Kronologi Road Rage di Tebet: Pasangan Motor Dihajar di Depan Anak Kecil, Pelaku Kabur Setelah Tantang ke Polsek
(1) Kronologi nya : saya baru pulang terapi dari rumah sakit arah pulang, kejadian di lampu merah perempatan soepomo atau di depan mitsubishi dan indomaret poin.
Pelaku ini dari arah pancoran mau belok ke arah tebet(lampu hijau), posisi kami mau ke arah pancoran dari saharjo (lampu merah)
Kita posisinya ada di sebelah kiri jalan, kita maju sedikit karena ada yg mau belok ke kiri langsung. Kita sama sekali tdk menutup jalan si pelaku , jalanan sangat lega, tidak ada senggol menyenggol kendaraan, tp entah kenapa pelaku nyamperin kita dan berteriak kata2 kasar.
funfactnya adalah dr. Icha sudah melapor sejak 14 Juni. ke Badan Kehormatan DPRD, ke Dinkes TTU dan ke IDI.
semua jalur resmi sudah ditempuh. tapi yang membuat kasus ini akhirnya "bergerak cepat" bukan laporan itu, melainkan "kematiannya"
dinkes TTU memang sudah menyatakan keprihatinan sejak awal. tapi keprihatinan saja tidak menghentikan apa pun. tidak ada tindakan tegas dan konkret yang membuat dr. Icha merasa lebih aman untuk kembali bertugas.
RS Leona baru menemui Bupati untuk minta maaf, setelah dr. Icha meninggal dan kasusnya ramai di media, setelah izin operasionalnya terancam. bukan saat dokternya "masih hidup dan ketakutan" untuk kembali bekerja.
"dimana perlindungan RS terhadap dokternya??"
Golkar baru menugaskan pemanggilan kadernya hari ini. PKB baru berencana tabayun. Semua "akan", dan "baru menugaskan", serta baru "berencana".
kata- kata kerja masa depan, padahal kasusnya sudah berlangsung dua minggu sebelum dr. Icha menghadap yang kuasa.
sungguh miris "kepedulian itu baru muncul" setelah ada yang harus meninggal lebih dulu.
"apakah harus ada nyawa melayang dulu baru peduli?"
Ini pola yang lazim dan sering kita lihat di negeri ini. Institusi bergerak cepat untuk pemulihan citra, tetapi lambat untuk pencegahan.
surat keprihatinan dikirim cepat. izin RS dibekukan cepat. tapi perlindungan nyata, yang seharusnya hadir SEBELUM seseorang putus asa, "datang terlambat."
dr. Icha sudah melakukan semua yang seharusnya. Melapor lewat jalur resmi, mengikuti SOP, mencari pendapat dari yang lebih ahli, berusaha bertahan. sistem yang gagal menjaganya bahkan di tengah ia berusaha menjaga dirinya sendiri. beliau menjadi korban.
RS gagal melindungi karyawannya, dinkes gagal melindungi tenaga kesehatannya, IDI gagal melindungi anggotanya, badan kehormatan DPRD gagal membina anggotanya. MIRIS
Plot twist dari presser Menkomdigi siang ini: 31% serangan spam komentar judol nyasar ke akun INSTANSI PEMERINTAH.
Bukan akun receh, akun resmi negara, gengs.
Pelakunya? Bot asing dari Brazil sampai India, kerja otomatis nyebar komentar massal.
Solusinya? Menkomdigi sendiri ngaku di depan wartawan: akun resmi pemerintah gak bisa diputus aksesnya karena... ya resmi.
Rumah sendiri kebobolan spam judi 24 jam, tapi kuncinya gak ada yang pegang.
Sementara itu besok, 1 Juli, rakyat jelata wajib registrasi biometrik wajah & sidik jari biar "akuntabel dan transparan."
Lo aktivasi SIM card disuruh scan muka, tapi akun .go.id yang jadi etalase iklan judol cuma dijawab "akan dikoordinasikan."
