@DKIJakarta admin tolong ini dilahan kosong milik slog polri, warga yang diberi amanah untuk menjadi pengelola sering bakar sampah sembarangan, api sangat besar serta asap yang sangat tebal dan mengepul,
Lingkungan disini banyak lansia, jadi berefek penyakit pernafasan, thankyou.
Sudah sering warga menegur, bahkan pernah tengah malam ada warga yang marah didepan pagarnya dan teriak ke arah dalam (karena selalu dikunci, tidak bisa masuk) karena bakar sampah didalam, tapi sepertinya tidak digubris dengan yang mengelola, masih bakar sampah juga.
@DKIJakarta
Tolong dibantu admin, untuk didatangi dan dipastikan pengelolaan sampahnya,
Karena sudah sangat berdampak kepada kesehatan warga sekitar.
Terimakasih admin sebelumnya @DKIJakarta
Tbtb ga cocok sama venue buat nikah,
Hotel Bintang 4, Kapasitas 1000 Packs, Full Carpet, Jual 50% aja!
Hit me up!!!
Alasan jual, karena butuh Packs lebih dari 1000 jadi ga muat disini, lepas murah ajaa!!
#venuenikahjakarta#hoteljakarta#venuehotelnikahjakarta
Tbtb ga cocok sama venue buat nikah,
Hotel Bintang 4, Kapasitas 1000 Packs, Full Carpet, Jual 50% aja!
Hit me up!!!
Alasan jual, karena butuh Packs lebih dari 1000 jadi ga muat disini, lepas murah ajaa!!
@DKIJakarta Tolong admin, ini wilayah padat penduduk, tempat orang beristirahat,
radiasi elektromagnetik dari tower yang katanya belum aktif, jika sudah diaktifkan akan sangat tinggi serta dampaknya sangat buruk, tolong diingatkan kepada jajaran yang ada, semua akan kalian tanggung diakhirat
@DKIJakarta MENGAPA TIANG / TOWER 5G DIBANGUN DI PEMUKIMAN, TEMPAT BERISTIRAHAT BAHKAN PADAT PENDUDUK?
TAK TAHU KAH KALIAN BAHAYANYA TIANG TERSEBUT BAGI MASYARAKAT?
TAK TAHUKAH KALIAN DAMPAK RADIASI ELEKTROMAGNETIK YANG SANGAT TINGGI YANG DIHASILKAN AKAN BERDAMPAK SANGAT BURUK!
@DKIJakarta Ini laporannya bagaimana ya, kenapa updatenya sudah selesai, dan penjelasannya "tower belum diaktifkan, baru pasang kabel", ya kan kami sebagai warga tidak mau itu tower aktif, RWnya juga pada saat itu di sambangi mendukung penurunan tower tersebut, kami ingin peniadaan tower tsb
Unedited Steiny vs SNEAKO Podcast about Elon Musk Deporting me
I told Steiny I would upload my POV in full if he cut out any of this interview, watch for yourself and see why.
SNEAKO responds to N3on advising him to step down from politics after receiving backlash from Elon Musk 😳
"I know you would fall back, that's why the ummah's weak. You can't back down in the face of opposition. The rest of them all folded, everybody quit. I like Clav but he's going lsrael. Top Goy, tech teams in lsraeI, The other one... they all folded. There's 2 billion of us., there's not that many of them."
@DKIJakarta Jalan Cipinang Baru Bunder, kelurahan Cipinang, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur,
Saya sudah berkoordinasi dengan RW.01 yang pada saat itu diminta izinnya,
Ia berkata mendukung penurunan dan peniadaan tower cellular, tower 5G yang ada dilokasi. Mohon segera ditindaklanjuti.
Tetangga gue bangun rumah Rp 150 juta.
Tetangga sebelahnya bangun rumah Rp 400 juta.
5 tahun kemudian gue masuk ke dua rumah itu. Bedanya bikin gue mikir panjang. Bukan soal yang lo kira. 😭
Rumah Rp 150 juta. Tipe 36. Cat sederhana. Keramik polos. Tapi strukturnya kokoh. Dindingnya nggak retak. Atapnya nggak pernah bocor. Orangnya bilang ke gue: "Semua budget gue habisin buat yang nggak keliatan."
