Presiden yg punya nyali besar, perang lawan korupsi, sistem peradilan diperbaiki, reformasi oknum aparat hukum, aset koruptor disita negara..
Ga ada kompromi, ga ada pernyataan, "hei para koruptor, kembalikanlah uang yg kalian ambil, kalau malu, kembalikan diam-diam.."
Tangkap dan jebloskan, berani⁉️
Andai ini benar berarti ada benarnya kalau 2030 konoha hilang🙄
Terbongkar juga teka-teki kenapa oknum TNI kemarin ngotot banget pasang badan jagain Kejaksaan! Ternyata oh ternyata, ada skandal dugaan korupsi batu bara PLN senilai 5T yang menyeret Jampidsus Febrie Adriansyah sampai bikin rakyat mati lampu berjamaah!
Di mana logikanya? Institusi yang harusnya sikat koruptor, bosnya malah jadi mafia. Mana ada aksi dari Satria yang sengaja menghalangi penyelidikan di lapangan lagi!
Rakyat dipaksa bayar listrik mahal dan nanggung blackout, mereka malah foya-foya!
Nasib Dingin pagii
PERHATIAN‼️ Negara kehilangan 25 Triliun pertahun. Bukan untuk rakyat tapi untuk "bantu" para konglomerat.
🔴 1. Ketimpangan Beban Pajak
Di saat masyarakat luas dikenakan kenaikan PPN (dari 10% ke 11% dan rencana ke 12%) serta pajak-pajak konsumsi lainnya, pemberian Royalti 0% kepada perusahaan tambang raksasa dianggap sebagai ketidakadilan sosial yang nyata. Negara kehilangan potensi pendapatan yang sangat besar dari sumber daya alam yang seharusnya dikuasai negara untuk kemakmuran rakyat.💢
🔴 2. "Subsidi" Terselubung bagi Konglomerat
Meskipun disebut insentif hilirisasi, banyak pengamat ekonomi menilai ini adalah bentuk subsidi terselubung. Proyek hilirisasi (seperti mengubah batu bara menjadi gas) adalah proyek yang sangat mahal dan berisiko. Tanpa royalti 0%, proyek ini tidak menguntungkan secara bisnis. Kritiknya adalah: Kenapa negara yang harus menanggung risiko bisnis para pengusaha tersebut dengan cara menggratiskan royalti? 💢
🔴 3. Ancaman terhadap transisi energi Memberikan insentif "istimewa" pada batu bara justru memperpanjang umur industri kotor ini di Indonesia. Hal ini dianggap kontradiktif dengan komitmen Indonesia dalam kesepakatan internasional (seperti Paris Agreement) untuk mencapai Net Zero Emission.💢
🔴 4. Risiko Kerugian Negara yang Nyata
Ada peluang bahwa fasilitas pajak 0% ini akan disalahgunakan. Misalnya, perusahaan bisa saja mengaku melakukan hilirisasi hanya untuk mendapatkan pembebasan royalti, padahal nilai tambah yang dihasilkan tidak sebanding dengan hilangnya pemasukan negara.💢
🔻SIAPA DALANGNYA? Secara formal-konstitusional, undang-undang ini disahkan dan ditandatangani oleh Joko Widodo, dia adalah inisiator sekaligus yang menandatangani pengesahan UU Cipta Kerja (baik versi 2020 maupun Perpu 2022/UU 2023). Di dukung DPR termasuk Luhut Binsar, Airlangga dll (para pemain batubara)💢
Jadi paham ya, banyak pejabat, perwira tinggi militer, Polri banyak yang bermain ditambang ini dan siapa biang keroknya.
Fun fact : oligarki tambang adalah sponsor dibalik semua kandidat presiden & wapres 🇮🇩 saat pilpres.⚠️
Semua terkoneksi rapi, kompak 💢
Jika terus terjadi, pasti Indonesia hancur perlahan.
Lika liku Somplak
Singapore beli ke Indonesia, Singapore jual ke AS , Indonesia beliau ke AS
Padahal Indonesia memiliki cadangan batu bara terbesar ke-7 di dunia. Total cadangan mencapai sekitar 31,9 miliar ton
Diujung Tanduk
32.000 pegawai Aktif dan pensiunan pos Indonesia tidak gajian, Josep sang direktur Mengundurkan diri
Kasian dengan nasib anak istri dan keluarga mereka
🔴TAHUKAH ANDA ❓Bahwa yang memberi gelar seseorang "Raja Lampung" diantaranya adalah para pejabat korup di Prov Lampung:
👉🏼Bustami Zainudin (eks Bupati Way Kanan 2010–2015)
Sedang diselidiki Kejati Lampung (Januari 2026) terkait dugaan mafia tanah & alih fungsi kawasan hutan. Diperiksa 12 jam sebagai klarifikasi; belum ditetapkan tersangka. Ada pemeriksaan lama soal dana bansos/hibah.
👉🏼Andi Achmad Sampurna Jaya (eks Bupati Lampung Tengah 2000–2010)
Divonis bersalah korupsi APBD 2008 senilai Rp28 miliar. Mahkamah Agung (2012) hukum 12 tahun penjara, denda Rp500 juta, uang pengganti Rp20,5 miliar. Bebas bersyarat Agustus 2021 setelah bayar kewajiban.
👉🏼Abdurahman Sarbini alias Mance (eks Bupati Tulang Bawang 2002–2012)
Diduga korupsi pengadaan kapal cepat 2004 (APBD Rp4 miliar, potensi rugi Rp2,8 miliar), plus dugaan Islamic Center (Rp17 miliar) dan makan minum PNS (Rp2,5 miliar). Kasus lama sejak 2005; belum ada vonis final terhadapnya.
Kesimpulan :
💢 "Raja Lampung" sang juara korup OCCRP diangkat / didukung oleh tokoh-tokoh yang juga korup.💢
Orang baik bersama orang baik
Orang jahat bersama orang jahat
Gibran ini beneran kosong ya.
Jadi, dia lagi kunjungan ke Gorontalo. Ada sesi ngobrol sama petani. Petani itu cerita kalo ada kendala ketika panen. Nah, kata petani yg jadi masalah itu jalan buat combinenya belum ada, shg harus mikul tangganya.
Tapi malah ditangkep sama Gibran, kalo combine harvesternya itu dipikul. Lah, combine kan traktor gede ya, mana ada dipikul. Petaninya jadi bingung sendiri.
Kocak bener wapres kayak gini.
😭😂