Anomalinya bukan di rakyat yang anonim, Bu Menteri.
Anomalinya di negara yang gak bisa beresin rumah sendiri tapi sibuk minta data biometrik orang lain.
Kalau identitas jelas itu kunci berantas kejahatan, kenapa akun pemerintah yang identitasnya paling jelas seIndonesia malah jadi sarang spam paling subur kedua?
🤔🤷♂️
Realita hidup di INDONESIA :
1. Mobil nabrak/nyenggol motor, langsung pada main hakim sendiri buat hancurin mobil.
2. Motor nabrak mobil, PADA BELAIN PEMOTOR BARENG² DAN ALASAN "KAMI CUMA ORANG MISKIN".
Pada akhirnya apa? Pengemudi mobil yang disuruh harus pasrah dan ikhlas. 🫠
JUST IN: Tanggapan Media Askar, Dosen UGM sekaligus Direktur Kebijakan CELIOS terkait meningglanya 5 calon Manajer KDMP
"Ungkapam duka cita itu tidak mengembalikan nyawa saudara kita"
"Selama 10 tahun terakhir, empat orang meninggal dalam wajib militer di Korea Selatan, dan itu jumlahnya dua juta orang."
"Indonesia, hanya dalam dua minggu, lima orang meninggal untuk pelatihan militer. hanya pesertanya 32.000 orang."
"Lebih ironi lagi, di Korsel itu pelatihan militernya untuk perang, di Indonesia pelatihan militernya untuk calon manajer toko kelontong, ini absurd, ini aneh, ini tidak bisa diterima dengan akal sehat!"
"Jadi cara berpikir kebijakan kita balik lagi ke 1970-an, dan menurut saya, saya sepakat untuk dihentikan saja"
"ANGGARAN ITU MUNGKIN BISA HILANG, TAPI NYAWA ITU TIDAK BISA DIKEMBALIKAN."
Dari sekian banyak pidato, pidato kali ini bener bener nyesek
Rakyat yang bayar gaji kalian, dikritik malah dibales:
“EMANG GUE PIKIRIN” dan disambut tepuk tangan yang meriah
⚠️⚠️MENOLAK LUPA⚠️⚠️
Kontroversi Lolosnya Qatar dan Saudi di Piala Dunia 2026:
✅Pembatalan status tempat netral secara sepihak. Pada awal proses kualifikasi, AFC memberi tahu negara2 peserta bahwa putaran 4 akan dimainkan di tempat netral
✅Secara tiba-tiba, AFC mengumumkan Qatar dan Arab Saudi sebagai tuan rumah untuk seluruh pertandingan di grup mereka masing2 tanpa adanya transparansi atau kriteria pemilihan tuan rumah yg benar2 jelas.
✅Hal ini membuat Qatar dan Arab Saudi diuntungkan karena bisa bermain di kandang sendiri. Sementara negara lain (Irak, UEA, Indonesia, dan Oman) harus main tandang.
✅Jadwal pertandingan yang tak adil dan adanya diskriminasi waktu istirahat. Arab Saudi dan Qatar ditempatkan sebagai unggulan teratas. Jadwal diatur sedemikian rupa sehingga kedua negara ini mendapatkan waktu istirahat selama 6 hari di antara pertandingan mereka.
✅Sebaliknya, tim lawan yakni Irak, UEA, Indonesia, dan Oman dipaksa bermain dgn jeda hanya 3 hari (72 jam). Para pelatih memprotes keras karena durasi ini sangat tidak cukup untuk pemulihan fisik pemain.
✅Polemik status top seeds. Terdapat ketidakselarasan alasan antara AFC dan FIFA mengenai mengapa Qatar dan Arab Saudi jadi unggulan teratas. AFC berdalih karena peringkat FIFA mereka yang tinggi. Sementara FIFA menyebut di situsnya karena mereka adalah negara host untuk menjaga agar tidak berada di satu grup.