Rumah Rp 400 juta. Fasadnya bagus banget. Instagramable. Batu alam. Roster. Pintu kayu solid. Tapi 3 tahun pertama: Atap bocor 2x. Dinding retak di 4 titik. Lantai keramik kopong di beberapa area. Orangnya bilang ke gue: "Kontraktornya fokus yang keliatan. Yang nggak keliatan dikurangin."
Yang dimaksud "yang nggak keliatan." Pondasi: kedalaman dan lebarnya. Besi tulangan: diameter dan jaraknya. Campuran beton: rasio semen, pasir, kerikil. Waterproofing: jumlah lapis dan cara aplikasinya. Instalasi listrik: kualitas kabel dan sambungan. Semua ini nggak keliatan setelah rumah jadi. Tapi semua ini yang nentuin rumah lo tahan 30 tahun atau 5 tahun.
Cara kontraktor nakal kurangin biaya di bagian yang nggak keliatan. Besi tulangan diameter 10 diganti diameter 8. Hemat: Rp 8-12 juta. Risikonya: kekuatan struktur berkurang 35%. Campuran beton dikasih air lebih banyak biar gampang dikerjain. Hemat: waktu dan tenaga. Risikonya: kekuatan beton turun 30-40%. Waterproofing 2 lapis jadi 1 lapis. Hemat: Rp 3-5 juta. Risikonya: bocor dalam 2-3 tahun.
Cara deteksi ini sebelum ketauan terlambat. Besi tulangan: minta lihat faktur pembelian dari supplier. Cek diameter di batangnya langsung. Campuran beton: minta tukang lakuin slump test sederhana. Beton yang terlalu encer itu tanda air kebanyakan. Waterproofing: foto tiap tahap aplikasinya. Berapa lapis, berapa waktu antar lapis. Semua ini bisa lo lakuin sendiri. Nggak perlu jadi insinyur.
Yang tetangga Rp 150 juta lakuin beda. Dia habisin 60% budgetnya buat struktur. Pondasi yang dalam. Besi yang sesuai spek. Beton yang campurannya bener. Sisanya buat finishing sederhana. "Tampilan bisa diubah kapan aja, Mas. Struktur nggak bisa." Tahun ke-7 dia mulai renovasi tampilan. Sekarang rumahnya lebih bagus dari yang Rp 400 juta. Dan strukturnya masih sempurna.
Prioritas budget yang bener buat bangun rumah. Struktur (pondasi, kolom, balok, sloof): 35-40% dari total budget. Atap (rangka + penutup + waterproofing): 15-20%. Utilitas (listrik, air, sanitasi): 10-15%. Dinding + plester + acian: 15%. Finishing (keramik, cat, plafon): 10-15%. Estetika (fasad, taman, pagar): 5-10%. Kalau kontraktor lo propose sebaliknya, tanya kenapa.
ertanyaan yang wajib ditanyain ke kontraktor sebelum deal. "Berapa diameter besi tulangan yang dipake untuk kolom?" "Berapa rasio campuran betonnya?" "Waterproofing berapa lapis dan produk apa?" "Boleh gue foto tiap tahap pengerjaan strukturnya?" Kontraktor yang bagus: jawab semua dengan detail. Kontraktor yang markup struktur: mulai cari alasan.
5 tahun kemudian. Tetangga Rp 400 juta udah keluar Rp 65 juta tambahan buat perbaikan. Atap. Dinding. Keramik. Instalasi listrik yang bermasalah. Tetangga Rp 150 juta? Nol pengeluaran perbaikan dalam 5 tahun. Dan baru mulai renovasi tampilan tahun ini. Dengan budget yang tadi harusnya buat perbaikan tapi nggak kepake.
Rumah mahal bukan jaminan. Rumah murah bukan masalah. Yang nentuin bukan harganya. Tapi ke mana uang itu dihabisin. 60% ke struktur yang nggak keliatan = rumah tahan 30 tahun. 60% ke tampilan yang keliatan = rumah bagus 3 tahun pertama. Pilihan ada di tangan lo sebelum mulai. Bukan sesudah.
cc : material_daily