The Israeli🇮🇱 Consul General in New York came to Harvard University to lecture students on "Israel's just struggle,".
All students stood up and left the hall!😂🤣
"Kalau mau masuk rumah permisi dulu, kan ada sopan santunnya" ‼️‼️
Baru kali ini pejabat influencer ditegur warga, ga selamanya orang senang dan bangga di videoin. 😂😂
Cocok emng kalo dipasangkan dengan gibran.
Beginilah salah satu cara BGN merampok Negara lewat program MBG :
1) desain awal : MBG diperuntukkan utk yang membutuhkan, yaitu orang miskin dan Ibu hamil, menyusui, dan balita, terutama di daerah 3 T (terpencil, tertinggal, dan termiskin). DIUBAH oleh BGN menjadi semua anak-anak dan Ibu2 agar penerima manfaat (PM) naik menjadi lebih 2 kali lipat (82 juta).
2) Dapur : awalnya satu dapur dirancang melayani 3.000 porsi (PM) per hari dg standar dapur yg ketat DIUBAH oleh BGN menjadi tdk ada batasan bawah dan tdk ada standar dapur. Ini karena BGN jualan dapur. Jumlah dapur (SPPG) membengkak dari kebutuhan ril sktr 15.000 dapur melonjak mendekati 30.000. Saat ini dapur yg sudah dibagi-bagi (diperjual-belikan oleh BGN) mendekati 27.000 dapur. Info yang ada bahwa dari jumlah dapur yang sudah “dibangun” sudah kelebihan mendekati 7.000 dapur. Artinya sdh terjadi pemborosan atau perampokan uang rakyat dari kelebihan dapur saja sktr Rp 300 milyar per hari !!!
Bahkan selain itu juga ditemukan adanya ratusan dapur fiktif. Uang yang dirampok dari SATU dapur fiktif sktr Rp 45 juta per hari !!!
3) pelaksana : awalnya dirancang dapur dimiliki oleh yayasan pendidikan, kesehatan, dan agama DIUBAH menjadi bebas. Maka pemilik dapur adalah yayasan yg dibentuk oleh mereka yg dekat dg pejabat BGN.
4) anggaran : awalnya dirancang dg pola Rp 15.000 per porsi dg rincian Rp 10.000 utk makanan, Rp 2.000 utk sewa sarana prasarana, Rp 3.000 utk overhead dan keuntungan DIUBAH menjadi insentif Rp 6.000.000 perhari per dapur ditambah dg biaya makan dan overhead Rp 13.000 per porsi. Kalau dapur hanya melayani 300 porsi, artinya dapur menerima Rp. 23.000 per porsi sementara utk makanan hanya Rp 10.000.
5) pembayaran. Kontrak antara pemilik dapur dengan BGN dilakukan untuk 2 tahun, artinya tiap dapur langsung menerima jaminan penerimaan sktr Rp 4,4 milyar (insentif Rp 6.000.000 per hari (diluar keuntungan dan overhead Rp 3.000 per porsi). Sementara dg standar dapur yg awalnya ketat menjadi “bebas” maka investasi hanya sktr Rp 750 juta - artinya balik modal tdk sampai setahun (hanya dari insentif sdh menerima skt Rp. 2,2 milyar per tahun)
Dengan gambaran tersebut maka disimpulkan :
1) segera moratorium progam MBG dan tata ulang seluruh pelaksanaannya serta prioritasnya.
2) tangkap semua perampok uang negara lewat MBG - termasuk pemilik dapur yg lewat kongkalikong.
3) abaikan protes pemilik dapur yg jelas sudah merugikan negara lewat program MBG.
Jika ini dilakukan, perkiraan saya APBN bisa dihemat sktr Rp 150 trilyun atau bahkan lebih !!!!
Ketiga fungsi DPR (legislasi, anggaran, pengawasan) sudah lama mati, hanya tinggal nama.
Semuanya disamarkan dengan istilah “Mitra Pemerintah” dan mesin KIM-Plus yang menjadikan suara mayoritas parlemen sebagai alat menjilat kehendak eksekutif.
Program-program tanpa dasar rasional disetujui, APBN disedot habis-habisan untuk bisnis jaringan penguasa, sementara fungsi pengawasan lenyap total.
DPR kini bukan lagi pengawas, melainkan penjaga pintu penjara konstitusi— mengunci rakyat di luar, sementara pelanggaran dan penyimpangan anggaran bebas keluar masuk.
Ini bukan parlemen, ini hanya stempel resmi untuk kekuasaan. Rakyat berhak menuntut fungsi asli DPR kembali dijalankan.
@realDonaldTrump You're out of your fucking mind. Gaza is not America.
Fuck Israel and Fuck you for hosting, funding, arming and bowing to a genocidal terrorist.
Min @Telkomsel saya gak nuntut banyak. Hanya sekedar usul.
Boleh gak semua dokter dan paramedis dapat fasilitas data unlimited selama setahun? Lumayan buat videokol-an sama keluarga, webinar untuk update ilmu (yang mana ilmu itu dipakai untuk rakyat juga koq).
Boleh gak min?🙏🏻
Teruntuk para pendukung pemerintah China, apakah yg sperti ini propaganda AS juga ??? Kalian yg paling sering teriak2 NKRI harga mati. Kami tunggu suara kalian utk Natuna !