Mereka mengambil roti yang menjadi hakmu,
lalu menyisakan remahan untukmu,
dan mereka mengatakan
“kau seharusnya berterima kasih kepadaku.
Berkat aku, kau tidak mati kelaparan”
cc:threadalek.zidan
Juventus defender Lloyd Kelly was initially sent off after being shown a second yellow card — his foot made contact with the back of Galatasaray winger Baris Alper Yilmaz's leg after jumping for the ball.
The yellow card was then upgraded to a straight red following a VAR check. A curious decision...
@FandomID_@sarbennn persib pgn Djibril Coulobaly di depan dan Gustavo di tengah, tp Djibril-nya ternyata harus paketan bareng Konate Makan. the rest is history.
Secara komparatif, kelas pengusaha Indonesia jelek, bodoh, dan gaptek.
Alasannya, mereka muncul bukan lewat kompetisi Darwin, tetapi lewat kroni-kronian.
Salah satu keluarga terkaya adalah keturunan maling yang dulu merampok kayu bulat di Jawa Tengah bareng Kolonel Soeharto.
Setelah Reformasi, terjadi deindustrialisasi dan commodity boom dan sepertinya tren ini malah semakin parah. Kelas pengusaha pribumi yang muncul malah lebih busuk, lebih rampok, lebih malas, dan lebih gaptek.
Ciri khas pengusaha-pengusaha payah, bodoh, dan gaptek ini adalah sangat sibuk di parpol dan politik, karena hanya dari situlah mereka bisa mendapat uang, proyek, dan tanah. Mereka tidak bisa untung lewat cara lain.
Hari ini lebih dari separuh anggota DPR adalah pengusaha semacam ini.
Misal, barangkali ada pengusaha perusahaan pesawat yang kualitas maskapainya sungguh jelek dan menyedihkan, sehingga satu-satunya cara bertahan adalah menjadi waketum partai dan mendirikan monopoli lewat situ seperti mafia.
Beberapa seperti di Cilegon malah secara langsung merampok pengusaha dan bisnis yang datang. Mereka secara praktis sudah bukan lagi pengusaha, melainkan preman yang hanya bisa merampok dan memalak. Entah mengapa preman-preman semacam ini malah iseng masuk ke asosiasi-asosiasi pengusaha.
Mereka tidak mampu dan tidak mau berkompetisi dan berinovasi di pasar yang bebas. Alasannya karena mereka payah, bodoh, lamban, tidak kreatif, dan gaptek.
Orang-orang payah dan lamban seperti ini akan langsung dilindas gepeng oleh kegesitan dan kecerdikan kelas pengusaha, kelas STEM, dan kelas manajerial China dari China, yang lahir dari tiga kombinasi maut antara neraka kompetisi Darwin yang tanpa ampun, dukungan kebijakan industri, dan sistem pendidikan.
🗣️| Zio Pat Evra on Instagram: “First all i want to thank Tudor, thank you mister for everything, but this is no longer Andrea Agnelli's Juventus, who was always with us and taught us the club's history.
My message to the current players, if you are not willing to give up even your family for Juve, then you are just children and you must leave. Coaches cannot be fired all the time. When I was at United and they sacked Moyes, I felt like shit because it's the players who go on the field not the coaches.”
ZIO PAT 🤍🖤
Menolak lupa, Himi ga mau momen kemarin hilang begitu aja… Yuk intip serunya talk show bareng kak Fridericiana Marie 😍
Ohh iyaa, next kamu pingin HEYKAMA undang siapa lagi nih? 🤔
🚨Protests Erupt in Indonesia.
In Jakarta thousands have been protesting against corruption and exploitation:
🚔 At least one civilian was killed after being run over by a Brimob vehicle
📢 Students are demanding an end to lawmakers’ obscene privileges — housing allowances worth 50M rupiah a month while ordinary people struggle to survive.
✊ Workers are on the streets, calling for an end to outsourcing and fighting for dignity, fairness, and protection on the job.
🚔 The government responds with tear gas, water cannons, and repression, but the people refuse to be silenced.
📱 Authorities are even pressuring social media platforms to censor voices of dissent.
The protests aren’t just about allowances or outsourcing. It’s about justice. It’s about ordinary Indonesians saying enough is enough.
"Anak saya sudah tidak ada," kata Herlina, ibu Affan Kurniawan, sambil menangis di sisi jenazah anaknya.
Affan tewas setelah rantis Brimob melindasnya, Kamis malam (28/8). https://t.co/Kgp2sVEhHD
Some Indonesian citizens have started raising the Strawhat Pirates flag as a symbol of protest against current government conditions.
And the officials government are considering it an act of rebellion and thinks the flag is a threat
Kamu bukan proyek yang harus selesai.
Kamu adalah proses yang layak dirayakan.
Kadang kamu bakal ngerasa sendiri,
kadang lelah, kadang ragu.
Tapi selama kamu masih mau jujur sama diri sendiri dan tetap bertanya;
kamu sedang bergerak ke arah yang benar.
kamu yg sekarang lagi alamin kesulitan dan dipenuhi kesedihan - sebenernya lagi nabung senang dan bahagia di hari yg paling aman dan nyaman nanti.
gak harus selalu semangat, tp pastiin semua at least baik-baik aja.