bukan ga mau makan di warteg, tapi kita bungkus dan bawa pulang soalnya sebel pas makan asap rokok ngebul dimana mana (soalnya di negara ini yang bener kudu ngalah)
kepala BGN yg baru:
"kalau anda temukan sekolah rusak, difoto dan dilaporkan saja. ga perlu dibanding-bandingkan dgn dapur MBG karena GA NYAMBUNG"
ga nyambung gimanaa, itu dapur bisa berdiri kokoh krn ngambil anggaran pendidikan
inilah wajah wajah WNI yang menggugat MBG ke MK:
- Miftahul Arifin โ Ketua Taman Belajar Nusantara
- Umran Usman โ Divisi Hukum dan Advokasi Taman Belajar Nusantara
- Dzakwan Fadhil Putra Kusuma โ mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
- Muhammad Jundi Fathi Rizky โ mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
- Rikza Anung Andita โ mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
- Sae'd โ seorang guru honorer
Ini bukan mau fear mongering yaa.
Management mereka pasti punya banyak data internal. Mereka tahu traffic pengunjung harian. Mereka tau tingkat okupansi tenant, tenant mana yang performanya bagus atau jelek. Mereka juga tau riwayat insiden keamanan yang pernah terhadi di mal tersebut.
They have access to information we don't.
Mungkin krisisnya "masih jauh". Bisa jadi ini cuma sikap preventif mereka sama berbagai kemungkinan terburuk di masa depan.