Mempertebal iman sebelum anak masuk sekolah katolik dgn disiplin doa malam. Bapak/ Ibu mimpin, anak nirui . Eh semalam doa bapak panjang, komplit banget, giliran Bapa Kami dan Salam Maria anaknya nangis “Aku haus, haus banget. Dari sebelum Dalam Nama Bapa aku udah kehausan 😭”.
ROASTING 12 Zodiak versi gue!!!
Just for fun✌🏻
1. Aries, kata gue mah lu stop love bombing-in orang yg lu lagi suka.
Apalagi kalau baru kenal!
Creepy tau ga?!
Show ur true color, jgn disembunyiin dan ditunjukin dibelakang lah🤣
Stop love the idea of someone,
ngehalu terussss
Yg umurnya 30-40an berkumpul!
Umur-umur kita ini memang umurnya kesepian. Ada masalah yang harus kita simpan sendiri. Ada pemikiran yang cuma kita yang mengerti. Ada keinginan yang juga nggak bisa kita ungkapkan ke siapa-siapa. Ada gembira dan sedih yang juga nggak kita bisa bagikan ke siapa-siapa. Banyak yang kita harus pendam sendiri. Kita udah di umur yang sadar betul setiap orang punya masalahnya masing-masing jadi banyak yang kita pendam sendiri. Umur-umur segini nih ya, kita dituntut untuk terlihat tegar dan kuat padahal di dalam sini berantakan."
Dari kemarin penasaran karena banyak yg memuji disiplin dan suksesnya kunjungan hingga misa bersama Paus di GBK. Baru terjawab setelah tahu Ketua Panitianya Ignatius Jonan.
...Maaf, kali ini gw beda opini.
Lama2 merasa sedih soal Erina.
Gw rasa kita dah keterlaluan menyikapi isu Erina Gudono.
Bayangin, seorang calon IBU lagi hamil besar lalu dibongkar aib bau ketek + kaki'y.
Padahal kita semua lahir dr rahim seorang IBU.
IMHO, kita harus fair melihat bahwa kelakuan Erina yg pamer kemewahan di tengah kesusahan rakyat hari ini harus bisa kita sikapi dengan jauh lebih barbar.
Gw sedih Erina cuma dibongkar aib ketek + kaki'y, harus'y intelijen netizen yg kemampuan'y lebih hebat dari Mossad tuh bisa dapatin aib2 Erina Gudono yg lain'y donk.
Gw melihat sejauh ini kita telah bersikap keterlaluan karna masih terlalu santun ngebully Erina melihat betapa tone deaf'y Erina sejauh ini.
BABI aja mungkin lebih baik kelakuan'y dibanding Erina, minimal BABI masih punya rasa malu bahkan itu ditanamkan sejak mereka masih kanak2. Kita bisa liat secara jelas anak2 BABI tuh di manapun berada kalo jalan pasti sambil nunduk yah itu karna mereka malu punya ortu BABI.
Sedangkan Erina dah dikritik masih aja gak mau menunduk malu, masih aja terus2an pamer2 kemewahan, benar2 kek nantangin netizen.
Babi sih masih enak kalo dipotong leher'y lalu dimasak, seperti kata Kaesang, suami Erina: "daging babi enak".
Lah ini banyak netizen bersuara dari kemarin menginginkan Erina dihukum seperti Maria Antoinette. Menurut gw sih jangan sampai begitu lah. Karna kalopun Erina dihukum kek Maria Antoinette yah kasihan guilottine'y. Masih lebih berguna leher babi yg dipotong pake guillotine, masih bisa jadi hidangan lezat u/ suami'y Erina.
Karena bagaimanapun gw rasa gak ada seorang IBU terhormat manapun yg nantang2in pamer kemewahan pas rakyat lagi menderita dihimpit kesulitan ekonomi. Pas rakyat lagi terkapar sekarat mencari keadilan. Pas rakyat lagi sesak terengah2 diinjak roda ketimpangan. Pas rakyat lagi teramat frustasi menatap masa depan.
