Makin ke sini makin percaya kalau nyempetin waktu itu salah satu bentuk kasih sayang paling basic. sesibuk apa pun seseorang, kalau emang peduli, pasti ada usaha buat hadir. nggak harus seharian bareng, kadang dikabarin, ditanyain harinya gimana, atau dikasih sedikit waktu aja udah cukup bikin kita merasa dianggap. because love isn't always about having time, but making time for someone who matters.
Tidak lagi berharap lebih dari hidup, mungkin cukup mengusahakan apa yang seharusnya di perjuangkan, menata ulang hidup yang sempat berantakan, tidak jahat dengan orang lain, tidak menyakiti siapapun, berusaha lapang dan tabah atas setiap apapun yang terjadi, baik buruknya biarkan Tuhan yang menentukan biarkan Tuhan yang mengarahkan.
jujur, sometimes aku belum rela kalau one day atau sekarang dia sama yang lain. but aku gak pernah bisa maksa perasaan dia dan maksa dia buat terus stay.
life after asing sama orang yang deket doang tapi ga jadian, padahal dia type lu banget, udah bikin lu butterfly walaupun cuman sebatas teman, sampe ngebayangin seseru apa kalo kita berhasil bareng bareng terus HAHAHA
Orang dengan mentalitas dewasa dalam relationship bawaannya itu pengen memberi.
Kenapa?
Karena dia tau bahwa cinta adalah aksi.
Gak ada hubungannya dengan kaya or miskin.
Kalo lagi dalam keadaan "kuat" dia memberi perhatian.
Kalo lagi lelah, dia kasih kehadiran. Waktu, telinga, dan niat yang tulus.๏ฟผ
Closing khutbah Jumat hari ini :
"Menanglah dalam diam, bahagia pun dalam diam. Perbaiki diri tanpa diumbar, karena orang tidak bisa merusak apa yang mereka tidak ketahui"
Biasanya perempuan yang ngomong kaya anak kecil, suka cerita, random, humoris, clingy, suka nasehati, dan cukup sama satu orang itu biasanya sering excited sendiri, sering diabaikan dan sering chat rata kanan.
Perempuan yang ga sabaran, side eyes, prengat-prengut, tantrum, moodswing hanya butuh mas-mas jawa bilang "mangkanya kalo dibilangin mas kih manut, mbok yo jangan ngeyel to sayang"
After break up gue
Belajar boundaries, attachment, detachment, self worth, dan ternyata ga semua yg gue sayang harus gue pertahanin.
Dulu gue kira move on itu soal melupain seseorang.
Ternyata lebih ke belajar balik jadi diri sendiri.
abis nemu tulisan bagus banget :
"apa yang tidak sampai ke telingamu, itulah cara Allah menjagamu. apa yang sampai lewat mulut orang lain, itu cara Allah mengujimu. dan apa yang sampai langsung dari pelakunya itulah cara Allah beri kesempatan agar hatimu belajar memaafkan."
intinya ga ada satu pun takdir Allah yang buruk, semua baik dan semua ada hikmahnya.