Christian Chivu adalah bentuk keberanian terbaik Inter untuk melawan arus yg menuntut hadirnya pelatih bernama besar.
Meski blm punya nama, tapi Inter sangat tahu bahwa Chivu telah berproses panjang utk membangun reputasi, pengetahuan, pemahaman, dan kredibilitasnya dari dasar.
Hampir 7 tahun, Chivu menghabiskan waktu menjadi pelatih usia muda yg begitu jauh dari sorotan. Dia mulai dari Tim Inter U-14 (2018), lalu naik ke U-17, U-18, dan puncaknya membawa Tim Inter Primavera (U-19) meraih Scudetto ke-10.
Selama tujuh tahun, Chivu belajar dgn tekun tentang fundamental kepelatihan, cara membangun hubungan dgn staf internal, serta melakukan pemahaman mendalam pd tiap jenjang pengembangan pemain.
Chivu memang punya bakat alami kepemimpinan. Pada usia 21 tahun, dia menjadi kapten termuda Ajax dalam sejarah.
Tapi pencapaiannya musim ini seolah menjadi gambaran Interismo paling murni. Yakni sebuah perpaduan antara dedikasi total, kecerdasan taktikal, keberanian bermimpi besar, juga terus mencari solusi menghadapi keterbatasan2 sumber daya.
Melihat bakatnya, scudetto ke-21 mungkin hanyalah awal dari perjalanan panjang dan cemerlang Chivu di sepak bola dunia..
๐ธ: Inter