@v0 OK, here's "Are you human? Or are you dancer?"
A dance-based CAPTCHA challenge.
Pull off the dance moves to proceed. Uses TensorFlow MoveNet to evaluate your dance form.
Try it here: https://t.co/FiWDCTTWMZ
Luke shared the URL from the original phishing email with me, so I'd like to showcase it a bit.
Planning to record a video to walk through it, but don't have a chance to record for the next few hours... so will roll with a Twitter/X thread for now ๐งต
Maybe because we want to stay in X instead of baking a clone? ๐
But okay, coba kita estimasi bareng as if aku tech founder yang ingin capitalize momentum ini ๐๐ป
Kalau dibangun dengan proper & scalable, estimasiku 5 senior engineers + 3 designers dalam 4 minggu bisa rilis MVP yang achieve 80% core feature parity. (timeline, posting, fanouts)
Ini bikin dari scratch sesuai use case & traffic pattern yang akan dihadapi, ngga sekedar reusing some templates.
Sekedar comot template ngga akan scalable sampai level jutaan user yang social media perlu attract supaya bisa self-sustaining. Ngga scalable artinya akan sering down atau lambat kalau sudah agak ramai, bikin user2 jadi ngga mau pakai lagi.
Total salary budget untuk timnya sekitar 250 juta/bulan di bulan pertama (assuming founders salaries = 0) ramping up ke 400 juta/bulan di bulan kedua dan ketiga as we add dev teams for apps.
Cloud infra cost bakal ~10 juta/bulan pas launch & ramping up ke 350 juta/bulan assuming a very aggressive organic growth ke 1 million active users dalam 6 bulan.
Aggressive growth seperti di atas juga yang bikin infra kita mau ngga mau perlu di cloud. Karena:
1๏ธโฃ Kita mau bisa fleksibel alokasi infra sesuai growth patterns yang seringkali unpredictable.
2๏ธโฃ Kita mau dalam 6 bulan pertama itu bisa fokus ke value-adding product development instead of diverting our focus ke wrangling infra scale ups.
3๏ธโฃ Kita mau runway yang ada ngga malah terserap banyak ke expensive upfront capex kalau kita procure server2 onprem sendiri.
Dengan semua di atas, kita bisa initial MVP launch di web, apps launch di bulan ketiga, core feature parity di bulan keenam. All with Beta label of course. Timnya bisa tetap ngga lebih dari 15 orang asalkan semuanya senior level ke atas.
Total cost untuk 6 bulan pertama: ~2.2 miliar untuk salaries, ~1 miliar untuk cloud infra. Monthly burn rate setelah itu 750 juta/bulan, jadi seed fundraising ~$1 million cukup untuk runway 2 tahun pertama assuming minimal budget for marketing karena fokusnya ke 100% organic growth.
Kalau selama seed di atas bisa dapat traction, bisa raise Series A untuk accelerate growth via marketing.
Tapi aku biasanya beranggapan seed itu seharusnya organic growth dulu. (e.g., fokus ke bangun produk teknologi yang bisa attract banyak users lewat word of mouth or virality dengan sendirinya karena saking bagusnya dan bergunanya โจ)
Kenapa tech bisa sampai semahal $500K/tahun padahal ada template yang kita bisa beli seharga $49 saja?
Karena ini bedanya tech yang works, sparks joy โจ & grows, vs tech yang sekedar formalitas jadi, tapi frustrating to use, sering ngga stabil/ngga aman/ngga bisa dipakai, dan ujung2nya kehilangan momentum dan dwindle karena ngga deliver value bagi user2nya.
And trust me, if we can commit (and have strong proven track records) to execute & deliver the aforementioned 1 million monthly active users growth within six months, a lot of VCs will be more than willing to fund that $1 million seed because that's actually incredibly cheap. ๐
๐ User behaviour observations on the web
We continue to include lots of frustrating elements our websites.
Not surprisingly, it's causing people to distrust websites ๐
โ https://t.co/oYgjXMRnqH
By @vitalyf from real usability tests
#uxui#uxdesign#productdesign#ux
Bismillah.
Uneg-uneg sarjana arsitektur tentang ribut-ribut masjid Kang @ridwankamil, sejarah masjid, segitiga dajjal, dan apalah-apalahnya itu.
Maap isinya panjang.
โ a thread โ