Enak banget jadi anak broken home yang cinta pertama anak perempuan ya seorang ayah tapi dunia udah berbeda kerasa udah sedewasa ini butuh banget figure papa😭
Udah ketuaan buat peduli hal hal yg ga penting! Diumur segini udah bisa baca behavior orang, kalau tidak bisa memberikan hal positif buatku, pasti kujauhi. Jadi maaf yaa kalau aku sedikit jutek, bukan karena benci, karena ga sefrekuensi aja.
Tenang saja aku wanita yg sudah tau bagaimana susahnya mencari rezeki, aku tidak akan pernah menuntut lebih darimu, aku hanya minta agar kamu tetaplah menjadi orang tulus dan setia dengan satu wanita, itu sudah cukup.
Pernah lihat orang yg kalo cerita ngomongnya belibet dan bingung sama apa yg dia sampein ? Dia adalah orang yg gatau mau cerita mulai dari mana dulu karena saking banyaknya yg dipendam. Ya ampun
"Bagiku siapapun yg sudah menyia-nyiakan diriku tdk pnya kesempatan apapn itu stlh semua berakhir, krna sblm berakhir sllu kupastikan. Aku sudah berkali-kali memberi dia kesempatan untuk berubah". Beberapa yg udah aku lepaskan tidak pernah sedikitpun ada kata menyesal dihidupku.
Aku melihat esensi lebih berharga dari penampilan.
Aku pernah terlena oleh keindahan lentera saat yg sebenarnya kubutuhkan adalah cahaya.
Aku pernah fokus pada kemewahan jam tanganku saat yg lebih penting untukku adalah waktu.
Jangan pernh nurunin standar kamu hnya krna takut ga ada cowo yg mau atau krna kesepian.
Fokus pd diri sendiri, naikin value, kejar karir atau penddkn.
Jgn takut utk sendiri dan mnjdi versi terbaik. Prcya deh nnti kmu akan brtmu dg pasngn yg seimbang dg kualitas diri kmu.
Jangan melihat wanita dari profesinya, apa dia Dokter, Guru, Bidan, Perawat, dan Karyawan dan lainnya. Karena, kodrat wanita dinafkahi bukan mencari nafkah.
Hanya karena tidak memposting kegiatan atau pekerjaan mu disosial media bukan berarti kamu tidak melakukan hal hal besar. Apa yang dilakukan setiap hari cukup kamu yang tau dan merasakan. Tetaplah rendah hati dan privasi segalanya.