@EdoMaulanaJati1@unmagnetism kan kita punya kemampuan logika dan analisa gan, keliatan ga sekarang beban fiskal bener2 sangat tinggi dengan program2 konsumtif, ga ada program paslon lain seamburadul ini.
STRATEGI PRABOWO DEKATI TRUMP โ GAGAL TOTAL.
CSIS Indonesia baru saja merilis analisis yang cukup keras.
Dan kesimpulannya mengejutkan:
Semua langkah besar Prabowo untuk "membangun hubungan istimewa" dengan Trump โ tidak ada yang berhasil.
____________________________________________________
Tiga keputusan yang dikritik habis-habisan:
โ Bergabung dengan Trump's Board of Peace (BOP)
โก Tanda tangani perjanjian tarif yang lebih menguntungkan AS daripada Indonesia
โข Diam saja ketika Trump serang Iran โ padahal Indonesia selama ini selalu bersuara untuk perdamaian
Hasilnya? Bukan kedekatan strategis. Bukan keistimewaan diplomatik.
Yang didapat justru: pengikisan prinsip politik luar negeri bebas aktif Indonesia.
_____________________________________________
Prabowo membaca satu hal dengan benar:
Trump memang pemegang kunci kebijakan luar negeri AS. Harus didekati langsung.
Tapi Prabowo salah baca karakternya.
Trump bukan tipe yang membalas kesetiaan dengan loyalitas.
Trump bertipe zero-sum โ semua negosiasi harus menguntungkan Washington secara maksimal. Mitra hanya alat.
___________________________________________________
Yang lebih menyakitkan?
Di saat Prabowo sibuk mendekati Trump, negara-negara middle power di seluruh dunia justru sedang membangun tatanan internasional baru โ tatanan yang lebih adil bagi Global South.
Indonesia harusnya ada di garis depan gerakan itu.
Kita punya sejarahnya. Kita punya mandat moralnya.
Tapi kita memilih untuk duduk di sisi yang sibuk membangun tembok tarif.
__________________________________________________
Dalam bahasa diplomatik, itu berarti: blunder besar.
Apakah Prabowo akan koreksi haluan setelah serangan Trump ke Iran mulai memaksa dia mundur dari beberapa komitmen?
Atau Indonesia akan terus terjebak dalam orbit transaksional Washington?
Pertanyaan ini yang akan menentukan wajah politik luar negeri Indonesia untuk 4 tahun ke depan.
Sumber: CSIS Indonesia โ "The High Costs of Prabowo's Strategy Toward Trump" (April 2026)
Penulis: Ann Marie Murphy, Seton Hall University
@xpeacessea tuh jelaskan, pola seperti ini bisa berbagai penyelesaian dan kita dipaksa akui jawaban yg membuat yg benar pdhl semua bobot solusi sama nilainya.
polanya bisa huruf ke tiga, posisi akhir, huruf irisan dll.
tanpa aturan yg jelas bisa menyesatkan logika
https://t.co/zsEghrHhI0
@m_aqhsal@xpeacessea beda jauh test iq dengan soal ginian, test iq ga pernah ada org yg memperdebatkan hasil, tapi soal ginian polanya sangat ga jelas, multitafsir hasilnya bisa sangat ambigu, ga layak untuk melatih logika, cuma untuk hiburan aja.
test iq jelas menerapkan pengenalan pola murni.
@joeybinu@xpeacessea berpikir harus kritis dan terstruktur dalam mengerjakan masalah dengan pola tertentu, kalo soal dirancang dengan pola suka2 yg buat tapi bisa diselesaikan dengan pola lainnya dan hasilnya ambigu, malah ga dapat manfaatnya.
Ini soal bisa berbeda2 pola dalam menyelesaikannya.
@mike_fortess@xpeacessea nah kalo mau asah logika permainan polanya harus jelas ga musltitafsir, hasilnya ga ambigu. Game2 gini suka2 yg buat bisa kita sisip banyak pola trus suka2 yg buat jawab yg bener yg mana, ga melatih logika yg benar.
ada lg clue bulat tiba2 jadi hitungan jam, ada clue aneh2 lg.
@John__Tedy@xpeacessea inilah yg merusak, kalo melatih logika ga boleh ada pendekatan multi tafsir, saran gw daripada buang2 waktu mendingan yg jelas pengenalan polanya minimal maen catur bagus melatih pembelajaran polanya,
@wisnujati34@adekmendala1@xpeacessea lo ga pernah happy dalam hidup lo sekalipun bang ya? pernah tau sarkas? yg suka game ini bakalan suka imaginasi kemana2 gara2 pola pikirnya nggak ada acuannya.
belajar lagi memikir dengan pola pattern atau cuma imaginasi.
@erangu165628@xpeacessea gw cuma saranin daripada buang2 waktu.
banyak game yg pola nya jelas tidak subjektif, cari aja di google game pattern recognition menarik untuk melatih logika.
game ginian bisa aja gw sisipin 3 pola subjektif gw, ntar jawabannya suka2 gw.
atau minimal cobain catur.
@Afrianita16@xpeacessea banyak game yg pola nya jelas tidak subjektif, cari aja di google game pattern recognition menarik untuk melatih logika.
game ginian bisa aja gw sisipin 3 pola subjektif gw, ntar jawabannya suka2 gw.
@John__Tedy@xpeacessea banyak game yg pola nya jelas tidak subjektif, cari aja di google game pattern recognition menarik untuk melatih logika.
game ginian bisa aja gw sisipin 3 pola subjektif gw, ntar jawabannya suka2 gw.
@Loxoury1@xpeacessea banyak game yg pola nya jelas tidak subjektif, cari aja di google game pattern recognition menarik untuk melatih logika.
game ginian bisa aja gw sisipin 3 pola subjektif gw, ntar jawabannya suka2 gw.
@horayoungiezz@xpeacessea kalo memang game ginian ada pola, coba lo minta konversi sama programmer ke bahasa pemrograman, logicnya rusak bro, ada yg pola ngetuk tangan, lihat mata, suka2 yg ngasih game, ga ada pola yg jelas kecuali suka2 si yg buat game.
@mike_fortess@xpeacessea pattern recognizion jelas polanya ilmiah, ini pola subjektif yg ngasih teka teki, ga ada standarisasi yg dikenal dengan kesepakatan umum.