Gila-gilaaa gaisss, gw baru aja nemu hacks gokilll biar Claude kita itu kagak cepet kena limit, dan jujurr gw mindblown bangeet!! wkwkwk
Intinya ginii, kalau lu pake Claude yang cuman $20/bulan
lu ngerasa ga sihhh kaya cepeeeeeet banget abis limitnya??
Padahal berasa chattingan yaaa gitu-gitu doang
Tapi belum ada 2 jam, udah kena limit ajeee 😢
Nahhh ternyataa…
Ada donggg hacks biar Claude lu itu jauhhh lebih kuat & tahan lama wkwkwk
Jujurlyy, ada banyaaaak banget ternyata caranyaa
Tapiii disini gw bahas 2 dulu aja yakkk, ntar sisanya gw bahas di postingan lainn
Wokee kita mulai yaaa
Hack pertamaaa, pliss gaisss, “EDIT MESSAGE” lu!!
Kalau misalnya lu ga sreg sama hasilnya dari si Claude, jangan lu chat terus minta dia bikin ulang lagi dari awal!
Rugi banyak cuyyy!
Instead, lu edit pertanyaan lu dan lu minta misal
- jangan pake A
- harus ada X
- dlll
Jadii, nanti hasil awal yang puanjaaang banget yang lu ga sreg itu ga masuk ke Conversation History lu & menuh-menuhin context di percakapan ituu
Ini bikin lu hemat banyaaak banget token nantinya
Lanjutt, cara kedua yaaa
Pake fitur PROJECTS plisssss!!
Jadi misal ni yaaa, lu tu butuh analisis dokumen atau referensikan dokumen di chat lu
Nahh bisa jadi lu tu butuh diskusi yang panjaaang banget untuk satu percakapan.
Jadi mau ga mau, pas bahas topik lain lu harus buka chat baru, terus upload ulang filenya
Kenapaa? Krn tiap chat Claude itu ada limit panjang total pesan gituu di tiap percakapan
Nahh setiap lu upload ulang file di chat baru inii,
si Claude itu nanti jadi harus baca ulang lagii,
terus dia simpan lagi di konteks, dan akhirnya bengkak bangeeet
Bayangin lu upload file gede yang sama di 5 chat berbeda
wewww boros bener token usage lu pastinya
Nahh daripada gini, mending lu bikin Project baru
Terussss lu upload filenya sebagai Project Knowledge
Jadii si Claude itu cukup proses file lu sekali doang di awal
Laluuu, setiap chat baru di project lu cuman butuh baca dari project knowledge ituu
Hemat & efektif bangeet kann?
Nahh itu dulu dua hacks untuk hemat token usage di Claude yaaa
In this economy, langganan $20 harus kita mangpaatkeun semaksimal mungkin lah yaak
Dan kalau bisa hemat, kenapa harus boros?? Wkwkwk
Gimana menurut lu, setuju apa kagak?
Atau lu punya cara lain mungkinn?
Share dong di bawah 👇
Stratup pertanian yg gagal:
- TaniHub
- Crowde
- eFishery
- Aruna
- Chilibeli
- Brambang
- Bananas
- Pitik Digital
- Dan masih banyak lagi
Tingkat kegagalan startup pertanian cukup besar, dikarenakan tantangannya lebih berat dan kompleks.
Begini penyebabnya:
Numpang promosi wkwkwk
Kalau lu mau belajar cara pake Claude lebih efektif tapi bingung mulai dari mana, lu bisa cek buku Claude 101 yg gw bikin yak https://t.co/hmo8XOxHBQ
Disini gw bahas:
- prompting
- Projects
- Skills
- workflow practical
- cara pake Claude buat kerja & ngoding
Lengkap juga dengan ilustrasi & screenshots biar gampang dipahamin 😆
@rasjawa Keawetan AC dipengaruhi dua hal, pemasangan (70%) dan produk (30%), Bahkan produk dibawah daikin punya tambahan pelindung gold fin, blue fin, black fin sampe anti aging (midea) yg bikin awet, tidak gampang bocor, danpipa yg lebih mumpuni dari daikin
Buat yang MALAS MEMBACA tapi BUKAN PARJO PARCOK. Saya bantu translasi article the Economist biar ga IKUTAN DUNGU teriak antek asing dan "semua akan hilang ketika IHSG bullish":
"Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, pernah menyaksikan negaranya hancur sebelumnya. Itu terjadi pada tahun 1998, saat krisis keuangan Asia. Kala itu, runtuhnya ekonomi memicu protes massa dan tumbangnya bapak mertua Pak Prabowo, Suharto, seorang diktator yang terkenal korup. Peristiwa itu juga melemparkan Pak Prabowo, yang sempat berharap bisa menggantikan Suharto, ke dalam pengasingan politik. Butuh waktu seperempat abad baginya untuk merangkak kembali, hingga akhirnya berhasil meraih kursi nomor satu pada tahun 2024.
