lagi rame cekcok emak emak disurabaya :
- ada keluarga tinggal bertahun-tahun di rumah orang tanpa bayar
- Saat diusir, malah minta kompensasi
- Pemilik sanggup kasih Rp1 juta/orang,
- tapi mereka minta Rp5 juta/orang
- lalu Pemilik rumah sudah tak mau kasih kompensasi karena sering diintimidasi penghuni
- Cak Ji (Wakil Walikota) malah minta pemilik rumah tetap kasih kompensasi Rp5 juta/kepala
- Netizen anggap ini tidak adil:
- pemilik dirugikan bertahunan,
- tak terima uang sepeser pun,
- malah sering diintimidasi & diolok-olok
🚨 Dua kata lucu: Prabowo Ketipu 😭😭🤣🤣
padahal Prabowo mantan kopassus, punya banyak intel, temenan sama Donald Trump, ex-menteri pertahanan.. eh kena scam sama org India yg "ngaku2 jd CIA" 😭🤣
'Jangan digangguin, beda kelamin'
Jadi ada mba-mba kisaran seumuran anak SMA, lagi makan ice cream di pinggir jalan sambil nunggu temennya. Tiba-tiba bapak-bapak nyamperin terus ngegodain. Si mba-mba risih dan jalan menjauh biar ga diganggu, tetapi malah diikutin dengan terus digodain.
Untungnya ada bocil akamsi yang lagi main bola, mereka langsung sigap jadi garda terdepan mba-mba itu sampe nyuruh mbanya lari dari si bapak.
Respect banget sama orang tua dan lingkungannya yang bikin anak kecil itu uda pada paham masalah begini👍
Pembelaan Nadiem soal Vonis kasus chromebook:
- Divonis 10 tahun + ganti rugi Rp809 miliar — total praktis 15 tahun
- 4 hakim tidak berani lihat mata saya
- kecuali 1 hakim dissenting yang bilang dia harus bebas tanpa syarat
- Uang Rp809 miliar tidak pernah ia terima
- terbukti tidak keluar dari rekening GoTo, tidak ada hubungan dengan Google/Chromebook
- Pakar hukum & perumus UU Tipikor sepakat
- kasus ini tidak ada unsur korupsi
- Saya tidak tahu lagi harus minta tolong ke siapa
- Akan banding berjuang demi anak, keluarga, dan semua orang jujur yang dikriminalisasi
- Nadiem sebut vonis tidak masuk akal
- dihukum bayar uang yang bahkan tidak pernah ia terima
Aksa: Aku boleh enggak pinjem KTP Bunda untuk verifikasi umur di Roblox?
Me: Tentu tidak.
Aksa: Kenapa? Apa argumennya?
Me: Pertama, pembatasan umur di Roblox ada karena untuk melindungi kalian anak-anak. Kedua, KTP Bunda adalah data pribadi, tidak boleh dipakai sembarangan.
Ketiga, itu namanya curang. Aksa lihat kan negara kita pemerintahnya banyak korupsi, banyak penipu, banyak penjahat? Nah, sebagai rakyat kita jangan ikut-ikutan.
Mengerti?
Aksa: Iya, ngerti.
---
Apa pun topiknya, selalu ada celah untuk ngomongin negara.
beredar surat tentang kegilaan cara kerja kopdes :
- Barang datang , dikordinasikan Babinsa, bukan pengurus Kopdes
- Barang dijual, oleh pegawai Agrinas yang ditempatkan di gerai
- Uang hasil jual, diambil PIC Agrinas setiap 2 hari, bukan ke pengurus
- UMKM lokal jualan, tapi bayarannya nunggu Agrinas, kapan tidak jelas dan tidak di kasih sampe hari ini
- Pengurus Kopdes, tidak dilibatkan sama sekali dalam rantai manapun
- Yang punya kontrol, Agrinas + Babinsa/Kodim
- Kopdes bukan milik desa nama desa dipinjam,
- tapi kendali penuh ada di Agrinas & militer.
- Pengurus hanya jadi pajangan
Pantes dikatain anak papa yg gagal ngikutin jejak ekonominya Sumitro.
Pantes dikatain ga lulus AKMIL bareng SBY karena masalah disiplin.
Pantes dikatain temperamental & volatile sama bokapnya karena suka meledak-ledak dan lempar-lempar barang.
Pantes dulu dilarang masuk AS bertahun-tahun gara-gara catatan HAM (East Timor, penculikan, dll).
Pantes dipecat dari Pangkostrad sama Habibie gara-gara minta jabatan Panglima ABRI, bawa pasukan ke istana, melanggar rantai komando dan nyulik aktivis.
Pantes dikatain skizo atau erratic sama orang-orang di lingkaran militer dulu, karena reputasinya yang unpredictable dan hot-tempered.
Pantes dikatain cuma didukung orang bodoh sama Budiman.
