jangan ragukan keseriusan @Puspen_TNI urus sampah. markasnya aja rela dijadikan tempat sampah kok. sila baca liputan investigasi yg pernah kukerjakan tujuh tahun lalu
BREAKING NEWS
Seorang pelajar bernama Nopison Tebai (21) meninggal dunia setelah ditembak anggota Kepolisian Resor Dogiyai di Kampung Dogimani, Distrik Dogiyai, Kabupaten Dogiyai, Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 09.00 WIT.
Baca selengkapnya: https://t.co/OmFP3kQmks
nasionalisme indonesia itu dilahirkan en dikembangkan oleh para intelektual bukan tentara, sebab itu menjadikan tentara sbg rujukan pemahaman nasionalisme bkn saja gagal paham sejarah, tetapi juga mengerdilkan pemahaman nasionalisme indonesia
Usut Tuntas 16+ Pelaku, bukan hanya 4
Berdasarkan temuan investigasi TAUD, fakta-fakta terungkap: dari rute yang terencana, OTK yang terindikasi, hingga pola pergerakan yang sistematis dan terlatih.
Sebuah ironi. Pemerintah tlh menyetujui 50 ha unt markas Batalyon Teritorial Pembangunan di Sorong Selatan. Sementara masyarakat adat di sana dipersulit unt mendapatkan pengakuan atas wilayah hutan adat mereka.
#PapuaBukanTanahKosong
Media yang berbadan hukum dan menjalankan kegiatan jurnalistik dapat dikategorikan sebagai perusahaan pers. Status tersebut tidak bergantung pada verifikasi administratif yang dimiliki.
Abdul Manan (anggota Dewan Pers)
Abdul Manan: Status badan hukum dan kerja-kerja jurnalistik rutin sejak 2014 menjadi bukti Magdalene adalah perusahaan pers yang dilindungi UU Pers.
https://t.co/OeBxgrhG04
@okkymadasari celakanya, menteri dan wamen sama2 mantan jurnalis. bahkan wamennya pernah jadi ketua aliansi jurnalis independen (AJI) yang memperjuangkan kebebasan pers
Pernah penasaran kota atau daerah tempat kamu tinggal dulu keliatannya seperti apa ratusan tahun lalu?
Ada website yang ngumpulin lebih dari 1 juta peta historis dari seluruh dunia dalam satu platform.
Gratis, bisa dicari berdasarkan lokasi, dan resolusinya tinggi.
Namanya OldMapsOnline.
"... tradisinya menentang penguasa yang lalim, pada seruan pembebasannya, serta pada tradisi keberaniannya untuk berkorban, dianiaya, dan menjemput maut."
studi peristiwa g30s 1965 yg berorientasi kpd asing justru menyenangkan pelaku sesungguhnya krn ngambil alih peran sentral aktor lokal mengorkestrasi kejahatan, scr ga langsung sejalan dgn narasi sejarah orba, jg kolonial yg bilang pribumi bodoh tak berdaya tanpa kulit putih