kenapa harus cemas?
kan pada akhirnya tujuan hidup cuma satu :
“Inaa sholati, wanusuki, wamahyaya, wamamati illahi rabbil’alamin.”
sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku, matiku, hanya untuk Allah.
kalo semuanya untuk Allah, maka setiap luka pun jadi ibadah, setiap sabar jadi pahala, dan setiap detik hidup jadi jalan pulang menuju ridha Nya.