TERNYATA SE-MC SYNDROME DAN GA SEKOMPETEN ITU‼️‼️‼️
ini parah banget sih, anak SD diboongin katanya pawai tapi taunya demo mendukung MBG
bahkan guru pun gak bisa menolak karna diintruksi dari Kepala Dinas Pendidikan
lokasi : batam
Kopdes akan gagal, tau kenapa?
Pemerintah kirain bisnis retail itu asal ada lahan, bangun toko, isi barang, lalu jualan. Kalau pejabat cuma punya kemampuan beli dan ngemeng, mereka beli franchise Alfamart atau Indomaret yang kelihatan memang cuma itu. Punya ruko, dekor-dekor, jualan. Apa sih susahnya?
Padahal bangun toko itu bagian yg paling gampang.
Yang susah itu memastikan barang yang dicari pelanggan selalu ada, harganya bersaing, stoknya nggak busuk di gudang, distribusinya lancar, dan semua itu bisa jalan setiap hari di ribuan lokasi berbeda. Itulah bagian yang selama ini dikerjakan oleh franchisor dan jaringan operasionalnya.
Nah, Kopdes mau masuk ke permainan yang sama tanpa punya persiapan ke semua itu. Kalau beli barang dari agen, harga kalah. Kalau distribusinya nggak efisien, biaya naik. Kalau hasil tani warga dibeli tanpa perencanaan yang bagus, gudang bisa penuh barang yang nggak laku. Belum lagi kalau pengelolanya nggak punya pengalaman retail, stok bisa berantakan dan uang nyangkut di mana-mana.
Yg bikin makin stress, pelatihan yang ditonjolkan justru model militer. Lah, ini kan mau bikin jaringan retail, bukan tim mawar.
Gw nggak pernah lihat Indomaret melatih kepala toko push-up.
Gw nggak pernah lihat Alfamart meningkatkan inventory turnover dengan baris-berbaris.
Gw juga nggak pernah dengar Distribution Center bisa lebih efisien karena pengelolanya jago muter-muterin senapan.
Masalah retail itu forecasting, procurement, inventory management, shrinkage, distribusi, merchandising, cashflow, dan masih banyak lagi. Kalau barang yang dicari nggak ada, pelanggan tetap pergi. Mau sikap sempurna, langkah tegap, atau push-up 100 kali juga tetap pergi.
Pelanggan datang nyari minyak goreng.
"Maaf Bu, stok habis. Tapi saya siap push-up 100 kali."
Makanya menurut gw tantangan terbesar Kopdes bukan membangun tokonya. Membangun toko itu bagian yg gampang (ya meskipun bagian pemilihan lokasi di tengah hutan agak out of the box ya). Dekor-dekor kosmetik gw rasa pemerintah kita udah paling ahlinya. Tantangan sebenarnya adalah membangun system yang membuat toko itu bisa jalan.
Tanpa model operasi yg kuat, kopdes memang bisa berdiri tokonya, tapi bakal jadi bisnis kocak yg bakar duit terus.
Ujungnya apa? Pemborosan anggaran dan jadi lahan basah untuk korupsi.
guys! basically, ga ada satupun tuntutan demo yang didengarkan:
MBG jalan terus,
Pertamax harga segitu aja sekalipun BBM internasional turun,
Belum ada reshuffle,
Ga ada usaha efisiensi APBN,
Ga ada perubahan UU TNI dan Polri,
dan sampe hari ini Prabowo ga mengakui apapun sebagai kesalahan.
Dalam satu hari, ada dua AIB BESAR terbongkar.
Pertama pengakuan peserta demo dukungan MBG yg menerima uang Rp. 100.000 dan juga beberapa hadiah.
Kedua terbongkarnya para mahasiswa yang menerima sejumlah uang ketika bertemu wapres gibran.
Dan ga ada yang bisa kita lakukan..
Langkah paling blunder dalam karir gue. Resign demi dapet gaji 2x lipat, tapi malah dapet bonus mental breakdown gratis setiap hari.
Di kantor lama gue nyaman, timnya seru, tapi gajinya ya pas-pasan. Pas ada tawaran headhunter dengan gaji 2x lipat, tanpa pikir panjang langsung gue sikat. Gue mikir: "Uang bisa beli kebahagiaan." Nyatanya? Kantor baru ini toxic-nya minta ampun. Budaya kerjanya blaming culture, chat jam 11 malam wajib bales, dan bosnya hobi teriak-teriak.
Kerja 3 bulan di sana rasanya kayak dikurung di neraka jahanam. Fisik drop, mental berantakan. Gue salah langkah karena cuma ngeliat angka di atas kertas, tanpa riset culture perusahaan dan work-life balance-nya.
Gaji gede itu ga ada gunanya kalau duitnya abis lagi buat bayar psikolog dan obat mahg kronis. Riset user dan budaya kantor itu wajib hukumnya sebelum pindah.
cc : bysallsaaa