Gw curiga ini Erina sebenar'y lahir bukan dari rahim babi maka'y kalo jalan gak pernah nunduk, malah terus2an nantangin netizen dgn story2 kemewahan.
Demikian u/ dipertimbangkan intelijen netizen agar segera mendapatkan aib2 selain bau ketek'y (+ kaki).
Tapi kalopun memang cuma dapat aib bau ketek (+ kaki), yowes mari kita bangun monumen'y sekalian dan taruh di sebelah patung2 Jokowi. Jadi ketek Erina akan jadi kisah legendaris yg kelak bisa kita ceritakan kepada anak cucu kita nanti.
"Apa warisan mashyur dari presiden Jokowi?"
Maka kita dengan bangga bisa menjawab:
"Ketek menantu'y, tuh sampe menemani semua patung Jokowi di republik ini. Memang sespesial itu bau ketek Erina Gudono, menantu Jokowi".
Bapak mertua'y Erina kan memang sudah mashyur terkenal akan "bau mulut". Selama jadi presiden menahbiskan diri sebagai pembohong patologis terbesar dalam sejarah NKRI.
Maka persandingan antara Bau Ketek dan "Bau Mulut" merupakan ide yang monumental, semoga bisa diwujudkan. Amin.
Btw, terlepas dari itu, tentu kita berharap anak Erina dan Kaesang bisa lahir ke dunia dengan selamat dan sehat.
Kalo anak'y cowo semoga wajah+kelakuan minimal mirip Jokowi, maksimal mirip Bahlil, atau mirip Permadi Nazi pun OK, netizen pasti menerima.
Kalo anak'y cewe semoga wajah+kelakuan minimal mirip Dewi Tanjunk, maksimal mirip Kiky Saputra lah. Gw haqqul yakin netizen pasti legowo nerima.
Dengan demikian Erina ketika melihat anak'y mirip Jokowi/Bahlil/Permadi Nazi/Dewi Tanjunk/Kiky Saputra, mungkin jadi bisa belajar tentang cara menundukkan leher. Karna BABI seperti'y sudah gak mungkin kasih kursus rasa malu kepada Erina.
Itu... (``,)
STRATEGI DIGITAL KITA BUAT BESOK:
1. kalo ada influencer atau buzzer yg mau mecah massa dengan alasan apa pun: ✨jangan kasih panggung✨
social media itu pake currency yg namanya "perhatian" dan "engagement". jadi jangan like, jangan repost, jangan reply hujatan atau hate comment. diemin ajah sumpah
Karena kalo direply, jadinya pengalihan isu lagi misal kayak "kasian influencer A dikeroyok" nanti lupa dah sama mengawal putusan MK
Yth. Pimpinan Parpol dan para anggota DPR.
Putusan MK adalah tafsir resmi konstitusi yang setingkat UU. Berpolitik dan bersiasat utk mendapat bagian dalam kekuasaan itu boleh dan itu memang bagian dari tujuan kita membangun negara merdeka.
Tetapi ada prinsip demokrasi dan konstitusi yang mengatur permainan politik. Adalah sangat berbahaya bagi masa depan Indonesia jika melalui demokrasi prosedural (konspirasi dgn menang-menangan jumlah kekuatan hanya dengan koalisi taktis) siapa pun
merebut kue-kue kekuasaan dengan melanggar konstitusi.
Silahkan ambil dan bagi-bagi kue kekuasaan. Sesuai konstitusi Anda berhak melakukan dan mendapat itu. Tetapi tetaplah dalam koridor konstitusi agar Indonesia selamat. Berbuatlah tapi "Jangan pernah lelah mencintai Indonesia".
Pemilu kemarin itu ajang kita punya kesempatan berhentiin rezim Jokowi (walau cuma kesempatan tapi ada kesempatan), tapi lo pada malah joget asyik oke gas yang jelas jelas bicara soal keberlanjutan emang kontol apolitis oke gas biru muda