"Tuhan lebih tertarik mengubah hatimu daripada memudahkan keadaanmu. Ia lebih tertarik membuatmu lebih dewasa menghadapi hidup, dari pada membuat hidupmu mudah"
postingan @OFC_mayaseptha
Melihat video bagaimana menstruasi terjadi ini harusnya bisa membuat kita lebih menghargai perempuan.
Menstruasi bukan “cuma keluar darah”.
Bagi jutaan perempuan di dunia, termasuk di Indonesia, setiap bulan adalah perjuangan dengan berbagai keluhan seperti kram perut, punggung pegal, kepala pusing, payudara nyeri, hingga mood berantakan karena hormon. Bahkan pada perempuan dengan endometriosis, mioma, atau PCOS, nyeri dan perdarahan menstruasinya bisa lebih berat.
Untuk para perempuan, kalian hebat banget!
Kalian tetap bangun pagi, tetap kerja, tetap tersenyum, tetap mengurus keluarga, meski di dalam tubuh sedang “perang”.
Terima kasih karena telah kuat.
Baru dapet insight dari senior di kantor :
"Jangan overvalue yourself seberapa pun background pendidikan mu background keluargamu, atau pun kemampuanmu. Be humble untuk terus jadi the most stupid person in the room supaya kamu bisa terus belajar."
Makin tua, makin paham kenapa ada orang yang tiba-tiba hilang tanpa penjelasan.
Gak ada kata pamit, gak ada penjelasan, gak ada kepastian, gak ada closure… cuman JARAK
Karena pada akhirnya, ketenangan pikiran jauh lebih penting daripada capek2 ngejelasin diri ke orang lain…
pernah baca kalo hubungan ibu dan anak perempuan tuh emg complicated.
mereka saling ngerti sebagai perempuan, saling cinta sebagai anak ortu tapi entah bagaimana, juga saling menyakiti tanpa disadari.
kemarin denger sepupu yg lg ngobrol sama nyokap bilang “kita nih naluriahnya kalo cinta sama seseorg, pasti selalu ada rasa ingin memiliki. entah cinta ke pasangan maupun ke anak.
tapi yg banyak org gatau dan belum mampu, kalo rasa cinta itu ga cuma soal ingin memiliki, tapi tau kapan saatnya ‘melepaskan’
orang tua tuh mesti belajar ‘melepaskan’ anak dengan dunia mereka. kasih mereka kepercayaan. kasih mereka lepas.
betul, kita sebagai orang tua pasti ada rasa khawatir anak kita bakal kenapa napa. tapi coba biarin mereka belajar buat ngadepin masalahnya sendiri. apalagi kalo anaknya udah nikah”
disitu gue tertegun. iya ya. banyak org cinta yg tau rasanya ngejer utk ngedapetin hal tsb. tapi gatau kapan saatnya utk ‘ngelepas’ ketika waktunya dateng.