Jadi, Anda mungkin berpikir dia akan sangat berhati-hati terhadap krisis fiskal lainnya: Anda salah.
Pemimpin negara dengan mayoritas Muslim terbesar di dunia ini telah memusatkan kekuasaan dan mengelilingi dirinya dengan sekelompok penjilat. Dia mendepak menteri keuangan yang dihormati dan menggantinya dengan Purbaya Yudhi Sadewa, yang pernah menyebut IMF "bodoh" dan mengatakan kepada The Economist pada bulan April bahwa presiden tidak perlu khawatir tentang "perkembangan ekonomi global [atau] harga minyak dunia". Para pelaku bisnis di Indonesia takut untuk bersuara, mungkin karena Pak Prabowo adalah mantan jenderal antikritik dengan rekam jejak hak asasi manusia yang dipertanyakan, atau mungkin karena belakangan ini dia kerap mengintimidasi bisnis-bisnis besar.
Pak Prabowo tampaknya mengisolasi diri dari kenyataan. Jadi, dia mungkin tidak akan mendengarkan nasihat yang masuk akal. Namun, inilah beberapa masukan untuknya. Proyek-proyek kesayangannya tidak terjangkau. Sebelum perang Iran, menghabiskan proyeksi 10% dari anggaran hanya untuk dua proyek saja—makan siang gratis di sekolah dan jaringan 80.000 koperasi desa—hanya sekadar pemborosan. Sekarang, krisis energi telah menghapus semua ruang untuk melakukan kesalahan. Pak Prabowo harus mengubah arah atau menghadapi risiko krisis.
Dia harus memotong pengeluaran untuk proyek-proyek kesayangannya, atau memangkas subsidi bahan bakar fosil Indonesia yang sangat besar, atau melanggar undang-undang yang membatasi defisit anggaran sebesar 3% dari PDB. Setiap pilihan memiliki risiko. Memangkas proyek mubazirnya akan membuatnya tampak lemah. Membiarkan harga energi naik akan mengundang kerusuhan. Jadi, Pak Prabowo mungkin akan mengambil jalan ketiga: membiarkan defisit menembus batas hukumnya.
Itu akan menjadi sebuah kesalahan. Memang benar, batas 3% adalah angka sewenang-wenang yang disalin-tempel dari Perjanjian Maastricht Eropa. Namun sejak krisis 1998, angka itu telah menjadi sinyal bahwa pemerintah Indonesia serius menjaga disiplin fiskal. Sekarang para investor mulai cemas. Pembayaran bunga sebagai bagian dari pendapatan pemerintah melonjak tajam. Lembaga pemeringkat kredit sedang bersiap untuk menurunkan peringkat. Di bawah kepemimpinan Pak Prabowo, modal asing senilai $6 miliar telah keluar dan rupiah telah melemah sebesar 11% terhadap dolar ke rekor terendah. Menjebol batas anggaran akan mendorong biaya pinjaman menjadi lebih tinggi.
Bahkan saat dia membuat ekonomi menjadi lebih genting, Pak Prabowo juga mengikis demokrasi Indonesia. Oposisi legislatif hampir sepenuhnya dilumpuhkan, dan proposal untuk mengakhiri pemilihan langsung gubernur provinsi bukan merupakan pertanda baik. Masyarakat sipil diintimidasi. Ruang untuk berbeda pendapat sangat sedikit, dan jika ada, minim pergulatan kreatif antar-gagasan yang saling bersaing. Terlalu banyak hal yang bergantung pada naluri seorang mantan tentara tunggal yang mendapat saran buruk.
