Akan saya ulangi, kalau anda ingin tahu apa itu branding pendidikan era Merdeka Belajar besutan Nadiem Makarim, silakan telaah apa itu fenomena Guru Konten Kreator. Harus diakui, publik kita terlambat membaca itu...
ketika guru-guru dinaikkan gajinya hingga 300% tapi cuma beberapa detik🥹
“karena itu pemerintah saya telah menaikkan gaji-gaji guru. ada yang sampai hampir 300% naiknya penghasilan guru-guru. EEEEE HAKIM-HAKIM KITA.”
"Kalo tau bakal begini ga bakal gw dukung"
Ngga, lo bukan gatau, tapi bodoh aja. Dari program kerja, riwayat hidup, sampe debat pun lo harusnya udah bisa nilai.
@zanatul_91 "menjadikan kelas sebagai ruang konten publik", sebagai orang yang ga suka apa-apa dikontenin, momen "harus" bikin konten ini paling menyebalkan. Belum lagi "dipaksa" aktif di PMM. Padahal sehari-hari di kelas udah riweuh dengan hal yang nyata.
(((nabi nuh lebih memilih nyelametin binatang dapada manusa)))
lah, ini tafsir sendiri apa gimana, bahaya amat. nabi diutus untuk dakwahin manusia, bukan binatang. kapal dibuat untuk nyelametin orang2 yang mau beriman, naik di kapal atau nggaknya itu piihan
kesalahan gini dibiarin aja nih karena impresi bagus untuk cenblu? ga ada usaha ngelurusin atau menghapusnya sih fatal ini. mudah2an akalnya gak kalah sama nafsu
Kepada para guru yang berkampanye membela Nadiem Makarim, saya ingatkan:
Nadiem menghapus pasal Tunjangan Profesi guru dalam draf RUU Sisdiknas 2022. RUU ini didukung oleh influencer papan atas. Cek aja.
Untung dilawan oleh berbagai pihak dan organisasi guru. Akhirnya gagal. Itu alasan saya aktif di x, 2022.
So, kalau anda sekarang adalah guru, menikmati sertifikasi guru, tapi ikut berkampanye untuk kasus Korupsi Nadiem Makarim. Minimal anda malu.
“Kamu dari TVRI harusnya enggak boleh bertanya seperti itu,” kata Teddy. “Siapa yang nyuruh kamu?”
Bagaimana Seskab Teddy mengatur arus informasi Istana dan mengancam wartawan plus petinggi media. Artikel lanjutan dari serial 'Dead Press Society", baca: https://t.co/arK81yQJNS
Soal kasus Nadiem, aku lebih sepakat dengan penjelasan Prof. Mahfud. Proyek Chromebook kabarnya sudah ditolak sejak era Prof. Muhadjir dan dianggap gagal di Malaysia, namun kenapa justru diloloskan di era Nadiem? Bahkan pembicaraan sudah dilakukan sebelum ia menjadi menteri.
prabowo nih ditanyain soal IHSG anjlok bilangnya "rakyat desa ga main saham", sekarang pas rupiah lagi lemah ngomongnya "rakyat desa nggak pakai dollar".
rakyat desa rakyat desa mulu ajg, lu itu presiden bgst, bukan lurah.
Kegemaran menuding orang dibayar ini pasti lahir dari kebiasaan suka membayar orang untuk melakukan apa-apa yang dia kehendaki.
Dianggapnya semua orang bodoh, penakut, dan mental kere seperti pendukung-pendukungnya.
Menanggapi pernyataan MK soal peralihan status PPPK ke PNS.
Hemat saya, salah pemerintah sendiri ngapain open PPPK sejak awal. Harusnya anda buka PNS dengan kuota setara PPPK dan syarat umur diperlebar.
Gak lolos tes PNS ya sudah rumahkan.
Skrg pemerintah sendiri kelabakan!