@Bola_Jakarta Dia sama Allano minta naik gajinya, wajar aja tapi Persija gak mau sebesar dari permintaan mereka. Business as usual aja ini mah. Tapi kabarnya klub promosi udah hampir deal sama mereka berdua. Jadi kalo kabar ke Persib kayanya cuma bird news aja.
Kunker katanya ditambahin pakai dana pribadi, giliran kurban pakai apbn. Jumlah rombongan katanya dikurangi, tapi frekuensi kunjungan naik berkali-kali lipat. Well.. logikanya cerdas banget. Tapi kita ga bs apa-apa kan? Jadi yaudah, kerja aja yg rajin biar ga telat bayar pajak ya. Mereka butuh duit banyak.
Jujur gua sedih banget baca ini.
Selaku mentor & dosen gua, nggak nyangka liat kasusnya sampe segini nya.
Investasi TaniHub emang gagal, tapi dari yang gua tau, itu kan risiko biasa di dunia VC. 80-90% startup biasanya gagal kok, tapi malah jadi urusan pidana gini? masa kegagalan bisnis dianggep korupsi? 😔
Gua cuma berharap ini nggak bikin semangat anak muda lain mati. Pak Nicko selalu bilang “gagal itu guru terbaik”, tapi kalau gagal langsung dipenjara, siapa yang berani coba lagi?
Stay strong pak Nicko, God be with you 🙏🏻🤍
Sayangnya, pendukung Anies itu (kebanyakan) masih denial bahwa Anies pernah memakai politik identitas untuk Pilgub DKI lawan Ahok. Bagaimana mungkin menyangkal hal itu?
Saya tak pernah berubah menyatakan hal itu, bahkan ketika saya akhirnya memilih Anies di Pilpres 2024.
Saya pilih Anies di 2024, tapi fakta bahwa dia pernah memakai politik identitas untuk mengalahkan Ahok itu nggak bisa dibantah.
Saya masih bisa memaafkan kesalahan Anies itu dengan memilihnya di Pilpres kemarin. Tapi tak semua orang yang terluka sama "pilihan strategi" Anies bisa memaafkan itu, apalagi Anies tidak secara terbuka mengakui itu salah dan meminta maaf.
Kalau Anda pendukung Anies fanatik, sudah jelas tidak suka dengan pendapat saya. Bagi Anda strategi politik seperti itu memang jalan yang harus ditempuh menurut ajaran Islam. Padahal agama Islam bukan untuk jualan politik seperti itu karena itu merendahkan Islam.
Anda yang fanatik, sudah pasti denial bahwa itu politik identitas. Atau denial bahwa politik identitas itu salah.
Coba dipikir.
Cita2 pingin industrialisasi, bikin mobil dan ponsel sendiri
Tp belanja APBN Top 3 nya: BGN, TNI, Polri
Programnya: MBG, Kopdes, Gentengisasi
Budget R&D to GDP cuma 0,28%.
Preman di mana2. Kepastian hukum ga pasti.
Gimana industrialisasi dan investasi bisa jalan?