Kadang jeda itu perlu…
Bahkan algoritma pun tahu cara menunggu tanpa mengeluh.
Istirahatlah, namamu akan kembali bergaung ketika kamu siap bersinar lagi.
Tenang saja…
Semesta dan algoritma sama-sama tahu kapan harus berhenti, kapan harus kembali mencari.
Setiap kali kita bertemu di lipatan takdir
Peluk aku sebelum aku sirna
Sebelum tiba waktu kembali membuatku menguar ke udara
Sebelum sementara yang lain memisahkan kita
Sementara itu abadi dan hilang adalah pasti
Kau tahu dan biar saja aku habis di telan bumi
Entah pada perjalanan keberapa
Mungkin kita akan bertemu lagi dalam bentuk lain
Teruntuk orang yang paling aku sayang, aku akan terus menyebut namamu.
Bahkan, kamu adalah salah satu alasan aku agar bisa hidup di dunia yang fana ini.
Bila suatu hari nanti terdengar kabar kematianku, temanilah aku sampai aku masuk ke dalam rumah terakhirku. Ridhoilah kepulanganku, dan maafkanlah aku.