Aku tidak tertarik menang di mata orang. Aku lebih tertarik membangun hidup yang tidak runtuh saat tidak dipilih, tidak goyah saat dibanding kan, dan tidak hancur saat ditinggalkan
buat yang bingung atau penasaran gimana sih sebenernya rasanya jadi WNI, liat aja cuplikan video lomba cerdas cermat kemaren
juri adalah gambaran nyata kebanyakan pejabat kita, MC sebagai buzzer pemerintah, siswa SMAN 1 Sambas sebagai rakyat yang nggiatheli memanfaatkan kesusahan sesama rakyat demi keuntungan pribadi, siswa SMAN 1 Sanggau sebagai WNI yang cari aman dan adek² peserta lomba terutama dari SMAN 1 Pontianak adalah rakyat dengan status WNI yang terdzolimi
Disitu terlihat jelas kalo pejabat kita yang salah namun secara terang²an nyalahin org lain karena mereka ngerasa dirinya berkuasa, dan mereka semakin besar kepala karena bisa berkelit didukung oleh para buzzer yang mau gimanapun salahnya si pejabat ini mereka tetep dukung karena udah dibayar sama si pejabat
terus rakyatnya gimana? Yaa cuman bisa nerima dengan terpaksa karena ketika mereka protes pun malah di gaslighting & diserang sama buzzer peliharaan pemerintah ini
sementara sesama rakyat lain pun sebagian ada yg diam takut dijadiin sasaran, namun juga ada yang bukannya bantu sesama rakyat malah manfaatin moment demi keuntungan pribadi, hahahaha
miris...
Aku setuju dengan statement ini:
"Bahwa hidup akan jauh lebih tenang ketika kita tahu batasan. Not everything is our attention, not everything deserve our energy. Ada banyak hal yang lebih baik dibiarkan berlalu, tanpa harus selalu kita dengar, kita bahas, ataupun kita lihat".
Ini kejadian luar biasa.
Semua pihak harus diminta pertanggungjawaban.
Taksi ketemper✅
Perjalanan ketahan tapi sinyal telat nyampe ke KAJJ ✅
Harus ada evaluasi besar, ga cuman dari masing2 instansi, tp juga Kemenhub.
Deep condolences untuk para korban🙏
@JohnGarudaYaksa@HerawanBoma@rizkidwika Ya minimal dari pusat kasih instruksi ke semua pemda2. Soalnya kejadian temper2 kereta ini kan gak cuman di tempat kemarin doang. Seriiingg banget kejadian
Aku yg biasanya ngomel-ngomelin admin @CommuterLine di X krn jadwal molor/gangguan operasional/gangguan sensor pintu, kali ini jari dan lidah terasa kelu. Ngebayangin kejadiannya seserem apa 🥹
@txttransportasi Khawatir dan was2 kalah dengan kebutuhan hidup, Bang. Mau ga mau demi rupiah harus dan kudu ngilangin itu semua. Makanya yg pd makan uang pajak, tolonglah pd bijak
@CommuterLine@ammartil Min, ini arahannya untuk jawab komplain penumpang hari ini spt ini? Penumpang padat di jam2 sibuk biasanya itu karena headway antar kereta yg molor atau rangkaian kereta yg dipakai kurang support utk digunakan di saat2 penumpang padat. Tolonglah evaluasi, pliiisss
Guru saya pernah bilang...
"Saat kamu di luar jam kerjamu, tinggalkan posisimu, jabatanmu, dan gajimu.”
Dulu aku cuma manggut-manggut. Tapi makin kesini, aku ngerti maksudnya.
Di luar kerja, orang gak butuh tau kamu manager, supervisor, atau punya gaji dua digit.
Bergaullah tanpa seragam. Bersikaplah tanpa pangkat.
Justru di situ kerendahan hati diuji.
Kadang yang bikin orang nyaman bukan ilmu kita, tapi rendahnya nada bicara. Tidak menggurui, tidak pula meninggi.
@sucisu@CommuterLine Setuju kak. Ini sy sdg naik kereta INKA. Tiap mau tutup pintu ga langsung maktrep gitu. Buka tutup mulu. Alhasil jd lama berhentinya. Dan jalannya pun relatif lbh lambat dibandingkan kereta Jepang. Ini td pas berangkat molor 5 menit dr jadwal, & makin jauh makin lama headway-nya
Andai seseorang tahu betapa cepatnya ia dilupakan setelah kematiannya,
maka ia akan berhenti menyenangkan semua orang
dan akan fokus pada Rabb-nya saja.