Dia perlu mendengar kebenaran yang pahit. Ya, bahan bakar murah memang populer. Namun hal itu mendorong konsumsi di tengah situasi kelangkaan. Ya, orang-orang menyukai makan siang gratis di sekolah. Namun memberikannya kepada semua orang adalah pemborosan. Lebih bijaksana untuk fokus pada ibu hamil dan balita dari keluarga miskin, yang membutuhkan nutrisi lebih baik guna mencegah stunting (tengkes). Ya, petani Indonesia kerap diperas oleh tengkulak saat membeli pupuk. Namun ada cara yang lebih murah untuk mengatasi hal ini ketimbang membangun 80.000 koperasi desa, yang kemungkinan besar justru rentan korupsi. Dan ya, batas defisit 3% bisa saja dinaikkan suatu hari nanti. Namun pertama-tama, Pak Prabowo harus meyakinkan pasar bahwa keuangan Indonesia berada di tangan yang aman.
Persimpangan jalan baru
Indonesia telah membuat kemajuan besar dalam seperempat abad terakhir. Di bawah serangkaian pemerintahan yang cukup pragmatis, pendapatan per kapita telah meningkat lebih dari dua kali lapor dan demokrasi mulai berakar. Pak Prabowo bukanlah penguasa kleptokratis seperti mendiang bapak mertuanya, tetapi dia sedang mengikis kemajuan yang telah dicapai negaranya sejak masa-masa kelam dulu.
Presiden harus berhenti mencoba membungkam oposisi di legislatif, media, dan masyarakat sipil. Perbedaan pendapat yang tidak menemukan saluran dalam politik akan tumpah ke jalanan, seperti yang terjadi dalam kerusuhan tahun lalu. Bersikeras bahwa oposisi harus "sopan" adalah resep yang suatu hari nanti justru bisa mengubahnya menjadi kekerasan.
Masih ada harapan. Pak Prabowo peduli dengan warisan kepemimpinannya. Jadi, dia perlu menyadari bahwa negara kepulauan yang sangat besar, luas, dan multi-etnis seperti Indonesia tidak bisa begitu saja diberi perintah layaknya sebuah unit tentara. Indonesia membutuhkan seorang panglima tertinggi yang mendengarkan banyak suara, bukan yang mengelilingi dirinya dengan orang-orang yang hanya bisa berkata "ya""
500 prompt AI CLAUDE ini bisa menggantikan agency Rp100 juta per bulan, tapi biaya yang kamu keluarkan cuma sekitar Rp300 ribu 🧵
Bookmark, Like , Komen dan save di👇
Gue pake Claude Pro dan sering banget kena limit, jadi flow kerjaan macet.
Buat yang memiliki pengalaman sama, baca deh artikel ini terus cobain.
Pasca nyobain ini, gue lebih jarang kena limit dibanding sebelumnya.
Thank me later!
Info dari temen yang kerja di notaris
Untuk menghindarin hal ini
dikasih beberapa hal nih
daftar simpel tips untuk menghindari kasus sertifikat ganda:
- Plotting Koordinat: Minta BPN memetakan lokasi untuk memastikan tidak ada sertifikat lain di titik yang sama.
- Cek Aplikasi "Sentuh Tanahku": Pantau status dan lokasi bidang tanah secara mandiri lewat aplikasi resmi BPN.
- Audit Riwayat (Warkah): Telusuri asal-usul tanah di BPN, bukan hanya cek keaslian fisik sertifikatnya.
- Investigasi Lingkungan: Tanya RT/RW dan tetangga sekitar untuk memastikan tidak ada klaim pemilik lain secara adat atau lisan.
- Kuasai Secara Fisik: Segera pasang pagar, patok, atau papan nama setelah beli agar tidak dianggap tanah telantar.
- Validasi Penjual: Pastikan penjual punya hak penuh (bukan sengketa waris atau gono-gini).
- Pilih PPAT Kredibel: Gunakan jasa Notaris yang teliti dan punya rekam jejak bersih di wilayah tersebut.
> baca artikel lengkap tentang claude
> minta claude buatin app yang bikin untung 10 miliar perhari no root, no mistake, no error
> kaya raya buka 19 juta lapangan kerja