@Cm20Fr@ulljus nah ini lgi2 yg udh saya sampaikan, “mengajari cara org mengkritik”, menurut keyakinan saya harusnya fokus pada substansinya. toh bebas-bebas aja maba mau menyampaikan pendapat/aspirasinya di mana. entah ke cp, menfes, sosial media yg lain 😁✌️
@Cm20Fr@ulljus -untuk berpendapat seperti itu, kan klo gamau gausahh dilakuin gapapa itu juga hak dan pilihan kalian. toh para maba hanya menyarankan dan berpendapat saja 😁✌️
@Cm20Fr@ulljus etika yg kamu pake dari sumber yg mana ya? agama kah? budaya adat kah? hukum positif kah? ingat sumber etika di indonesia tidak hanya 1-2 saja, jadi menurut saya “etika” yg anda maksud ranahnya abu-abu dan multitafsir.. toh meminta klarifikasi itu jg hak maba kok-
@Cm20Fr@ulljus menurut keyakinan saya ya… kalo emng mau diukur dengan output. jelas maba ini sudah kritis dan aware sama hak mereka! dan salah satu bentuk kritis itu tentu masuk dalam konsep global dari kaderisasi kan? (kalo salah gpp sanggah aja) agar maba dapat berpikir kritis !
@Cm20Fr@ulljus apakah kebebasan berpendapat selalu diukur oleh output? justru saya baru tau akan hal itu… karena yg mereka lakukan ini dijamin kok oleh undang-undang dasar dan undang-undang!
@ulljus benci itu wajar selama bukan ke ranah personal. jdi maba boleh2 saja untuk benci atas konsep penugasan oleh panitia karena memang punya dasar rasionalisasi yg jelas 😁✌️. kecuali para maba ini udh ke ranah personal ya.. baru gaboleh 👍🏻
@ulljus monggo bisa dicek makna “benci” di kbbi apa. sangat wajar kalo panit dan maba itu tidak sejalan/tidak saling suka karena kalian punya landasan dan rasionalisasi masing2 kan? selama ini di menfes yg dipermasalahkan dri kmrn adalah bentuk intimidasi atas sikap kritis para maba toh?
@ulljus “saya benci atas statement anda”, “ saya benci atas ideologi anda”, “saya benci atas gagasan anda” itu boleh! justru itu esensinya dari kebebasan berpendapat. yg ga dibolehin itu kan klo udh ada perlakuan intimidasi dan penekanan agar pihak yg bersebrangan harus sejalan sama kita
@Cm20Fr@ulljus nah statement anda yg blg “framing lu yg penuh asumsi” malah justru saya berpandangan bahwa anda yg seperti itu. emang bisa dibuktikan klo yg pada speak up di menfes cmn nyari validasi? tau klo yg speak up niatnya gmn? itu kan jg berdasarkan asumsi anda saja….
@Cm20Fr@ulljus toh yg disampaikan para maba kan dijamin hak konstitusional nya oleh uud 1945. menurut saya alih2 mengajari cara org mengkritik lebih baik balas dengan argumen dan rasionalisasi yg jelas. toh kalo rasional juga ga akan sepanjang ini kan? itu sih pendapat saya boleh ga setuju 😁✌️
@Cm20Fr@ulljus sekarang yg tanggapannya tidak etis siapa? apakah maba? engga kan?. statement kayak gini baru keluar karena kepentingan panitia terganggu atas sikap kritis dari para maba kan? selama ini udh beribu2 menfes kenapa ga berstatement seperti itu?
@ulljus siap kalo itu pendapat anda, tpi next hargain juga ya hak setiap orang, terserah mereka mau speak up di forum ketemu langsung atau di menfess. saya tau niat anda baik tpi saya berpendapat bahwa anda tidak sepatutnya berstatement seperti itu.
@ulljus ya itu juga hak mereka toh, kan itu esensi dari kebebasan berpendapat, satu ga setuju sampaikan yg satu lgi ga setuju sampaikan. yg dipermasalahin dari statement anda kan kalimat “jangan apa2 dimenfess in”. padahal itu hak org mau speak up di menfess apa engga
Pad! sebagai kating jujur proud bgt ama kalian meskipun msh maba udh kritis. next kalian klo osfak/osjur nemu kejanggalan/hal yg menurut kalian salah, jgn takut ungkapkan kebenaran/pendapat kalian. mari kita putus budaya abang2 an, senioritas, dan penindas di unpad ini! smgt 🫶🏻