Saya pikir rasa yang saya miliki hampir sedalam lautan itu tidak akan surut, ternyata saya salah
Setiap sesuatu pasti ada batasannya. Berhentilah menyelam karna itu tidak akan pernah mengubah apapun yang sudah tenggelam.
Aku hanya tidak ingin menyia-nyiakan waktuku saat aku sedang bersama orang yang tepat, aku tau suatu hari nanti kamu ini akan begitu asing dihidup ku . Maka sejak hari dimana kamu menjadi titik temu semangat ku sampai pada hari ini kamu akan mendapat ruang yang begitu istimewa.
Aku ini tidak begitu paham caranya mengikhlaskan tetapi aku mengerti jika ada sesuatu yang sedang ku genggam itu bukan miliku perlahan akan ku lepaskan.
Bahkan aku begitu takut jika telah datang waktunya nanti kamu dimiliki orang lain. Padahal kenyataannya aku tau sampai kapanpun kita ini hanya berjalan dibatas waktu yang sia-sia.
Setiap kali melihat wajahnya terasa begitu perih sekali seperti akan merasakan pahit yang teramat pekat. Mungkin hari ini masih bertutur sapa, tapi aku tidak tau esok atau lusa. Aku begitu takut tentang kita yang akan diasingkan oleh waktu.
Jadi giniya, kamu kalo gasuka sama saya boleh ko, benci sama saya juga itu mah udah hak kamu, namanya orang kan ada gacocoknya ada ga sefrekuensinya tapi kamu gaboleh ngasih asumsi yang buruk ke orang lain tentang saya untuk ikut membenci saya karna itu bukan hak kamu :)