Menteri Desa PDT Yandri Susanto angkat bicara menyikapi maraknya peredaran konten negatif yang menampilkan seseorang mirip dirinya, itu tidak benar dan menyesatkan. Narasi provokatif dan menyesatkan yang diunggah oleh akun media sosial itu menyebutkan jika dalam radius dua
Menteri Desa, Yandri Susanto, tidak pernah menyatakan bahwa pemerintah akan menutup warung kecil, toko kelontong, maupun melarang pendirian usaha di sekitar Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Menteri Desa, Yandri Susanto, tidak pernah menyatakan bahwa pemerintah akan menutup warung kecil, toko kelontong, maupun melarang pendirian usaha di sekitar Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, membantah beredarnya video di media sosial yang menampilkan sosok mirip dirinya dan berisi pernyataan terkait Koperasi Desa Merah Putih. Ia memastikan video tersebut merupakan informasi palsu dan menyesatkan. Dalam
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, membantah beredarnya video di media sosial yang menampilkan sosok mirip dirinya dan berisi pernyataan terkait Koperasi Desa Merah Putih. Ia memastikan video tersebut merupakan informasi palsu dan menyesatkan. Dalam
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, angkat bicara terkait viralnya video di media sosial yang menampilkan sosok mirip dirinya. Yandri menegaskan video tersebut tidak benar dan menyesatkan. Dalam narasi itu disebutkan ada aturan larangan mendirikan kios
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, angkat bicara terkait viralnya video di media sosial yang menampilkan sosok mirip dirinya. Yandri menegaskan video tersebut tidak benar dan menyesatkan. Dalam narasi itu disebutkan ada aturan larangan mendirikan kios
Selamat Hari Anak Nasional! ✨
Hari ini bukan sekedar perayaan, tapi juga pengingat: tak boleh ada satu pun anak yang tertinggal👫🏻
Setiap anak berhak tumbuh di lingkungan yang penuh kasih sayang, rasa aman dan nyaman.
Semoga setiap tawa, setiap warna, dan setiap impian mereka