ini spx
"Guys Prabowo baru aja bilang dia happy karena ROA Danantara naik 300% di tahun 2025.
Sebelum lo ikut tepuk tangan gw mau ajak lo mikir sebentar.
ROA itu simpelnya adalah dari semua uang yang dikelola, berapa persen yang balik jadi keuntungan.
Danantara ngklaim kelola aset 1 triliun dolar. Itu setara 16.000 triliun rupiah. Dan katanya ROA nya naik 300%.
Kedengarannya gila. Tapi gw mau tanya satu hal dulu.
300 persen dari berapa?
Karena ini yang tidak pernah dijelaskan.
Kalau ROA awalnya 0.1% terus naik 300% berarti sekarang cuma 0.3%. Dari aset 16.000 triliun itu keuntungannya cuma sekitar 48 triliun. Terdengar besar tapi untuk ukuran aset sebesar itu itu sangat kecil.
Dan gw kasih perbandingan biar lo ngerti.
BlackRock itu perusahaan investasi terbesar di dunia. Kelola aset 10 kali lebih besar dari Danantara. Timnya ribuan orang. Teknologinya terdepan. Pengalamannya puluhan tahun.
ROA mereka per tahun sekitar 0.05 sampai 0.06 persen.
Warren Buffett yang udah investasi selama 60 tahun lebih dan dianggap investor terbaik sepanjang sejarah rata rata return nya sekitar 20 persen per tahun. Dan itu dianggap luar biasa oleh seluruh dunia.
Danantara yang baru dibentuk belum genap setahun klaim ROA naik 300%.
Masuk akal gak?
Dan ini yang paling penting lo pahami.
Danantara itu kelola aset BUMN Mandiri, BRI, BNI, PLN, Pertamina, Telkom. Perusahaan perusahaan itu udah ada puluhan tahun. ROA mereka udah ada dari sebelum Danantara lahir.
Jadi pertanyaannya simpel ROA yang naik 300% itu beneran karena kehebatan Danantara? Atau karena mereka pilih angka pembanding yang paling menguntungkan buat dijadiin headline?
Aset yang dikelola Danantara itu bukan uang dari langit. Itu uang rakyat. Aset yang dibangun dari pajak dan kerja keras puluhan tahun.
Kalau beneran naik 300% tunjukkan laporan keuangannya. Tunjukkan siapa auditor independennya. Tunjukkan metodologinya.
Karena angka tanpa bukti yang bisa diverifikasi itu bukan prestasi.
Itu iklan.