Bagi yang belum yakin tentang rapor merah Prabowo-Gibran:
1. Nilai tukar rupiah terendah sepanjang sejarah
2. Kabinet tergemuk sepanjang sejarah
3. Presiden paling sibuk ke luar negeri dan wapres paling tidak berguna sepanjang sejarah (51 kunjungan dalam 2 thn, sementara Jokowi 58 dalam 2 periode)
4. Nominal utang & suku bunga APBN terbesar sepanjang sejarah
5. Proyek Korupsi termahal sepanjang sejarah
6. Praktek Nepotisme terparah sepanjang sejarah
7. SDM generasi muda terendah sepanjang sejarah
Di Majalah Intisari, mencanggih-canggihkan diksi termasuk yang agak dilarang. Seingatku, editor selalu berpesan begini: pembacamu itu sudah banyak persoalannya, jangan kau tambahi lagi dengan istilah-istilah yang barangkali tidak terlalu familiar baginya
“Hidup yang tak dipertaruhkan, tak akan pernah dimenangkan (und setzt ihr nicht das Leben ein, nie wird euch das Leben gewonnen sein)” adalah kutipan dari Friedrich Schiller, penyair dan filsuf Jerman, dalam sajaknya berjudul Reiterlied (1797) yang artinya Lagu Penunggang Kuda.
Sutan Sjahrir mengutip penggalan sajak itu dalam surat yang ditulis dari penjara Cipinang (16 Desember 1934) dan surat dari pengasingan Boven Digul (24 November 1935).
Gerwani memang jd organisasi yg mengedepankan urusan domestik, termasuk perkawinan. Berikut kata Umi Sardjono dlm buku tsb. krn bagi Umi, itu bagian dr perlawanan melawan sexe diskriminasi
Sila unduh:
https://t.co/hYRfOiArQu
⚠️ Alerta! Alerta!!
Sekali lagi, PERINGATAN KERAS dari kami untuk seluruh tim kreatif kubangan lumpur (sppg) agar bisa lebih kritis lagi dalam melahirkan ide konten. Kami mengecam dan mengutuk konten-konten yang sarat dengan aroma ped*filia seperti ini.
Kami tidak peduli dengan narasi pembelaan apapun, kami memegang teguh prinsip bahwa anak di bawah umur TIDAK BOLEH untuk dijadikan objek konten bernuansa asmara, berapapun usia lawan main pemerannya. Ini dilarang untuk dinormalisasikan, ini menjijikkan! 🫵🏻
Orang di foto ini.
1. Sjahrir, anak jaksa
2. Agus Salim, anak Jaksa juga. Kepala Kejaksaan Riau jaman Belanda
3. Sumitro Djojohadikusumo, anak Ketua DPA pendiri Bank BNI
4. Sudjatmoko, anak dokter inlander generasi pertama lulusan Belanda.
5. Charles Tambu, anak imigran Tamil