0 statements about being the greatest, having the most trophies, most individual awards or being better than every player on the pitch.
Just grateful for being loved, this sport will never see another Messi, man.
Video ini pas banget. Editannya muncul tepat di momen kayak sekarang ๐ญ
Ini bukan narasi yang dibuat khusus buat perpisahan. Ini memang kata-kata Leo dari sebuah video lama.
Waktu Leo pindah ke Barcelona, dia ninggalin rumah, keluarga, teman-teman, dan semua hal yang selama itu familiar buat dia. Pergi jauh ke tempat baru, dengan hidup yang benar-benar berbeda dari yang dia kenal sebelumnya.
Ada banyak hal di kepalanya. Banyak pertanyaan, rasa takut, ragu, dan hal-hal yang bahkan dia sendiri belum tahu jawabannya.
Jadi Leo kecil waktu itu nanya, dengan semua rasa takut dan ketidakpastian yang dia bawa:
โApakah aku akan cocok di sana?โ
โApakah mereka akan suka dengan caraku bermain?โ
โApakah aku akan merindukan semua yang kutinggalkan?โ
Terus Leo yang sekarang bilang:
โYou know what Iโve learned?โ
โWhatโs priceless comes with you, as long as you do what you love.โ
Dan denger kata-kata itu lagi sekarang rasanya kayak lihat satu lingkaran yang akhirnya lengkap.
Dulu dia pergi sambil membawa semua pertanyaan itu.
Sekarang, kita hidup dengan jawabannya.
Karena ternyata bukan cuma disukai.
Cara dia bermain akhirnya jadi bagian dari hidup satu generasi. Kita menunggu malam-malam ketika dia bermain, mengingat gol-golnya, ikut merasakan setiap kekalahan, dan ada di sana ketika akhirnya semua penantian, kegagalan, dan rasa sakit itu berubah jadi kemenangan.
Anak kecil yang dulu bertanya, โApakah mereka akan suka dengan caraku bermain?โ akhirnya jadi seseorang yang kejeniusannya di lapangan akan selalu hidup dalam ingatan satu generasi.
He simply kept doing what he loved.
And somewhere along the way, without even realizing it, he made all of us fall in love too. ๐ฅน๐ฆ๐ท
Once again, jangan percaya banget ama cerita2 anonym gini, belom tentu bener. Bisa jadi cman campaign buat naikin simpati ke sppg. Udah kenyang banget ditipu2 rezim ini. Kalo sekarang sih aku selalu buruk sangka kalo udah namanya menyangkut pemerintah dan rezim ini.
this is exactly the reaction your government want btw. ujung-ujungnya kita semua dibuat gak berdaya dan bergantung ke program dia, dan kalo ada yang kritik dibenturinnya justru ke sesama warga yang "benefited" from the program. good luck deh
Dah pada lupa keknya tuh yaa buaanyak pekerja sppg mocking masyarakat, bahkan baru baru ini ngetawain korban keracunan. Keren banget emang warga Indonesia. I love prabowo๐ Hidup "relawan" embiji๐ฅณ
@tetehsunny@torumiisu Relawanโ itu ga punya kapasitas otak seperti kamu, tau mengenai apa itu APBN, apa itu anggaran yg dipangkas, apa itu eksekutif legislatif, akses informasi mereka itu minim edukasi 0 besar. Yg mereka tau hanya kerja dan digaji. Semua sudah direncanakan pemerintah
Memang patut dicurigai campaign, soalnya kalo modal buzzer copas komen dah basi. Gw liat-liat jg mereka paham situasi ko, beberapa karyawan sppg gen z yg jadi bagian kubangan mbg keliatan bgt bangun narasi pake konten dll... Ati ati guyss
Orang yang beneran kepepet tapi ngerasa bersalah itu biasanya akan lebih milih diam, kerjain sebisanya, sambil cari exit strategi. Nah ini malah koar2 di menfess, ini either caper atau emang campaign ngebuat simpati ke sppg. Gak capek ketipu apa?