✅Terjadi pemangkasan kuota tiket untuk suporter UEA saat melawan Qatar di Doha hanya menjadi 8%. Padahal di pertandingan sebelumnya di stadion yang sama mereka dpt jatah 33%. Hal ini memicu kerusuhan di tribun penonton setelah pertandingan.
✅Ada dominasi gurita politik negara teluk di AFC dan monopoli jabatan. Struktur kepemimpinan AFC didominasi oleh figur dari negara teluk (Presiden dari Bahrain, Wakil Presiden dan Ketua Komite Keuangan dari Arab Saudi, dan Ketua Komite Kompetisi dari Qatar).
✅Sebagian besar sokongan dana terbesar AFC disuplai oleh perusahaan raksasa asal Teluk (Aramco, NEOM, beIN, Qatar Airways, QatarEnergy).
Qatar dan Saudi, dua negara yang merusak fairplay dalam kualifikasi memang lolos. Tapi mereka akhirnya dibantai dgn skor2 telak di Piala Dunia 2026.
Hanya satu kata: mampus!
Pemadaman listrik bergilir itu bukan karena PLN gak beli batubara atau bukan juga karena batubaranya terbatas.
Tapiiii....karena sekarang PLN lagi gak punya uang karena sering diutangin oleh pmrintah.
Kalo mau lihat buktinya bisa baca di laporan keuangan PLN 2025. Terlihat piutang pemerintah melonjak dr 43 T ke 110 T.
Artinya dari tahun 2025 pmrintah punya hutang ke PLN naik 2 kali lipat alias gak mau bayar (tahu lah uangnya buat apa, yap buat embege dan kopdes).
Dan tahun 2026 ini lebih parah sampai dompet PLN kering. Makanya PLN udah angkat tangan kalo suplier batu bara minta harga di atas harga DMO (70 USD).
Beda cerita kalo pmrintah mau bayar hutang, pasti PLN punya uang buat bayar lebih ke suplier batubara.
Pemadaman listrik sekarang ini bukan sepenuhnya salah PLN, karena saat ini pun PLN lagi kocar-kacir. Bahkan merugi.
Jadii...
Udah tau kan kalo pemadaman listrik ini salah siapa?
Clear ya guys, yang pake BIB si bapak adalah istrinya.
Jadi sebenernya belio dan ajudannya udah dapat BIB masing2.
Tapi di hari H sang istri pengen ikutan lari juga.
Jadilah BIB si bapak dipake sang istri, BIB ajudan dipake si bapak.
Makanya ajudannya gak pake BIB.
Mungkin begini kronologi nya.
👮 : kamu ikut jogmar ya?!
👨🏻🦱 : siap komandan, ikut!
👮 : Tapi BIB kamu nanti saya pake ya, kamu tetep ikut lari tapi kawal saya aja. BIB saya diminta istri soalnya, daripada saya gak boleh ikut event ini mending saya kasih aja ke istri, gakpapa ya?!
👨🏻🦱 : (dalam hati mau bilang gak mau tapi takut diskors) siap ndan, laksanakan! 🫡
Nasi udah jadi bubur, bayangin beliau keringat dingin ga bisa tidur, staf dan ajudan dikumpulin, rapat dadakan untuk mengantisipasi segala resiko dan menyelesaikan masalah yang terlanjur viral,
atau mungkin beliau udah dihubungi pangdam untuk segera klarifikasi Menjadi public figure itu berat, ga harus sempurna tapi juga jangan sampai membuat kesalahan, apalagi di era digital sekarang
cc:threadlepaskopling
👨: "bayangkan kami di kampung, anak-anak berangkat ke sekolah naik perahu. kalo ga makan, mana mungkin mereka bisa belajar dengan baik"
👨: "....kami di pelosok, sangat membutuhkan program MBG ini"
🧕: "seperti yang disebutkan, ada sesuatu yg lebih genting dari mengisi perut lapar, yaitu gimana anak-anak tersebut aksesnya masih sangat terhambat"
👨(dalem hati): "lah... iya juga ya"
😭😭😭😭😭😭😭😭😭