jadi gini guys, awal awal islam muncul tuh, ziarah kubur sempet dilarang Rasul. karena zaman itu masih kenceng kan tradisi jahiliyyahnya
jd saat itu Rasul khawatir kalo ziarah kubur justru malah jd gerbang awal atau celah celah org melakukan kesyirikan (nyembah kubur misalnya).
nah tapi, setelah itu datang hadits yg Rasulullah justru menganjurkan laki laki maupun wanita utk ziarah kubur utk 2 manfaat :
🔅peziarah bisa mendoakan mayit dan mengingat kematian
🔅yang diziarahi (mayit) bisa mendapatkan doa dari peziarah
BUTTTT
hukum wanita berziarah kubur sendiri ada 3 pendapat ulama :
1. diharamkan
2. dimakruhkan
3. dibolehkan
kenapa ada ulama yg berpendapat diharamkan dan dimakruhkan? karena khawatir wanita saat ziarah kubur terutama ke org yg ia sayangi, bisa jadi terbawa perasaan. jadi meraung raung, meratap, dll.
namun, pendapat yg rojih oleh mayoritas ulama adalah pendapat yg membolehkan wanita berziarah kubur (baik haidh maupun tidak) karena banyak hadits yg membolehkan wanita berziarah kubur selama tdk menimbulkan fitnah (tdk histeris, tdk bersolek, tdk ikhtilat (campur baur)/sentuhan cewe cowo dll) karena wanita jg butuh utk mengingat kematian.
kecuali wanita yg ditinggal mati suaminya, maka dia gaboleh ziarah kubur termasuk kubur suaminya selama 4 bulan 10 hari karena dia masih dlm masa ‘iddah 😄
wallahu a’lam bishshowaab
dalil?