Wanita bisa diperkosa karena bersuara.
Wanita difitnah pelacur, dicecar karena bersuara.
Wanita dihina fisiknya, dimatikan karakternya karena bersuara.
Dan saya sebagai wanita tetap memilih untuk bersuara. Karena nyatanya dunia masih jahat sekali pada wanita.
kabarnya sekolahan di malaysia sampai diliburkan, karena asap dari kebakaran hutan & lahan kalimantan sampai sana. singapura juga udah bersiaga nyiapin satuan tugas khusus kabut asap.
tapi di indonesia? mana ini menteri dan dan wakil rakyatnya, kok diem diem aja gak ada aksi.
Buzzer dongok pasti langsung bilang:
“Aksi ini didalangin PDIP karena pakai simbol 3 jari!”
Padahal ini simbol Vox Populi Vox Dei.
Suara Rakyat adalah Suara Tuhan.
Bukan suara partai.
Bukan suara buzzer bayaran.
Bukan suara yang lagi cari dalang biar isu rakyatnya kelihatan kotor.
Kalau setiap kali orang angkat tiga jari langsung dituduh PDIP, berarti otaknya cuma sanggup berpikir sampai sebatas nomor urut 2024.
Rakyat lagi nanya soal harga, MBG, KKN, dan kemerdekaan yang cuma jadi seremoni.
Itu bukan agenda partai.
Itu suara yang udah lama ditahan.
Vox Populi Vox Dei.
Silakan buzzer teriak “dalang” sekeras-kerasnya.
Suara yang bener tetap lebih keras.
Sudah sering saya bilang, anak mesti ikut aturan orang tua, jangan dibalik. Mereka akan tuman kalo dibiasakan selalu dikasih kompromi ketika mereka menangis, itu berarti air mata lebih efektif daripada bicara baik2. Jangan kalah sama tangisan anak. 😊
Laporan langsung media internasional dari lokasi gempa M7,7 di Flores, NTT, Sontak menelanjangi kebohongan klaim manis pemerintah soal penanganan bencana.
(Buat MBG 1T / hari, buat bencana galang donasi)
saking privilegenya gak sadar kalian tuh ganggu banget. gaya hidup dan aturan agama kalian tuh ganggu hidup orang lain. selalu dan selalu ganggu. gimana orang lain mau hidup tenang kalau selalu ganggu dan bikin kerusuhan. jangankan ateis, agama lain juga sering mengkritisi.
kadang gue sedih sama argumen “jangan lecehin perempuan, imagine if she was your mom/sister/daughter.” like… perempuan shouldn’t have to be someone you love, belong to you, or be related to you for you to recognize her as a human being who deserves basic human decency
Sosok dr. Melinda dari Puskesmas Dampek
Beliaulah yg kmrn mengirim pesan wa, salah 1 Nakes yg kemarin melayani begitu bnyak pasien korban Gempa bersama tim Puskesmas Dampek,
Sorot mata tak bisa bohong, Apresiasi buat semua Nakes Flores 🙏🏻Sehat selalu semuanya
Kebakaran lahan terjadi lagi sore ini (19/8) di Lianganggang, Kalsel.
Beneran deh, kita harus mulai buka mata buat Kalimantan. Kondisinya udah semengkhawatirkan itu dan butuh perhatian serius dari kita semua.
#Karhutla#KalimantanMenjerit