Ceritanya suamiku lagi goreng tahu
๐ฉ๐ปโ๐ฆฑ: Mas, misalnya kamu jadi bapak rumahtangga mau gak?
๐ง๐ป: Kamu mau jadi TKW?
๐ฉ๐ปโ๐ฆฑ: Enggak, bukan gitu.. Maksudku misalnya aku jadi wanita karier, terus gajiku sekitar 2,5-3jt, tapi kamu harus di rumah aja nyiapin keperluanku mulai dari masak, nyiapin bekal buat aku, beberes rumah, nyuci, terus pas aku pulang semua harus udah rapi.
๐ง๐ป: (diem ๐๐)
๐ฉ๐ปโ๐ฆฑ: Kamu juga gak boleh dekil. Harus selalu wangi dan pake baju bagus. Tapi kamu cuma aku kasih 2jt/bulan. Mau gak?๏ฟผ
๐ง๐ป: Kalau kerjaan sebanyak itu, 2jt aja gak cukup donk!!
๐ฉ๐ปโ๐ฆฑ: Laaaaahhhh kamu ada ngasih aku segituuuuu????
๐ง๐ป: Hehehe iya ya (sambil garuk-garuk kepala)
Bukti kalau perannya dibalik, cowok gak akan mampu ๐คฃ๐คฃ๏ฟผ
BARU BERANI UPLOAD SEKARANG๐
Jadi waktu itu aku gak sengaja liat hp suami ada yg nelfon, dan ternyata mertua, dan sengaja gak aku angkat, karena kalau nelfon pasti hal yg berbau โada maunyaโ makanya gak aku angkat. Dan dugaan aku tepat sekali. Ternyata sudah nelfon 2x dan isi chatnya begini. Karena aku kesal karena hal kaya gini bukan sekali atau 2 kali, jadinya aku jawab seperti itu, salah gak sih aku jawab seperti itu? Aku sebenernya kesal ke semuanya termasuk ipar aku๏ฟผ Karena dia bener bener tukang kompor + hanya berani berlindung ke bumer, padahal dia tau kalo suami juga tiap bulan ngasih ke bumer yg jumlahnya gak sedikit, sekalinya kita gak kasih pinjem, malah ngerasa tersakiti๐ฅฒ๏ฟผ
cc: alenabls
Setelah menanti kehadiran buah hati selama 22 tahun, pasangan asal Sumenep, Madura, Mina dan Yusuf, akhirnya merasakan kebahagiaan menjadi orang tua. Keduanya dikaruniai bayi kembar laki-laki dan perempuan yang lahir dengan selamat pada Kamis, 2 Juli 2026.
Dokter yang menangani keduanya menjelaskan bahwa Mina dan Yusuf berhasil memperoleh kehamilan hanya melalui satu kali program bayi tabung. Pasangan yang sama-sama telah berusia di atas 40 tahun tersebut diketahui berasal dari Dusun Sumur, Desa Keramat, Kabupaten Sumenep, dan menjalani program tersebut hingga akhirnya berhasil menyambut kelahiran anak kembar mereka.
via: tiktok/drbennyarifin
cuma 67.800 udah dianter 2x makan --> mode pasrah dan balas dendam
i mean like kalau beli di toko 25+30+15+15
eh dikit si diskonnya. tp kudu effort jalan ๐๐ปโโ๏ธ๐๐ปโโ๏ธ
semoga ga diabetes ๐๐ปโโ๏ธ
Gw punya temen yang kalau libur panjang atau weekend dia menghilang total.
Bukan pergi ke mana-mana.
Tapi literally tidak kemana-mana.
Di kos.
Sendiri.
Kasur + Netflix+ GoFood Dan jadi combo hibernasi buat dia.
Tidak ada interaksi sama siapa pun.
Tidak ada chat yang dibalas kecuali yang penting. Tidak ada nongkrong.
Tidak ada janjian.
Bahkan untuk makan dia tidak mau kelur GoFood saja supaya tidak perlu ketemu orang.
Gw tanya lu tidak kesepian?
Dia bilang tidak.
Ini justru yang gw tunggu-tunggu seharian kerja.
Dan gw mulai paham.
Dia bukan pendiam.
Di kantor dia normal.
Diajak ngobrol nyambung.
Diajak nongkrong mau.
Tidak ada yang curiga dia tipe yang suka menyendiri.
Tapi ternyata semua interaksi sosial itu buat dia ada harganya.
Setiap meeting.
Setiap small talk di pantry.
Setiap zoom call.
Setiap 'eh lu sudah makan belum' dari rekan kerja itu semua menguras energi dia secara diam-diam.
Dan weekend adalah waktu dia bayar semua utang energi itu kembali.
Kata dia kalau Senin gw belum rebahan cukup di weekend, gw masuk kantor pasti susah fokus.
