Cara Memulai Ulang Hidupmu
(dalam 6 langkah jujur)
1. Terima Posisimu Saat Ini Berhentilah melawan kenyataan dan akui kesalahan tanpa membenci diri sendiri. Apa yang sedang kamu alami sekarang adalah bab awal, bukan akhir dari hidupmu.
2. Lepaskan Masa Lalu Lepaskan dendam, penyesalan, dan rasa bersalah. Singkirkan hal-hal yang terus memicu luka lama. Maafkan dirimu sendiri agar kamu bisa melangkah maju.
Semalam aku ngobrol mendalam dengan salah satu teman cowokku yang baru saja melamar pacarnya. Alasan dia akhirnya mantap memutuskan kalau perempuannya ini adalah "The One" benar-benar membuka mataku tentang bagaimana psikologi komitmen laki-laki bekerja. Ini pelajaran mahal dari sudut pandang teman cowokku
KALAU LO BELAJAR INGGRIS CUMA DARI DUOLINGO, LO BAKAL BUTUH WAKTU 10X LEBIH LAMA.
Ada cara yang jauh lebih efisien. Dan ChatGPT bisa bantu — asal promptnya bener.
Ini 6 prompt-nya:
dicintai emang penting, tapi diusahakan, dimengerti, dan dijaga mentalnya itu jauh lebih penting. karena banyak orang bisa bilang sayang, tapi ga semua orang benar-benar tahu cara memahami, menjaga perasaan, dan bikin pasangannya merasa tenang.
mau lu adhd, bipolar, fatherless, abandonment issue, atau trauma apapun, ga ada orang yang wajib handle itu kecuali lu sendiri. stop romantisasi trauma sampe jadi excuse buat ngerusak hidup orang lain.
semua orang punya trauma. tapi bukan berarti lu boleh trauma dumping ke orang lain trus ngarep mereka heal lu. sembuhin diri lu, jangan malah jadi villain pake shield ‘aku trauma’.
sorry to say kalau terkesan kasar, tapi literally ga semua orang punya kapasitas buat nerima energi toxic lu. heal in silence, jangan bikin korban baru cuma karena lu males healing, trauma lu bukan lisensi buat bikin orang lain trauma. tapi semoga apapun yang buat kita trauma tidak menciptakan korban-korban baru di dunia ini yaa! Periodt.
belajar jadi manusia yang tenang.
dia cuma read chat? gapapa.
dia ngilang? gapapa.
dia ga ngasih penjelasan? yaudah, gapapa juga.
ga semua hal harus dicari jawabannya sampe abis.
sometimes the answer is simple.
mungkin dia lagi sibuk,
mungkin chatnya tenggelem,
atau mungkin… kamu memang bukan orang yang dia inginkan.
and that's totally okay, it's fine
ga semua orang yang datang harus berakhir jadi milik kita.
jadi daripada ngabisin waktu menebak2 isi kepala seseorang, lebih baik fokus sama orang yang memang memilih untuk hadir.
because the right person won't make you question your place in their life.
kalau bukan dia, ya udah.
let's find someone who's a better fit for you.
underrated life skill:
ga ngerasa bersalah kalo ada yang tiba2 berubah jadi dingin dan sinis cuma karna kemauannya ga diturutin.
karna menurutku, some people only want to be your friend when you have something they want.
hal yg akan gw kenalkan ke anak2 gw:
- human rights
- english and japanese
- matematika teknik kimia
- EXO is 9
- EREN JAEGER
- marvel infinity saga
- bimbingan menulis essay lpdp