Karena saya adalah Jenggala Tandus. Jika ingin menjadi bagian dari saya, hadirlah sebagai Tirta Amarta. Sebab, saya terlalu kemarau jika kau hadir sebagai Baskara.
pulang ku sekarang mungkin membuatku sakit
tapi pulang mu nanti, aku harap tidak akan membuatku kembali sakit.
sampai waktunya tiba nanti, jadikan aku selalu tujuan pulang mu itu.
aku akan tetap menunggu, dan aku akan tetap menjaga nya.
aku mau kamu lihat kalau aku bisa untuk menjaga apa yang seharusnya ku jaga, aku mau kamu tau aku akan tetap berdiri untuk jadi rumah yang layak untuk dihuni sang pemiliknya dengan penuh rasa tenang dan aman.
dan aku akan tetap disini, menunggu waktu nya kamu datang dan pulang.
aku pulang dan saatnya aku untuk menata kembali bagian bagian yang sempat berantakan itu,
antara diri sendiri, lalu keluarga, kemudian cinta.
dan kalaupun cinta itu masih ada, biarkan dia yang menemukan jalan nya.
percayalah, diri ini akan selalu terjaga dan menjaga.
aku dengan kecintaan ku kepada langit yang sekarang sudah ada kamu disana.
terbang lebih tinggi ya paa, dan aku akan melangkah lebih jauh lagi untuk bisa menggapai apa yang kamu harapkan dariku. 🖤
perempuan seperti aku,
pada akhirnya akan pulang kemana?
kepada gemuruh yang membuatnya merasa hidup?
atau…
kepada teduh yang sanggup menenangkan seluruh riuh?
kapal berlayar sampai tubuh nya retak oleh jarak,
melawan arus yang terus menggigit,
badai yang mengoyak, gelap yang menelan.
jika akhirnya ia karam, biarlah laut yang berbicara.
ia tidak runtuh, tidak kalah,
ia hanya berhenti pada titik yang dimana kuat pun sudah tak lagi cukup.
diantara tanggung jawab dan impian, aku sering kehilangan arah.
tapi setiap kali lelah, aku tahu…
Tuhan tidak pernah tidur, Dia melihat semua perjuangan diam itu.