Terik membakar,
Kemarau panjang.
Di tepi ladang aku merenung:
Masih adakah setes embun di ujung daun,
Walau kutahu itu tak mungkin?
Bencana kemarau menyiks
Mentari beranjak tinggi hampir tepat diatas ubun ubun
Semilir angin pun seperti tak mampu mengusir penat
Dibukanya topi pandan yang ujung sekeliling nya sudah caping lalu dikipas kipaskan kedadanya yang terbuka karena kancing bajunya yang sudah hilang
Rebah dirindang pohon Cemara berhias bunga Kamboja
Tanah merah bertabur bunga
Dan lantunan ayat suci mengema penutup rasa duka
dan selamat jalan untuk ragaku yang rapuh
Aku berbaring dalam hening sepi....
Burung gereja nakal bermanja bermadi tanah debu jalanan
Sebentar terbang mengejar pasangan nya
Dan kembali berguling dipanasnya debu jalanan
Bahagia itu ada disana
Aku terpana di bawah terik kemarau ini,,,
#puisi1bait
Dan seperti daun, ranting berguguran tak tahan didera panas mentari kemarau ini
Nyanyian angin lirih berbisik
Kemarau barulah tiba dan masih akan mengulang masa,,,
#Puisi1bait
Ku tau bola matamu berkaca
Karena hatimu tergores luka
Namun kau dara tersenyumlah karena bintang dilangit genit berkedip
Seakan dia mengerti kan menjadi teman setia pelipur laramu
@willy_dear#SetraSari2000
*BALADA GITAR SENDU*
Denting petikan gitarmu menyanyikan melodi
Memecah sunyi dibawah sinar rembulan yang redup meremang
Lagu itu lagu sendu
Lagu itu penglipur lara
Seakan kau tumpahkan semua isi rindu di biduk hatimu,
#SetraSari2000
Kutulis jejak ku dipasir berdebu
Biar pun nanti dihapus hembus angin
Aku tetap berjalan tak lelah membelah waktu
Hingga ku jumpai ujung hatimu dan kuraih tulus cintamu
#puisi1bait
Diutangi Mandor Proyek Masjid Raya Sheikh Zayed Solo Rp 145 Juta, Pemilik Warung Ini Sampai Jual Perhiasan
Baca selengkapnya di sini: https://t.co/jNFFYW180x
Ridwan Kamil sukses MENDOWNGRADE dirinya sendiri
Padahal, komentar pak guru tsb bahkan tidak termasuk kategori KRITIK apalagi KASAR dan MENGHINA
Pak guru hanya bertanya "Anda dalam posisi apa? Gubernur, kader partai atau sbg RK?"
RK lalu DM yayasan, pemimpin kok BAPERAN amat?
Ridwan Kamil sukses MENDOWNGRADE dirinya sendiri
Padahal, komentar pak guru tsb bahkan tidak termasuk kategori KRITIK apalagi KASAR dan MENGHINA
Pak guru hanya bertanya "Anda dalam posisi apa? Gubernur, kader partai atau sbg RK?"
RK lalu DM yayasan, pemimpin kok BAPERAN amat?