Ini yang psikologi menyebutnya introvert bukan dalam artian pemalu atau antisosial.
Tapi orang yang recharge energinya bukan dari keramaian tapi justru dari kesendirian.
Dan yang menarik dia tidak merasa ada yang salah dengan dirinya.
Tidak merasa harus diperbaiki.
Tidak merasa harus dipaksa lebih sosial.
Dia tahu persis cara kerjanya sendiri dan dia desain hidupnya sesuai itu.
Gw rasa banyak orang yang sebenarnya sama kayak dia tapi selama ini merasa bersalah karena tidak mau keluar di weekend.
Merasa ada yang aneh karena lebih pilih kasur daripada cafe.
Tidak ada yang aneh.
Lu mungkin cuma belum sadar bahwa diam itu bukan kesepian.
Kadang itu justru cara paling efisien untuk jadi manusia yang berfungsi normal keesokan harinya.
Guys Prabowo baru saja digugat di PTUN Jakarta.
Bukan oleh partai oposisi. Bukan oleh politisi. Tapi oleh koalisi masyarakat sipil CELIOS, AJI, WALHI, Indonesia for Global Justice, dan beberapa organisasi lainnya.
Gugatannya soal apa?
Perjanjian dagang Indonesia-Amerika yang Prabowo tanda tangani tanggal 19 Februari 2026 tanpa persetujuan DPR. Tanpa partisipasi publik yang bermakna.
Namanya Agreement on Reciprocal Trade atau ART.
Dan ini bukan gugatan receh.
Pasal yang dilanggar sudah jelas. Pasal 11 UUD 1945 presiden mau bikin perjanjian internasional soal perdamaian, perang, atau perdagangan harus minta persetujuan DPR dulu. UU Nomor 24 Tahun 2000 tentang Perjanjian Internasional pasal 2 dan 10 juga dilanggar.
Sebelum gugatan ini masuk CELIOS sudah kirim surat keberatan resmi ke Presiden tanggal 23 Februari. Berdasarkan undang-undang Presiden punya 10 hari kerja untuk merespons.
Batas waktunya 9 Maret 2026.
Tidak ada respons. Tidak ada tanggapan. Tidak ada tindakan apapun.
Diam total.
Dan diam itu dalam hukum administrasi negara โ bukan berarti tidak ada masalah. Justru sebaliknya. Diam itu memperkuat landasan gugatan.
Dua hari setelah batas waktu habis gugatan resmi didaftarkan ke PTUN Jakarta.
Koalisi juga minta provisi agar PTUN menunda pelaksanaan ART selama proses sidang berlangsung sampai ada putusan berkekuatan hukum tetap.
Bhima Yudhistira dari CELIOS bilang sesuatu yang perlu digarisbawahi.
ART bukan perjanjian dagang biasa. Ini perjanjian yang secara fundamental mengubah arah kebijakan ekonomi Indonesia dari kedaulatan nasional menuju ketergantungan struktural pada kepentingan Amerika Serikat.
Dan ini perlu dikaitkan dengan yang sudah gw bahas sebelumnya.
Mahkamah Agung Amerika sendiri sudah memutuskan bahwa Trump tidak berwenang menentukan tarif dagang tanpa persetujuan Senat. Artinya fondasi hukum dari sisi Amerika juga bermasalah.
Malaysia sudah batalkan perjanjian serupa setelah putusan itu keluar. Bilang terang-terangan โ perjanjiannya tidak ada lagi.
Dan sekarang Indonesia punya dua masalah sekaligus.
Dari dalam perjanjian ditanda tangani tanpa prosedur konstitusional yang benar. Digugat di PTUN oleh masyarakat sipil.
Dari luar fondasi hukum perjanjian itu dari sisi Amerika juga sudah digugurkan pengadilannya sendiri.
Perjanjian yang dari dua sisi hukumnya bermasalah. Dan tidak ada satu pun penjelasan publik yang transparan dari pemerintah soal manfaat konkretnya bagi rakyat Indonesia.
Feri Amsari sudah bilang ini dari awal kalau presiden tidak patuh konstitusinya sendiri dan tidak ada yang bisa mengawasi karena DPR koalisinya satu suara yang hilang bukan sekadar prosedur.
Yang hilang adalah jaminan bahwa keputusan sebesar ini diambil dengan akuntabilitas yang seharusnya.
tp ya taun ini lebarannya suasana baru pake bgt ๐ฅฒ kalau dipikir bakal aneh dan sreg kalau ga lebaran bareng ortu. tp kan ya aku udah bukan tanggungan ortu lagi. keluargaku juga nambah. egois si kalau aku nuruti pengenku. tinggal dijalani aja si ๐ง๐ปโโ๏ธ