Architectural Lighting Designer | aku dan lampu-lampu anehku✨
I will post literal random shits that may-or-may-not be useful.
⚠ Lighting Threads on pinned
KING INDO JUARA ASIA WOOOOYYYY😭😭😭😭😭 SIAPA SANGKA SQUAD YG AWALNYA DIRAGUIN KARENA BAWA PEMAIN DENGAN RATA USIA TERMUDA AKHIRNYA BISA BAWA INDONESIA JUARA😭😭😭😭 BANGGA BANGET BANGGA!!! CONGRATS BOYYYSSS!!!
Dapat kabar dari teman-teman nakes, seorang dokter di TTU, NTT meninggal dunia sore ini setelah diintimidasi anggota DPRD. Sebelumnya dokter ini menangani pasien anak yg mengalami gigitan ular.
Teman2 jurnalis di NTT, tolong dipantau kasus ini...
beredar surat tentang kegilaan cara kerja kopdes :
- Barang datang , dikordinasikan Babinsa, bukan pengurus Kopdes
- Barang dijual, oleh pegawai Agrinas yang ditempatkan di gerai
- Uang hasil jual, diambil PIC Agrinas setiap 2 hari, bukan ke pengurus
- UMKM lokal jualan, tapi bayarannya nunggu Agrinas, kapan tidak jelas dan tidak di kasih sampe hari ini
- Pengurus Kopdes, tidak dilibatkan sama sekali dalam rantai manapun
- Yang punya kontrol, Agrinas + Babinsa/Kodim
- Kopdes bukan milik desa nama desa dipinjam,
- tapi kendali penuh ada di Agrinas & militer.
- Pengurus hanya jadi pajangan
this issue got me stressed looking all of yall be acting like 02 voters yang gak napak tanah since yall living in your own bubble ngerasa “ya terus kalo udah gini harus gimana kan udah kejadian” “ya kalo udah minta maaf harus apalagi” “tolong take down ya biar masalahnya gak makin lebar”, on the other hands he also be like “ah bukan ranah gw” “whats the matter”
padahal pointnya bukan after statement and clarification udah selesai beres but how yall act to ignore this issue tuh…. haduh…. pantesan masalah politik di indonesia aja banyak yang gak melek, some of you juga when pemerintah ngelakuin direspect that affects to your life jg kayak “yaudah aja kita tetep hidup masing2” kok bisa ya gak ada rasa moralnya, awareness dan logikanya jalan gitu????
kalo udah begini apa bedanya lu pada sama 02 voters yang selalu membela, mewajarkan, dan memaafkan hal hal yang diranah atau bukan diranah kalian?
Ngomongin masalah aman atau enggak, Instagram salah satu seniman ARTJOG hilang tidak lama setelah opening. Karya kawan kami, Mbak Hana, menampilkan tentang mereka yang dituduh "merah" dan diculik tanpa proses hukum yang adil, mengkritisi kekejaman pemerintah pada masa itu.
Yang belum tau, dia ini dosen Fisipol UGM sekaligus direktur di lembaga riset Celios. Namanya Mas Media. S2 dan S3 dari The University of Manchester. Omongannya tajem, kritis, dan selalu based on data. Tentu tidak disukai kaum-kaum boikot UI dan UGM.
Cara membedakan aksi demo bayaran atau murni gerakan rakyat di Indonesia itu gampang banget.
Kalau demonya dijaga aparat, bahkan dibiarkan bebas berarti berpotensi demo settingan penguasa.
Kalau demonya dihalangi mati-matian sama aparat, bahkan disuruh bubar, itulah demo yang sesungguhnya demi kepentingan rakyat.
Konsep “demo tapi mendukung” saja sudah aneh.
“Tapi kan, Bang, ada demo dukung Palestina?”
Jadi gini, dek.
Gerakan dukungan itu tetap masuk akal kalau arahnya membela pihak yang tertindas atau menekan pihak yang punya kuasa.
Demo dukung Palestina, misalnya, bukan membela kekuasaan.
Itu bentuk solidaritas kepada korban dan tekanan moral kepada negara/lembaga internasional.
Nah, ketika ada yang turun ke jalan untuk membela pemerintah yang sedang berkuasa, apalagi di saat pemerintah itu sedang dikritik...
monyet bodoh yang baru lahir saja tahu kalau itu bukan gerakan murni, tapi bagian dari upaya mengamankan narasi kekuasaan.