Lewat surat ini, Keraton cuma membersihkan nama sendiri, cuci tangan, seolah-olah tidak punya wewenang dan kewajiban buat membereskan premanisme di wilayahnya.
Ingat, Keraton Yogya itu punya kekuasaan eksekutif. Sultan itu gubernur. Kalau cuma bikin pernyataan cuci tangan begini, mending rakyat Yogya adain pilgub aja.