『📢』Important Notice
Kami mengajak semua orang untuk menonton live tersebut secara menyeluruh dan memahami apa yang NI-KI sampaikan berdasarkan perkataannya secara langsung, bukan hanya dari pengalaman pribadi atau interpretasi masing-masing.
Konser dan fansign memiliki tujuan yang berbeda, sehingga keduanya juga sebaiknya dinikmati sesuai dengan tempat dan situasinya. Dengan memahami hal tersebut, kita dapat bersama-sama menciptakan lingkungan fandom yang saling menghargai dan memberikan dukungan kepada NI-KI dengan cara yang positif.
Mari terus menciptakan lingkungan yang positif dan mendukung NI-KI dengan bijaksana.
Ni-ki’s Live
🔗 https://t.co/OyAccOpokb
Reporting portal for malicious posts
🔗 https://t.co/e9x2Jjhv5N
[📢]
We’ve been seeing a lot of misinformation and misinterpretation surrounding what NI-KI shared during his recent live. To provide proper context and prevent misleading narratives from spreading, we would like to clarify a few points. Please see the image attached to this post.
We encourage everyone to watch the full live and understand NI-KI’s words and actions based on what he has actually expressed, rather than relying on individual experiences or personal interpretations.
Concerts and fan sign events each serve different purposes and should be enjoyed accordingly. By being mindful of the appropriate time and place, we can all represent the fandom with respect and pride.
Let’s continue creating a positive environment and supporting NI-KI with respect.
Ni-ki’s Live
🔗 https://t.co/8Y7KoEqGdL
Reporting portal for malicious posts
🔗 https://t.co/UWXN2l7FHo
ILLIT were styled in crown-caps made by London based indie designer, Yasmina from her A/W25 campaign, “Wrought Angel” for their ‘I Got Your Back (Armor version)’ concept photos 🖤
(@/yasmina___________ on insta)
sedih banget liat gimana banyak orang justru ngarahin semua kesalahan ke nk. padahal kalo kita bener-bener paham apa yang dia bilang disini, dia sama sekali gak nyebut nama siapapun, gak menunjuk satu orang tertentu, bahkan gak membahas satu kejadian spesifik. yang dia sampei cuma sesederhana dia mau semua orang nikmatin konser bersama, dia juga mau perhatiin engene yang dapet bagian belakang supaya semuanya bisa sama-sama having fun. itu aja...
kenapa narasinya berubah jadi "nk nyindir si A" atau "gara-gara nk". dari mana kesimpulan itu dateng? kritik yang sifatnya umum bukan berarti otomatis ditujukan ke satu orang tertentu.
kalo emang ada fans yang melakukan sesuatu yang dianggap kurang tepat, orang boleh aja kritik perilakunya. tapi kritik itu berhenti di situ... but see, yang terjadi setelahnya justru jauh lebih parah. hate train, hujatan berjamaah, orang-orang yang ngerasa paling bener, sampe akhirnya lupa kalo di balik layar ada manusia yang ngebaca semua itu.
banyak orang sedari kemarin mengecam tindakan yang dianggep "mengganggu kenyamanan orang lain", tapi mereka sendiri gak sadar sedang melakukan sesuatu yang jauh lebih nyakitin. mereka menghakimi, menyerang, mempermalukan, dan terus menumpuk kebencian seolah-olah itu bentuk keadilan yang pantes. padahal itu juga bullying.
sekarang justru nk yang dijadiin kambing hitam. seolah-olah semua berawal dari dia hanya karena dia nyampein pendapatnya. siapa yang bener-bener memilih untuk membanjiri seseorang dengan kebencian?? itulah orang-orang yang ngetik komentar jahat itu sendiri. keputusan untuk melakukan cyberbullying ada di tangan mereka, bukan di tangan nk.
selama ini enhypen terlalu sering mendem semuanya sendiri. begitu akhirnya mereka mulai lebih terbuka, mulai berani nyampeim apa yang mereka pikirkan dan apa yang mereka rasakan, respons yang mereka terima malah kayak gini. kata-kata mereka dipelintir, niatnya diasumsikan, lalu dijadiin senjata untuk nyalahin mereka atas tindakan orang lain.
terus gimana woi? apa mereka harus diem terus? apa setiap kali mereka mencoba honest, mereka harus takut kalo ucapannya bakal dipotong konteksnya lalu dipake buat menyerang mereka? udah cukup banget. gue udah kenyang dengan narasi enhypen deserve the biggest apology karena emang sebanyak itu yang salah paham sama mereka.
banyak orang yang bahkan bukan bagian dari fandom ikut nyebarin narasi ini tanpa tau konteks lengkapnya. cuma liat potongan informasi, baca satu tweet, lalu langsung ikut bikin tweet, nyudutin member demi rngagement. masalah kayak gini terlalu serius untuk disimpulin dari asumsi atau rumor.
stop mengubah kritik yang bersifat umum jadi pembenaran untuk melakukan perundungan massal. yang menghancurkan seseorang itu justru ribuan orang yang memilih untuk numpahin kebencian tanpa batas dengan dalih keadilan.