Aku selalu sunyi dalam keriuhan, karena dalam keramaian, manusia hanya sekilas-sekilas memandang satu sama lain. Keramaian adalah gembok amat rapat bagi ilmu pengetahuan dan kedalaman.
https://t.co/PHcX3UhExF
Mereka mencuri rotimu.
Lalu memberimu remahnya.
Kemudian membuatmu berterima kasih atas kebaikan hati mereka.
- Ghassan Kanafani, Penulis Palestina, tentang Israel.
saya selesai menonton tanggapan Prof @zainalamochtar ini, dan ada empat yang saya catatan:
1. secara tersirat, presiden ke luar negeri, bukan sepenuhnya agenda negara, tetapi bisa jadi agenda pribadi. Karena hal itu yang bisa menjelaskan, mengapa uang pribadi bisa digunakan.
2. pak Seskab perlu menjelaskan, batas isrisan mana yang digunakan, tatkala menggunakan uang pribadi atau uang negara.
3. publik perlu mendapat pencerahan, investasi yang masuk itu apakah hasil langsung dari kunjungan ke luar negeri, atau seperti apa. Agar tidak sekedar klaim.
4. kerja diplomasi adalah kerja kolektif. Presiden tidak bisa berfungsi sendiri. Ada peran menlu, diplomat, pengusaha, dll. agar agenda diplomasi tepat sasaran.
kalau ketemu Prof. Zainal, saya akan katakan:
โGa ada obat, Prof. Mantapโ โจ
Kalo bukan karena video dari Kemensos, publik nggak bakal tau kek gimana daleman kantornya buna dan gimana bisa seorang menteri harus unggah-ungguh menghadap jabatan setara esmelon medioker.
Kunker katanya ditambahin pakai dana pribadi, giliran kurban pakai apbn. Jumlah rombongan katanya dikurangi, tapi frekuensi kunjungan naik berkali-kali lipat. Well.. logikanya cerdas banget. Tapi kita ga bs apa-apa kan? Jadi yaudah, kerja aja yg rajin biar ga telat bayar pajak ya. Mereka butuh duit banyak.
Abaikan hiasan dinding kantor seskab.
Fokus ke caption tweet kemensos. it's very concerning.
Menteri ngucapin terima kasih ke Seskab (eselon 2) krn meluangkan waktu untuk menerima laporan perkembangan pekerjaan.
Menteri lapornya ke Presiden lah. Seskab mah sekretaris biasa.
Ini seskab jadinya selevel wapres bahkan lebih.
Berapa banyak missing information selama ini yg terjadi karena menteri di-gatekeep ga bisa lapor langsung ke presiden?
Coba dipikir.
Cita2 pingin industrialisasi, bikin mobil dan ponsel sendiri
Tp belanja APBN Top 3 nya: BGN, TNI, Polri
Programnya: MBG, Kopdes, Gentengisasi
Budget R&D to GDP cuma 0,28%.
Preman di mana2. Kepastian hukum ga pasti.
Gimana industrialisasi dan investasi bisa jalan?