- Ali bin Abi Thalib -
Ternyata skill kehidupan yang harus dikuasai di usia 20-35 itu adalah skill mengatur suasana hati dan emosi. Jangan apa-apa di baperin. Please don’t expect too much. Orang bisa berubah. besok suka, besok lagi bisa enggak. Semua bisa hilang, semua bisa pergi kapan saja.
Baru dapet insight dari senior di kantor :
"Jangan overvalue yourself seberapa pun background pendidikan mu background keluargamu, atau pun kemampuanmu. Be humble untuk terus jadi the most stupid person in the room supaya kamu bisa terus belajar."
Gw punya temen namanya si A, tinggal di Bekasi kerja di Sudirman.
Senin sampai Jumat rutinitasnya sama terus.
Bangun setengah lima pagi.
Siap siap.
Berangkat sebelum jam enam karena kalau kesiangan macetnya tidak manusiawi.
Sampai kantor jam tujuh.
Kerja sampai jam lima sore.
Sampai rumah jam tujuh atau delapan malam.
Dua jam lebih di jalan.
Tiap hari.
Pulang pergi.
Dan ini bukan keluhan dia ini memang realita yang dijalani jutaan orang yang tinggal di penyangga Jakarta setiap harinya.
Jadi waktu weekend datang orang lain mungkin langsung mikir mau hangout ke mana.
Si A mikir hal yang berbeda.
Sabtu pagi dia bangun siang.
Tidak ada alarm.
Tidak ada jadwal.
Buka Netflix yang episodenya sudah lama tidak dilanjutin.
Siapkan snack.
Dan tidak kemana mana sampai Minggu malam.
Dan dia bahagia.
Genuinely bahagia.
Bukan karena dia antisosial.
Bukan karena tidak punya teman.
Tapi karena dia paham persis apa yang paling dia butuhkan setelah lima hari menguras energi di jalan dan di kantor.
Kita hidup di kota yang desainnya tidak ramah waktu. Jarak rumah ke tempat kerja yang tidak masuk akal. Transportasi yang belum cukup untuk semua orang. Dan budaya kerja yang masih menganggap hadir lebih awal dan pulang paling telat sebagai tanda dedikasi.
Akibatnya banyak orang yang secara fisik ada di rumah tapi energinya sudah habis sebelum sampai pintu.
Dan weekend bukan lagi soal hiburan atau eksplorasi.
Tapi soal pemulihan.
Jadi kalau ada yang nanya memang ada orang yang genuinely senang di rumah seharian sendirian tanpa ketemu siapapun?
Jawabannya ada.
Banyak malah.
Dan mereka bukan aneh atau kurang pergaulan.
Mereka cuma orang yang sudah terlalu lelah oleh perjalanan yang bahkan belum dimulai sebelum matahari benar benar terbit.
KEWAJIBAN PERUSAHAAN YG PEKERJA PERLU KETAHUI🚩‼️📸 (PART 1)
1.Perusahaan Wajib memberikan Perjanjian Kerja 2 rangkap, 1 pekerja 1 perusahaan (BUKAN COPY).
2.Perjanjian PKWT wajib dicatatkan oleh perusahaan ke Instansi terkait (paling lama 7 hari setelah penandatanganan).
3.Perusahaan Wajib memiliki PP (Peraturan Perusahaan) jika memiliki min.10 karyawan.
4.Perusahaan yang tidak punya PP (Peraturan Perusahaan) mendapatkan ancaman Kurungan Penjara dan Denda.
5.Perusahaan Wajib menginformasikan dan menjelaskan isi PP ke Pekerjanya (kalo tidak ada ancaman pidana dan denda).
6. PP (Peraturan Perusahaan) Wajib di sahkan oleh Menteri Ketenagakerjaan atau pejabat.
7.Masa Berlaku PP (Peraturan Perusahaan) paling lama 2 tahun.
SAVE INI BUAT LAWAN PERUSAHAAN KALIAN YANG JAHAT 🚩‼️‼️📸📸