Menjadi waras untuk hal yang membuat hampir gila itu sangat sulit
Berjuang mati-matian untuk kembali waras dan sehat butuh dukungan dan effort lebih
Apalagi harus selalu waras demi anak
Hanya dukungan dari Allah adalah jalan dan pilihan tepat
Kehilangan barang yang harus ditukar dengan rasa sakit dan trauma mental ke anak itu tidak sebanding
Hancur lebur semuanya, tak ada lagi kepercayaan dan tempat untuk bersandar selain Allah SWT
Hati seorang wanita itu mudah pecah
Tapi gimana rasanya kalau di buat pecah berkali-kali dengan orang yang kita sayang dari kecil hingga saat ini
Semua ku lakukan, semua ku turuti tapi balasannya hanya cacian
Kehilangan uang ratusan ribu tidak sebanding dengan uang puluhan juta
Kunci dalam rumahtangga agar langgeng dan harmonis adalah komunikasi
Kalau komunikasi aja tidak seimbang bahkan tidak ada komunikasi dengan baik
Komunikasi hanya seperlunya saja dan debat karena permasalahan
Lalu apa fungsi komunikasi disini
Jalan tengahnya hanya 1 "psikolog"
Tiga pilar hidup seorang Kartini Muda di masa kini:
1. Pengetahuan
2. Kebenaran
3. Aksi
Permudah hari-harimu dan gunakan 3 pilar ini sebagai pedoman setiap langkahmu!
#TigaPilar#KartiniMuda
Tidaklah dari manusia itu hidup, melainkan setiap waktunya adalah ujian.
Jika ia diberi kebahagiaan maka sedang diuji agar diketahui bagaimana syukurnya. Jika diberi kesedihan maka sedang diuji agar diketahui bagaimana sabarnya.
Kita sedang dapat ujian apa saat ini?
TIPS Doa Cepat Makbul
1. Solat awal waktu
2. Amal sedekah setiap hari
3. Buat baik dgn mak ayah
4. Doakan org sekeliling
5. Solat Dhuha setiap hari
6. Baca Quran setiap hari
7. Solat taubat setiap malam
8. Maafkan orang sekeliling
9. Mudahkan urusan org
10. Istighfar selalu
Apapun yang kita usahakan apabila Allah gagalkan itu berarti belum baik untuk kita, catat dalam diri kita, bahwa intinya Allah mau berikan sesuatu hal yang lebih baik dari itu semuanya. Udah itu aja, jangan mikir yang lain.
Seiring berjalannya waktu, sebagai anak, kita tak akan sanggup menggambarkan secara pengorbanan orang tua. Jasa yang sudah diberikan orangtua terlalu besar, yang semestinya kamu kenang hingga akhir hayat.
Tiktok : https://t.co/tEI8dDLYfl
Belajar tenang, karena aku pernah menyesal terburu-buru. Belajar berhenti marah, karena aku sering melihat penyesalan akibat marah.
Belajar ikhlas, karena aku tahu Allah Maha Adil. Belajar memulai lagi, karena hidup terus berjalan.
Kamu boleh hancur lebur.
Kamu boleh remuk redam.
Kamu boleh luluh lantak.
Tapi kamu tidak boleh hilang.
Karena mungkin saja bagi seseorang di luaran sana dirimu adalah alasan mengapa dirinya menjadi lebih sering berdo’a.”
— Jangandengerin
Ketika kamu ikhlas menerima semua kekecewaan hidup, maka Allah akan membayar tuntas kekecewaan mu dengan beribu-ribu kebaikan
(Sayyidina Ali bin Abi Talib)