@tanyarlfes Kata² plng membekas di gw smp skrng tuh yg ini. "Orang2 yg ak sukai sekalipun psti punya sisi yg membuatku tak nyaman, tdk ada org yg bnr² kusukai seutuhnya. Apkh mngkn itu adlh alasan mengpa aq diam² mnjd muak? Mngkin sj itu adlh alasan mengapa aq sllau merasa sndiri & terabaika
Knp di dunia ini ga ada sistem cuti ya, gw mau usul fitur ini sih. jadi semisal kita lagi ngalamin hal berat kita boleh dlu cuti dr kehidupan ini buat sehari dua hari, trs abistuh ntr lanjutin lagi.
bangunan atau tugu kena coretan demonstran dan tiba-tiba semua orang peduli soal vandalisme, merusak cagar budaya, yadda yadda
tapi hutan 1jt++ hektare, cagar alam yang digaung-gaungkan jadi “paru-paru dunia” dibiarin kebakar macam gaada yang peduli ntuh
BEM UI SERUKAN UNTUK “PERANCISKAN INDONESIA”
IMO, hanya karena demonstran di Perancis banyak yg menjarah toko, merusak fasilitas umum, melakukan bbrp hal lain dan ketika UI menggunakan kata "Peranciskan Indonesia" bukan berarti UI mengajak masyarakat utk menjarah toko/properti milik rakyat. Ketika berbicara tntng "Nepalkan Indonesia" juga bukan berarti menyuruh masyarakat utk membakar rumah pejabat/mengejar pejabat yg kabur/menangkap presiden
Narasi "Peranciskan Indonesia" lebih kpd ajakan seluruh lapisan masyarakat utk bersatu melawan rezim, bukan menjarah atau melakukan tindakan anarkis
Kita barangkali agak sulit untuk meniru budaya Prancis. Kita belum punya catatan sejarah bagaimana kekuasaan dan pengadilan rakyat biasa bisa memenggal kepala elite kekuasaan.
mungkin karena "budaya Prancis" tidak melibatkan ujaran "semoga dibalas oleh tuhan" dan "nrimo ing pandum." bagi mereka surga-neraka ya di realitas yang kita tinggali sekarang.
kalo ada yg ngeluh demo bikin macet, sini gue kasih paham. dmn2 demo emg salah satunya biar lu yg anteng2 apatis ini ikut terganggu, ikut mendesak, ikut melawan. gila2an pengen kayak perancis, baru macet 5 menit aja senewen, yg diserap cuma tas branded sama kwasong doang awoakwkw
Rumahku masih jadi basecamp temen2 buat ngumpul, walaupun jarang banget karena udah pada sibuk. Tapi pas renov rumah, aku memang sengaja nyiapin space buat kumpul2. Kalo ga dipake temen2ku atau istri, bisa dipakai temen2 anakku kelak.