Kun-Faya-Kun‚ you will bloom again‚ you will heal. You will be smiling again with your whole heart. Keep Sab'r because after all patience‚ there is something beautiful for you.
WAJAAAR BGTTT PLSSS!!
aku perna dikasi nasihat sm atasan aku di kantor:
kalo km di umur 20an masi figuring out mau jadi apa? lanjut kuliah atau kerja? klo kerja, mau kerja dimana? mau fokus kerja di role apa? etc.. itu WAJAR BANGETT.
Gapapa buat nyoba semuanya.
Gapapa kalo sekarang masi gatau arahnya kemana.
Gapapa kalo sekarang masih ngerasa stuck.
Yang nggak boleh itu losing your sparks for learning. Coba jalanin dulu apa yang lagi kamu kerjain sekarang, and take every experience as part of the learning process. And trust me—you’re building the person you’ll become🥹
aku manifest kantor begini dan atasan yg amanah, leadership nya bagus, rekan kerja yg playful, welcome, dan nggak toxic, aaamiiin. yakin banget sama timing nya Allah, karena Allah maha baik dan ar rahman ar rahim 🤗
Allah bener2 maha baik, dari sekian banyak nyaa yang gue lamar waktu itu, gue keterimanya di kantor ini, masya allah yang gue harapin semua terwujud😭
1.Masuk kerja 08.00 - 17.00 ontime
2. Cuti selagi kerjaan aman boleh2 aja
3. Temen2 disini vibes nya masya allah baik2 banget
4. Kopi, snack, bahkan sampe ke indomie eskrim semuanyaaa adaa
5. Gaji di atas UMR
6. Bonus Tahunan ada
7. Mau shalat dan jajan aman, bebas selagi ngga ganggu pekerjaan bahkan ngga pernah motong waktu istirahat.
cc:threadthikakartikaaa16
terus jadi suka gerak buat olahraga gitu? iyaa, karena aku suka perasaan ownership sm hal2 yg aku lakukan dan achievement setelah lari yg langsung kerasa. perasaan lega dan enteng, bahkan pas start lari pelan2 rasa sedih ama cemas itu jadi kabur – nggak kepikiran lagi
capek banget aseli, ampe rasanya muak. Apalagi kalau ditanyain "sekarang kerja mbak?" "terus sekarang ngapain kegiatannya di rumah?" "buruan kerja" ama orang2 yg they dont even membiayai sekolah atau hidup ku. plis stop basa basi kepo itu
kak, di situasi sekarang cari kerja tuh emang susah banget….
jangan gampang ngira orang nganggur itu karena mereka pengen nganggur. trust me, most of us would LOVE to have a stable job and income. but the reality is job hunting right now is exhausting as hell
loker bodong di mana-mana, scam recruitment, lowongan yang ternyata udah ada “orang dalem”, syarat makin nggak masuk akal, dan persaingan makin gila
kalau belum pernah ada di posisi itu, at least have a little empathy. being unemployed is already stressful enough without people judging you for it
wkwkw sampe ada waktu aku bener2 sedih karena ga lolos seleksi kerja bulan april kemaren (rejection mah udh ada beberapa tp yg itu entah kenapa sedih nya nyedih bgt). terus decide untuk lari (olahraga), buat coping mechanism & ternyata rejection itu bener2 jd redirection buat w
kak, di situasi sekarang cari kerja tuh emang susah banget….
jangan gampang ngira orang nganggur itu karena mereka pengen nganggur. trust me, most of us would LOVE to have a stable job and income. but the reality is job hunting right now is exhausting as hell
loker bodong di mana-mana, scam recruitment, lowongan yang ternyata udah ada “orang dalem”, syarat makin nggak masuk akal, dan persaingan makin gila
kalau belum pernah ada di posisi itu, at least have a little empathy. being unemployed is already stressful enough without people judging you for it
Kalo masih ada yg bilang petamax kan cuma buat org yang mampu wkwkwk eitss menurut gua akan ada efek domino yang muncul setelahnya.
Dan efek domino ini justru bisa nyampe ke orang yang bahkan nggak pernah isi Pertamax sekalipun.
1. Orang langsung cari alternatif yang lebih murah Ini perilaku manusia paling normal.
Kalau Pertamax naik, sebagian orang bakal pindah ke Pertalite. Masalahnya, Pertalite itu kuotanya terbatas. Kalau yang ngantri makin banyak, tekanan ke stok juga makin besar.
2. Pertalite makin rame
Kalau permintaan naik terus, antrean makin panjang. Yang biasanya isi santai jadi rebutan.
Yang nggak kebagian?
Ya terpaksa beli BBM yang lebih mahal.
3. Biaya transportasi dan logistik pelan-pelan ikut naik
Di negara kepulauan kayak Indonesia, hampir semua barang harus diangkut. Begitu biaya energi naik, biaya distribusi ikut naik. Dan biaya distribusi yang naik itu biasanya nggak berhenti di jalan.
Ujung-ujungnya diterusin ke konsumen.
4. Harga barang ikut naik seperti Beras. Sayur. Makanan. Jasa kirim. Ojol.
Bahkan UMKM kecil pun bisa kena. Karena modal operasional mereka ikut naik.
5. Daya beli makin tertekan
Ini yang menurut gua sering diremehin.
Gaji nggak naik setiap bulan. Tapi pengeluaran bisa naik pelan-pelan. Awalnya mungkin nggak kerasa.
Tapi lama-lama orang mulai mikir dua kali sebelum belanja. Mulai nahan konsumsi. Mulai batal checkout.
6. Yang kena bukan cuma orang kaya
Narasi "yang pake Pertamax kan orang mampu" menurut gua terlalu sederhana.
Karena ekonomi itu saling terhubung.
Ketika biaya di satu titik naik, efeknya bisa nyebar ke mana-mana.
Kadang yang kena justru orang yang nggak pernah isi Pertamax sekalipun.
Makanya menurut gua yang perlu dilihat bukan cuma siapa yang pakai Pertamax?
Tapi juga: apa yang terjadi setelah Pertamax naik?
Karena sering kali yang bikin berat bukan kenaikan harganya. Tapi efek domino nya.
kita seringkali mikirin hal hal yg ga seharusnya kita pikirin, makanya sering stress.
padahal itu ranahnya Allah. all we shud do cuma doa dan ikhtiar. sisanya Allah yg atur☺️