Padahal, Bank Dunia sudah merevisi standar garis kemiskinan terbaru, sebesar US$2,15 per kapita per hari tapi, Indonesia masih pake standar lama, US$1,9.
Masih relevan enggak tuh?
| Narasi Daily
Itulah harapan Sumarsih terhadap para mantan aktivis ‘98 yang sekarang duduk sebagai anggota DPR RI.
Tak cuma Ibu Sumarsih, tapi juga putri bungsu proklamator kemerdekaan Indonesia, Halida Hatta, yang menyerukan kegelisahannya terhadap kondisi demokrasi di negeri ini.
Aksi Kamisan ke-828 di depan Istana Merdeka pada Kamis (22/08/2024) ini, sekaligus memperbesar suara penolakan terhadap DPR RI yang sepakat membawa RUU Pilkada ke rapat paripurna DPR.
Aksi ini diikuti oleh sejumlah akademisi, masyarakat sipil, dan aktivis.
| Narasi Daily
NASIB MASYARAKAT ADAT
Tangis warga masyarakat adat pecah mendengar putusan majelis hakim Pengadilan Negeri Simalungun yang menjatuhkan vonis 2 tahun penjara kepada Sorbatua Siallagan (65). Sepanjang hidupnya tinggal di rumah kayu berlantai tanah, Sorbatua diminta juga membayar denda Rp 1 miliar, uang yang tak pernah dia bayangkan.
Sorbatua yang mempertahankan hutan adatnya dinyatakan bersalah karena menduduki konsesi kawasan hutan milik PT Toba Pulp Lestari. Sorbatua berdiri tertunduk lesu mendengarkan putusan yang dibacakan majelis hakim yang diketuai Dessy Ginting dengan hakim anggota Anggreana E Roria Sormin dan Agung CFD Laia di Simalungun, Rabu (14/8/2024).
Jerni Elida Siallagan, anggota masyarakat adat Oppu Umbak, mengatakan, warga adat merasakan miris atas hukum di negara ini. Mereka dipaksa bersalah karena mempertahankan tanah ulayatnya.
”Bapak Sorbatua tinggal di rumah kayu berukuran 4 meter x 5 meter dengan lantai tanah. Namun, diminta membayar Rp 1 miliar dan harus dipenjara selama dua tahun karena mempertahankan tanah adat,” kata Jerni.
Sahabat Kompas dapat membaca artikel selengkapnya di sini https://t.co/SlztQi70NZ
#MasyarakatAdat #AdadiKompas
🚨Gerbang Pancasila Gedung DPR RI JEBOL ‼️✊
Trisakti berhasil menjebol Gerbang Pancasila dan langsung melakukan Orasi‼️✊🫡
#TolakPolitikDinasti#KawalPutusanMk
PERINGATAN DARURAT
Kalau kalian melihat poster berwarna biru dengan tulisan PERINGATAN DARURAT, ini memang darurat.
Teman-teman, ini perlu kita sebarkan. Pertama, karena kita marah, dan berhak untuk itu.
Kedua, supaya sebanyak-banyaknya orang tahu apa yang terjadi di gedung DPR bukan rapat untuk kepentingan rakyat.
Presiden dan DPR harus menghentikan segala upayanya menentang Putusan Mahkamah Konstitusi.
Simak Catatan Najwa selengkapnya dalam video.
| Mata Najwa
Demokrasi Indonesia kembali berada di persimpangan krusial. Nasibnya ditentukan hari-hari ini oleh Ibu/Bapak wakil rakyat di DPR yang masing-masing dari mereka memegang titipan suara ratusan ribu rakyat Indonesia. Ibu/Bapak ketua partai memanggul kesempatan dan tanggung jawab yang sama pula saat ini.
Kita sampaikan harapan kuat kepada mereka semua agar berpikiran jernih dan berketetapan hati mengembalikan konstitusi dan demokrasi Indonesia kepada relnya, sesuai cita-cita reformasi. Semoga setiap mereka menjadi bagian yang dicatat dengan baik dalam sejarah perjalanan bangsa.
“Mereka baru lahir semalam!”
Seorang bapa di Gaza Palestin pergi untuk mendapatkan sijil kelahiran untuk dua anak lelakinya yang baru lahir. Dia kembali menemui mereka mati selepas Israel membunuh mereka dalam serangan di sebuah apartmen di Menara Al-Qastal, timur Deir Al-Balah.